
Judul:kemampuan Xixi
By. :@Mitsuki776._
Vallerie menghela nafas berat. "Hahh, terimakasih pangeran, aku harus segera pergi. Selamat tinggal" ucap Vallerie tersenyum lalu beranjak pergi, "Yaa! lain kali latihan bersama lagi ya!" ucap Hyuga gembira.
"Tentu!" jawab Vallerie sedikit menoleh.
❄❄❄❄❄
"sebentar, sepertinya syistem tidak menyebutkan bahwa aku dapat pedang.." bantin Vallerie merasa ada yang salah, dia pun membuka kembali nontif syistemnya guna memastikan ingatanya
Misi Complete
1.Membantu pangeran Hyuga berlatih pedang pukul '18:00' di area lapangan (imbalan 120 poin+Token teleportasi dari Syistem)
"yang harusnya kudapatkan bukanlah pedang, tapi token!?" Vallerie terkejut. "Nona, sepertinya di sini ada yang salah. kemungkinan keterlambatan nona menjalankan misi ini menjadi alasanya" ucap Xixi yang duduk di bahu Vallerie sambil memandangi nontif pada layar di depan Vallerie.
"Kamu benar, mungkin itu masalahnaya. Astagaa itu berarti aku harus kehilangan token teleport itu, benda yang hebat!!" Vallerie mengeluh. "Nona, apa boleh saya ambil alih sebentar nontif anda?" Xixi bertanya dengan serius.
"Untuk apa?" tanya Vallerie bingung. "Syistem anda belum sepenuhnya teratur, jika benar dugaan saya. Seharusnya token teleport itu masih bisa di dapatkan dengan cara lain" Xixi berpikir serius.
"Tunggu, aku rasa kamu tahu begitu banyak" ucap Vallerie curiga. "Nona, saya berasal dari syistem, dan saya di ciptakan untuk mengabdi pada nona. saya memang tidak tahu mengapa dan bagaimana saya di ciptakan. tapi satu hal yang pasti. syistem di tubuh saya mendorong saya untuk mengabdi kepada nona" Xixi berkata dengan hormat.
"Xixi, jadi bagaimana kau mengatasi syistemku ini?" Vallerie menguji dengan tatapan sinis pada Xixi.
Xixi mendekat ke arah layar syistem Vallerie dan menekan beberapa layar. Melihat itu Vallerie tersenyum, dia tidak pernah menyangka barang yang ia dapat sangat hebat dalam mencari informasi dan me ngendalikan syistemnya.
"Ketemu!" ucap Xixi gembira, Vallerie segera melihat pekerjaan Xixi. "Seperti yang saya duga nona, anda bisa kembali mendapatkan token teleport itu dengan menyelesaikan misi lain yang bertingkat lebih tinggi" Xixi menatap layar syistem Vallerie.
"Anda bisa kembali mendapatkan token itu dengan menjalankan misi berlevel 3 ini" Xixi menunjuk kalimat yang tertera pada layar nontif.
A.Menghentikan rencana pembunuhan yang akan terjadi pada perdana mentri di kerajaan Minakawa pada pukul 00:36 (Imbalan 200 poin+Token Teleportasi dari syistem) xKegagalan pada misi ini akan berakibat fatal pada penjalan misi sendirix
__ADS_1
"Akibat fatal?!" ucap Vallerie terkejut begitu membaca keseluruhan dari kalimat pada Layar Syistemnya. "ya, jika nona masih bersikeras ingin mendapatkan token itu bisa saja..." Xixi kembali terbang dan duduk pada bahu kanan milik Vallerie.
"Ohh, apapun resikonya, yang terpenting sekarang adalah memperkuat pertahanan diriku sendiri. Cepat atau lambat Yuzhi pasti akan mengincar diriku yang membawa pasangan pedangnya Flame Ice Sword ini" Vallerie berkata dengan serius.
Mendengar itu Xixi tersenyum, "Nonaku memang menarik ya, baiklah saya akan membantu sebisa mungkin" ucap Xixi enteng. "Baguslah, tapi sebelum itu aku harus menyelesaikan misi lain terlebih dahulu" ucap Vallerie meregangkan jari jarinya dan berjalan ke arah dalam istana.
