Reincarnation A Princess

Reincarnation A Princess
[KEHILANGAN KEWARASAN] CH.29


__ADS_3

Judul:Kehilangan Kewarasan


By. :@Mitsuki776


"*Vallerie.. hati hati"ucap Rao melalui alat telekomunikasi milik Vallerie, "ya tenang saja, aku akan baik baik saja, kau jangan menghawatirkanku ya"ucap Vallerie membalas ucapan Rao. "kuharap ucapanmu benar, apapun yang terjadi, aku tidak akan mengijinkanmu untuk mati!"ucap Rao lagi


"iyaa... akan kuselesaikan ini secepat mungkin Rao"ucap Vallerie tersenyum, ia lalu mempercepat larian kudanya, untungnya istana Ocktavia tidak terlalu jauh dengan Sihon, dengan begitu Vallerie tidak akan memakan waktu lama untuk sampai di tempat tujuan.


🍁🍁🍁🍁🍁*


Sesampainya di pasar Vallerie terkejut ketika mendapati sekitar pasar yang sudah sangat sepi penduduk, bahkan tidak sedikit dari beberapa toko yang hancur seperti habis terjadi sebuah kekacawan yang besar. "a apa ini, apa yang terjadi pada rakyat Ocktavia.."lirih Vallerie hampir menangis melihat keadaan pasar yang begitu berantakan tanpa ada satu penduduk pun.


"Vallerie apa yang terjadi di sana?"tanya Rao lewat alat komunikasi Vallerie "keadaan wilayah pasar Ocktavia begitu mengerikan.."ucap Vallerie pelan namun masih bisa di dengar Rao. Vallerie menghentikan kudanya, mulai dari sini akan lebih aman jika dia hanya menyusup dengan berjalan kaki, kalau memakai kuda akan sangat mudah di kenali juga di temukan oleh musuh.


Vallerie berjalan melewati jalan yang banyak pepohonan dan masuk ke dalam wilayah kerajaan Ovktavia lewat lubang pada tembok yang ada di belakang kerajaan Ocktavia. Vallerie segera menyusup melalui beberapa penjaga kerajaan Kamame dengan lancar hingga akhirnya ia sampai pada kamar Alesta "di sini tidak ada siapa siapa"batin Vallerie melihat ke kanan dan kesamping.


"Selir Alesta!!"teriak seorang prajurit memanggil Alesta dan mencoba mendobrak masuk ruang kamar Alesta, dengan cepat Vallerie bersembunyi di bawah ranjang tidur Alesta. "Vallerie ada apa? suara apa itu?"ucap Rao dari seberang sana khawatir. "tidak apa apa hanya beberapa prajurit!"ucap Vallerie sedikit berbisik.


Rao mengerti dan langsung terfokus untuk mendengarkan lagi dengan seksama, dengan telinga Rao yang tajam itu tidak mungkin bagi suara sekecil apapun terlewatkan dari telinga Rao. prajurit berhasil mendobrak pintu kamar Alesta "keluar kau Selir Alesta!! tuan memintamu untuk melayaninya sekarang juga!!"teriak prajurit sambil menendang nendang koleksi juga meja dan kursi pada kamar Alesta hingga rusak.


"kehidupan Alesta kini menjadi menyedihkan"batin Vallerie membayangkan Alesta yang setiap hari di paksa untuk melayani pangeran Yuzhi kamame. "Selir Alesta di temukan!! dia mencoba melarikan diri, ayo cepat kejar!!"teriak para prajurit lainya, prajurit yang tadinya ada di kamar Alesta pun segera berlari menuju kemana Alesta kabur, itu kesempatan bagi Vallerie untuk keluar dari persembunyianya

__ADS_1


Vallerie segera berpindah ruangan ke arah ruang utama di mana Ayahandanya juga permaisuri duduk di tahtanya masing masing, di sana sudah terlihat Yuzhi yang di kelilingi banyak perempuan berpakaian sangat terbuka, bahkan tak sedikit dari mereka yang sengaja tidak memakai pakaian dalam sehingga tubuhnya terkespos di kala kain baju yang ia gunakan sangat tipis.


"menjijikan!"gumam Vallerie yang mampu di dengar Rao, "apanya yang menjijikan?!"tanya Rao tidak mengerti "Pangeran kamame, dia bermain pada banyak wanita, benar benar menjijikan!"gumam Vallerie lagi membalas perkataan Rao. "ohh begitu ya.."ucap Rao paham.


Vallerie sama sekali tidak melihat pedang Flame ice sword di dekat Kamame, itu membuatnya harus mengunjungi setiap ruangab untuk memastikan, hingga akhirnya ia sampai pada sebuah ruangan di mana biasanya tempat itu do gunakan untuk latihan, namun sayangnya tempat itu di jaga ketat oleh prajurit kerajaan Kamame, itu membuat Vallerie kesulitan untuk mencapai misinya.


