Rahasia Takdir Cinta

Rahasia Takdir Cinta
Masa Lalu Rey


__ADS_3

Rey meminta Alisia untuk datang ke sebuah taman bunga, karena di tempat inilah Rey akan menceritakan semua masa lalunya pada Alisia.


"Balok es kemana sih, kok lama banget." gerutu Alisia.


Tak lama orang yang di tunggu pun datang.


"Kamu sudah lama disini." tanya Rey.


"Sudah lama banget, udah mau jamuran. Dan ini semua karena rasa penasaran saya pada masa lalu bapak." ucap Alisia.


Rey pun duduk di sebelah Alisia, dia menarik napas nya dalam-dalam lalu menghembuskan nya perlahan.


"Kamu adalah orang pertama yang saya ceritakan ini semua." ucap Rey.


"Waktu itu... "


Rey pun mulai bercerita...


Dua tahun yang lalu, hari ini adalah hari pernikahan Rey dan Mutia. Waktu itu Rey yang berusia 23 tahun, dan Mutia yang berusia 20 tahun akan melansungkan pernikahan.


Pernikahan ini sejak awal memang adalah sebuah kesalahan, ayah Rey tuan Rayen Swarn sejak awal tidak menyetujui hubungan Rey dan Mutia. Tapi Rey yang sudah terlalu cinta dan keras kepala tetap ingin menikahi perempuan itu.


Para tamu undangan sudah datang, tapi keluarga pengantin perempuan masih belum hadir. Padahal pernikahan akan dilangsungkan setengah jam lagi, Rey yang mulai bingung pun dihibur oleh sang bunda.


"Sayang, kamu harus sabar. Mungkin saja terjadi sesuatu dijalan pada Mutia. Jika dia jodoh kamu, dia pasti datang." hibur Melia.


"Tapi bunda, pernikahan nya sebentar lagi akan dimulai." ucap Rey frustasi.


"Sudah ayah bilang dari awal, perempuan itu bukan jodoh yang baik buat kamu. Lebih baik kamu tinggal kan saja dia, kamu muda dan tampan. Jadi banyak perempuan di luar sana yang mau sama kamu." ucap Reyhan.


"Kamu bukan nya memberikan semangat pada anak kita, malah membuat nya semakin sedih dan pusing." ucap Melia pada suaminya.


"Aku kan sudah melarang dia untuk menikahi perempuan murahan itu, tapi Rey tetap keras kepala dan ingin menikahinya. Sekarang yang bisa dilakukan hanya menanggung malu, karena pernikahan seorang putra CEO ternama telah gagal." ucap Reyhan.

__ADS_1


Rey makin gusar karena kekasihnya tak kunjung datang, para tamu undangan telah bergosip hal yang tidak-tidak. Tapi Rey tidak memperdulikan itu semua, sekarang yang terpenting baginya adalah Mutia segera datang.


Semua perhatian semua orang tertuju pada sebuah mobil hitam mewah, dari dalam mobil keluar seorang laki-laki dan perempuan yang saling bergandengan tangan. Rey terkejut melihat calon istrinya bergandengan bersama sahabat dekatnya.


"Mutia, ini semua maksudnya apa?" tanya Rey.


Perempuan itu menarik nafas nya, lalu setetes air mata jatuh dipipinya.


"Maaf." hanya satu kata itu yang keluar dari mulut Mutia.


"Maaf, kenapa kamu minta maaf. Kamu buat kesalahan apa." tanya Rey begitu bingung.


"Mutia sama sekali gak pernah mencintai lo selama ini, dia cuman manfaatin lo untuk dapetin cinta gue. Mutia Selama ini cuman mencintai gue." ucap laki-laki disamping Mutia.


Rey terdiam, dia masih tidak percaya atas apa yang dia lihat dan dia dengar. Kekasihnya telah mengkhianati dirinya dan lebih memilih sahabatnya.


"Sejak kapan kalian berdua manjalin hubungan di belakang saya." tanya Rey dengan tatapan datar.


"Sudah sejak lama." jawab laki-laki itu.


"Maaf." lagi-lagi Mutia hanya mengucapkan kata maaf.


"Beri aku alasan yang masuk akal, agar aku bisa menerima semua ini." ucap Rey.


