Reincarnation A Princess

Reincarnation A Princess
[KUCING KECIL XIAO XI] CH.43


__ADS_3

Judul:Kucing Kecil Xiao Xi


By. :@Mitsuki776._


Mohon maaf atas nama Author


saya akan lebih berusaha lagi untuk mengurangi adegan drama di sini...


mohon bersabar untuk itu.


Lanjut Episode selanjutnya


"Terimakasih kak, kata-katamu membuatku sadar, seharusnya aku tidak seperti ini" ucapnya akhirnya tersenyum, "Oh kak siapa namamu?" tanyanya lagi.


Vallerie tersenyum. "Vallerie Ocktavia".


❄❄❄❄❄


SELAMAT, MISI NOMOR 2 TELAH DI SELESAIKAN


ANDA MENDAPAT IMBALAN 80 POIN BESERTA BONEKA SIHIR DARI SYISTEM.


Untuk men klaim hadiah boneka, temukan sebuah kotak di belakang pohon besar yang ada di belakang kediaman selir ke-3.


Terimakasih


Melihat itu, Vallerie tersenyum. "Syistem sekarang jadi murah hati ya" batin Vallerie gembira sambil bergegas menuju belakang kediaman Selir ke-3.


Terdapat sebuah peti berukuran sedang yang ada di balik pohon besar itu. Vallerie segera membukanya, kini dka terkejut karena betuk boneka itu lebih mirip seperti hewan sungguhan.



"Hallo nona, namaku Xiao Xi. Aku adalah pencari info terbaik dalam jarak 200 meter dari nona" ucap boneka kecil itu yang segera terbang mengelilingi Vallerie dan lalu berhenti di depan wajah Vallerie.

__ADS_1


"Xixi! aku panggil kau Xixi ya" ucap Vallerie yang gemas dengan penampilan mahluk kecil dengan tas di pinggangnya itu. Dia bahkan membuat Mahluk kecil itu kewalahan dengan sikap Vallerie yang terus mencubit pipinya.


"Nona! itu sakit!" ucapnya kesal, Vallerie tertawa kecil. "Maaf, kau terlalu gemas" ucap Vallerie yang membuat Xixi mendengus kesal.


"baiklah, apa yang kau bisa? apa hanya mencari informasi saja?" tanya Vallerie kini dengan wajah serius. "Tidak, selain mencari informasi, aku juga hebat dalam segala urusan strategi, aku sangat pintar nona" ucap Xixi menjilati tanganya dan lalu mengusapnya ke seluruh wajahnya, dia benar-benar mirip dengan kucing.


untuk ukuran kucing, dia sangat kecil.



Ukuranya hanya sekecil anak kucing pada zaman Vallerie di ingkarnasi sebelumnya.


"Wah wah, kau pasti akan sangat berguna untuku, dan untuk makan kau memakan apa?" tanya Vallerie yang seperti menganggap Xixi hewan peliharaanya.


"Ohh, saya bukan kucing biasa, jadi makananku juga tidak biasa. Saya Herbivora, dan saya hanya memakan buah-buahan, keju, dan beberapa jenis minuman. selain itu saya tidak bisa memakanya" ucap Xixi menjelaskan.


"Bagus! sekarang naik ke punggungku ya" ucap Vallerie menepuk pundaknya, Xixi menurut.


"bagus sekarang mari selesaikan misi selanjutnya" ucap Vallerie memeriksa nontifnya. "wahh, layar yang bagus, Nona hebat bisa melakukan itu!" ucap Xixi menatap layar nontif Vallerie. Vallerie terkejut, "Kau bisa melihat layarku?" tanya Vallerie masih terkejut.


Vallerie melirik jam yang sudah sampai pada jam '18:06' dia terkejut, "astaga, apa itu artinya aku tidak sempat menyelesaikan misi nomor satu?!" batin Vallerie yang mulai ingat kalau misi nomor satu di mulai pada jam tepat 6 sore.


Untuk membuktikan itu, Vallerie bergegas ke tempat lapangan. Ternyata Pangeran Hyuga masih setia dalam berlatih sendiri dengan menggunakan senjata pedang. Vallerie mendekat, tidak ada salahnya dia mencoba untuk menyelesaikan misi itu walau dia sudah terlambat.


"Pangeran Hyuga" panggil Vallerie yang membuay Hyuga tersadar dari rasa fokusnya pada latihanya. "Kau terlihat bersemangat sekali" ucap Vallerie dengan senyumanya.