Vallerie memutuskan untuk mengambil pistol kecilnya dan lalu menembak dengan cepat para prajurit itu, setelah beberapa peluru telah Vallerie tembakan para prajurit mulai mendekati Vallerie


namun dengan tak kalah cepat Vallerie mengeluarkan mata foghternya untuk misa mengendalikan para prajurit itu, Vallerie kini membalikan keadaan, dengan bantuan mata Fighternya Vallerie membuat prajurit itu saling membunuh hingga akhirnya tersisa satu orang, dengan cepat juga Vallerie membuat orang itu membunuh dirinya sendiri "tidakkk!!!!"teriak prajurit itu kencang


"Vallerie apa yang kau lakukan!!"ucap Rao sedikit berteriak "hanya membunuh beberapa prajurit, tenang saja pedang Flame ice sword telah ada di tanganku"ucap Vallerie menngambil pedang api dan es itu dan lalu meletakan keduanya di dalam inventorynya. sekarang para prajurit lainya mulai berdatangan, dengan terpaksa Vallerie harus lari dari kerajaan mereka, dengan tenaga Vallerie yang sekarang tidak terbiasa Vallerie masih tidak bisa menggunakan mata fighternya terlalu lama


Vallerie terus lari, namun bodohnya ia, ia malah lari ke tempat ruang utama, alhasil Yuzhi segera turun tangan dan mengeluarkan pedang cadangan yang ada di sabuk pinggangnya "tuan putri Vallerie Ocktavia, besar juga nyalimu sampai sampai masuk ke sarang musuh begini"ucap Yuzhi mengayunkan pedangnya


"mau bertarung denganku? mimpi!!"ucap Yuzhi segera menyerang Vallerie "aku tidak akan membiarkan kerajaanku ada di tangan orang sepertimu begitu saja!!"teriak Vallerie ikut berlari dan menyerang Yuzhi, pertempuaran mereka cukup sengit, namun tentu mereka tahu bahwa Yuzhi lah yang akan menjadi pemenang dalam seni pedang.


namun Vallerie mengubah kenyataan itu, ia menggunakan mata Fighternya dan menatap tajam ke arah Yuzhi, Yuzhi yang melihat itu langsung terdiam memaku, Vallerie menyeringai "Matilah!!!"teriak Vallerie mengayunkan pedangnya ke arah Yuzhi, namun sayangnya pedangnya di tangkis oleh sebuah tongkat sihir, sang penangkis itu adalah Alesta.


"Alesta!! apa yang kau lakukan!! aku mencoba menyelamatkan kerajaan kita!!"teriak Vallerie tidak terima, sekarang mata Fighternya meredup membuat Yuzhi terlepas dari ikatan mata Vallerie "bagus sekali sayang"ucap Yuzhi merangkul pingganh Alesta dan mendekatkan wajah mereka, "adik ke-6... kalau aku tidak bisa bahagia, kalian pun juga tidak bisa!!"ucap Alesta seperti begitu frustasi


"Alesta apa yang terjadi denganmu!!"tanya Vallerie tidak mengerti, mendengar itu Rao terkejut "Vallerie!! hati hati!!"ucap Rak sedikit berteriak dari seberang sana, Alesta mendekat ke arah Vallerie dan menyerang Vallerie dengan berutal, Vallerie tidak dapat melawan

__ADS_1


"Akhhh"teriak Vallerie di kala tubuhnya menghantam tembok yang bahkan retak akibat hantaman darinya, "Alesta apa yang terjadi padamu!! apa kau gila!!"teriak Vallerie menyadarkan Alesta yang sekarang lebih mendekati Vallerie dengan raut wajah seperti mayat hidup


"kau!! kau yang membuat kerajaan ini jadi seperti ini!! kau merebut kebahagiaanku sebagai pewaris tahta!!"teriak Alesta kembali menyerang Vallerie


"gawat, dia terlihat sudah kehilangan kewarasanya, apa yang sebenarnya di lakukan Yuzhi pada Alesta"batin Vallerie menahan sakit di sekujur tubuhnya sambil melihat tubuh Alesta yang sangat berantakan di tambah gaya rambut yang seperti orang bangun tidur


"ini mengerikan!"gumam Vallerie mencoba kembali bangkit


**TBC


SAMPAI SINI DULU YA


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN PARA PEMBACA SETIA REINCARNATION A PRINCES


SAYA SANGAT BERTERIMAKASIH


TERUS DUKUNG DENGAN CARA


LIKE,RATE,VOTE AND COMENT YA


SENGAN BEGITU MUNGKIN SAJA CERITA INI AKAN PERTAMAKALINYA MELAKUKAN CREZY UP😂

__ADS_1


TERIMAKASIH**...


__ADS_2