"Udah gue bilang, dia mencintai gue. Apakah alasan ini gak cukup." ucap laki-laki itu.


"Kalian berdua pergi dari sini, pergi dari sini." teriak Rey penuh amarah.


Mutia, perempuan itcu menatap Rey dengan airmata yang terus mengalir. Tatapan itu menggambarkan bahwa dia juga terluka, terluka karena harus berpisah dari orang yang dia cintai.


"Maaf kak Rey, aku terpaksa melakukan ini semua. Aku juga tidak ingin berpisah dari kakak, tapi aku juga tidak ingin menyakiti kakak. Mungkin ini yang terbaik untuk kita, yaitu Berpisah." ucap Mutia dalam hati dengan airmata yang terus mengalir.


Mutia pergi meninggalkan Rey yang kacau dan berantakan, semua orang menatap sedih pada Rey. Hanya bunda nya yang memberikan ketenangan untuk dirinya.

__ADS_1


Semenjak kejadian itu, Rey menjadi orang yang dingin dan tertutup. Tak ada lagi Rey yang hangat, tak ada lagi Rey yang penuh senyuman, dan tak ada lagi Rey yang penuh kasih sayang. Semuanya telah hilang bersama rasa cinta nya untuk Mutia.


Rey menjadi sosok baru, Rey yang dingin, ketus, angkuh, jutek, kejam, dan tidak berhati nurani. Itu semua karena masa lalunya yang begitu menyakitkan, ditinggal oleh orang yang dicintai.


Setelah menceritakan semua nya pada Alisia, setetes airmata menetes dari mata Rey.


"Jika bapak ingin menangis, menangis saja." ucap Alisia.


"Saya tidak tau apa kesalahan saya, sehingga perempuan itu mengkhianati saya." ucap Rey melepaskan seluruh emosi yang selama ini dia tahan.


"Bapak gak salah, mungkin ada sesuatu yang terjadi sehingga Mutia terpaksa meninggalkan bapak." ucap Alisia.


"Terjadi sesuatu, tapi apa sesuatu itu. Setiap saya ingin bertanya ketika bertemu dengan nya, dia pasti selalu menghindar." ucap Rey.


Alisia tidak menyangka bahwa pria dingin dan penuh wibawa ini, memiliki masa lalu yang begitu menyakitkan. Hatinya juga sakit saat tau jika Rey mengalami ini semua.


Rey tiba-tiba memeluk tubuh Alisia erat, Alisia membiarkan Rey memeluknya. Mungkin ini yang diperlukan oleh Rey, yaitu sebuah sandaran.


"Apakah kamu juga ingin meninggalkan saya." ucap Rey.


Pertanyaan ini begitu sulit untuk Alisia menjawab nya, tapi hatinya memaksa untuk mengatakan kalau dia tidak akan pernah meninggalkan laki-laki ini.


"Saya tidak akan pernah meninggalkan bapak." jawab Alisia dengan airmata yang sudah membasahi pipinya.


"Apa kamu mau berjanji demi saya, kamu tidak akan pernah pergi dari sisi saya dan meninggalkan saya." tanya Rey penuh harap.


"Saya berjanji akan selalu ada disisi bapak, dan tidak akan pernah meninggalkan bapak." ucap Alisia.


Rey melepaskan pelukan nya dari Alisia, lalu menatap wajah gadis itu dalam-dalam.


"Kamu telah membuat saya keluar dari masal lalu yang begitu kejam." ucap Rey.


Rey menarik tubuh Alisia kembali kedalam pelukan nya, dia tidak ingin lagi kehilangan untuk kedua kalinya. Dia tidak ingin lagi disakiti, dia hanga ingin bahagia dengan gadis yang dia cintai. Yaitu Alisia.

__ADS_1


*********


Jujur Author gak sanggup menulis chepter ini, kasian banget sama Rey. Author mau tes kalian semua, Jika kalian baca Chepter bagian ''Jatuh Sakit 2" kalian pasti bisa menebak siapa sahabat Rey yang telah membawa Mutia dan menghancurkan pernikahan nya. Kalau kalian gak tau, di chepter selanjutnya akan Author kasih tau kok siapa sahabatnya Rey yang udah menghancurkan pernikahan Rey.


__ADS_2