"Iya, aku memang suka berlatih.. ehh di pundakmu" ucapnya terkejut pada makhluk di pundak Vallerie. "Oh ini temanku, namanya Xiao Xi. Oh ya pangeran, apa bisa kita berlatih bersama?" tanya Vallerie sopan.


"ehh, kau bisa bertarung pedang?" tanyanya tidak percaya. "Ya, sedikit. Tapi aku bisa saja kalau hanya berlatih" ucap Vallerie tersenyum. "Baiklah kalau begitu ini!" ucap Hyuga melemparkan sebuah pedang yang terbuat dari kayu ke arah Vallerie, senjata itu hanya di pakai untuk latihan, jadi sama sekali tidak tajam dan tidak akan menyebabkan luka.


Vallerie segera menangkap pedang itu dan bersiap. Xixi yang mengerti pun segera menjauh ke sisi lapangan, dia hanya akan menonton pertandiangan tuanya dengan Hyuga.


Hyuga mulai menyerang Vallerie, sedangkan Vallerie mencoba untuk menangkis segala serangan dari Hyuga dan sesekali ikut menyerang. Pertarungan mereka terlihat sengit di mata Xixi, tapi dia tahu itu hanya latihan yang tidak akan melukai tuanya, jadi dia tidak perlu khawatir.

__ADS_1


"Tuan Putri cukup hebat dalam seni pedang" puji Hyuga masih sambil saling menyerang. "Kalau hanya segini masih biasa, bagaimana kalau kita tingkatkan lagi kekuatanya?" ucap Vallerie mulai mempercepat gerakanya dan memperkeras tebasan pedangnya. Htuga melakukan hal yang serupa.


Melihat pertarungan mereka semakin sengit. Kini Xixi mulai khawatir, tapi dengan adanya pertarungan itu, dia jadi tahu kalau tuanya sama sekali tidak lemah.


"Nona, Anda memang luar biasa!" teriak Xixi yang membuat Vallerie tersenyum. "heh temanmu itu cukup unik juga, apa dia juga bisa bertarung?" tanya Hyuga di kala pertarungan masih berlangsung. "Tidak, dia tidak memiliki kelebihan di fisiknya, tapi kepintaranya menggantikan semua kekuranganya" ucap Vallerie masih menyerang dan menangkis serangan Hyuga.


Latihan Berakhir.


"Cukup hebat, kau membuatku senang hari ini!" ucap Hyuga mulai beranjak ke ruang senjata pribadi miliknya yang letaknya dekat dengan area latihan. "Ikuti aku" ucap Hyuga sedikit menoleh. Mendengar itu Xixi segera mengahampiri Vallerie dan duduk di bahunya, Vallerie tentu saja mngikutinya.


sesampainya di ruang penuh senjata itu, Hyuga mengambil sebuah pedang dari dalam peti tua yang ada di dalam ruangan itu. Itu merupakan Pedang dengan mata kristal di gagangnya, itu adalah pedang khusus buatan dari kerajaan Minakawa sendiri.


Pedang itu juga tersimpat sedikit sihir elemen es yang lemah, jadi ada tidaknya sihir itu tidak menjadi pengaruh pada pemakainya. "Ini hadiah dariku, kau sudah membuatku senang hari ini. Terimalah!" ucapnya menyerahkan pedang itu. Vallerie segera menerimanya.


"Terimakasih" ucap Vallerie.


Sebuah Nontif kembali muncul di deoan Vallerie.


SELAMAT, MISI NOMOR 1 TELAH DI SELESAIKAN


1.Membantu pangeran Hyuga berlatih pedang pukul '18:00' di area lapangan.


IMBALAN 120 POIN+PEDANG BERMATA KERAJAAN MINAKAWA


KETERLAMBATAN WAKTU MENJALANI MISI DI KURANG -50 POIN.


Melihat itu Vallerie sedikit kesal "aku hanya terlambat sedikit! kenapa di kurangi banyak sekali!" batin Vallerie kesal. Xixi hanya menepuk nepuk area yang di dudukinya, yaitu bahu Vallerie. "Sabar Nona, ini juga kesalahan nona karena terlambat" bisiknya di samping telinga Vallerie.


Vallerie menghela nafas berat. "Hahh, terimakasih pangeran, aku harus segera pergi. Selamat tinggal" ucap Vallerie tersenyum lalu beranjak pergi, "Yaa! lain kali latihan bersama lagi ya!" ucap Hyuga gembira.


"Tentu!" jawab Vallerie sedikit menoleh.


**SAMPAI DI SINI DULU YA

__ADS_1


MAAF KALAU CERITANYA KURANG MENARIK. SAMPAI JUMPA**


__ADS_2