"Aku punya beberapa menit sebelum misi selanjutnya, sebaiknya aku makan dulu, lagipula aku juga belum memberi Xixi makanan apapun" batin Vallerie merasa bersalah sambil melirik Xixi yang tampaknya sibuk mengayam samping rambut pitih Vallerie.
Vallerie tersenyum, "Xixi apa yang ingin kau makan?" tanya Vallerie menatap Xixi yang duduk pada bahunya. Xixi mendongkrak dan menatap wajah Valleire "Apel" jawab Xixi setelahnya.
"Baiklah, kau terlihat lapar, seharusnya kalau lapar kau bilang saja padaku!" ucap Vallerie tersenyum menatap Xixi yang tampak raut gembira di wajahnya "Maaf nona, saya tidak ingin mengganggu pekerjaan nona" Xixi berkata dengan raut sedih.
"Hehh, tidak akan mengganggu kok. Lagipula kalau kau makan pun hanya akan makan di bahuku kan. Aku masih bisa menjalankan misi" ucap Vallerie menjelaskan agar Xixi tak lagi menahan lapar demi kepentingan misi Vallerie.
"Baik nona" Xixi tersenyum begitupun Vallerie.
KAMAR SHIRAYUKI
"Melihat Xixi seperti ini, kalau dia ada di duniaku dulu, orang orang akan melihatnya aneh. Seorang kucing Herbivora?! benar benar mengaggumkan" batin Vallerie terkekeh menatap Xixi. Merasa di tatap Xixi segera menatap balik Vallerie "ada apa nona?" ucap Xixi heran.
"Ah, tidak ada. Makanlah..." Vallerie kembali memakan apelnya.
"Kita masih punya waktu setengah jam, istirahatlah dulu Xixi" ucap Vallerie menurunkan tubuh Xixi dan membaringkanya pada ranjang tempat tidur shirayuki. Vallerie pun ikut membaringkan tubuhnya sebentar di kasur itu sambil memandangi lenganya.
"Oh aku hampir lupa dengan gelang ini" batin Vallerie begitu tak sengaja melihat lengan kirinya yang melingkar sebuah gelang hitam dengan buah berupa logo zodiak, "Kalau tidak salah Rao juga memakainya ya" ucap Vallerie tersenyum kucut begitu teringat pada seseorang yang berarti untuknya.
"kalau di ingat-ingat, ingkarnasi sebelumnya, biar di siksa bagaimanapun aku tidak pernah menangis. Lalu, kenapa aku sekarang sangat mudah menangis, terutama tentang sesuatu yang berkaitan dengan Rao" Vallerie kembali berpikir dan akhirnya dia bangun tiba-tiba ketika telah menyadari sesuatu.
"Benar, aku sangat mudah menangis akhir akhir ini, terkadang setiap itu terjadi juga memicu sakit pada dadaku. Apa mungkin.." Vallerie kembali berpikir.
"Benar aku sangat mudah putus asa, tidak seperti dulu yang kejam dan tidak takut pada apapun. Itu berarti Tubuh Vallerie juga bereaksi pada diriku, mengubah sifat dasar pada pola pikirku"batin Vallerie kembali menatap telapak tanganya.
"Tubuh Vallerie sering sakit sakitan, sangat mudah menangis dan penakut, itulah penyebab akhir akhir ini aku menjadi bodoh a.hanya karena cinta dan keputusasaan" Vallerie menutup sebelah wajahnya, badanya bergetar seakan ada getaran pada hatinya yang sangat sulit di kontrol.
__ADS_1
DEGH
"Dadaku sakit!" Batin Vallerie memegangi kembali dadanya, pandanganya mulai kabur dan akhirnya terbaring tak sadarkan diri pada ranjang Shirayuki.
MIMPI
(LAPANGAN PENUH BUNGA)
Vallerie terbangun dan menyadari dirinya berada di tempat yang berbeda.
"Eva" panggil sebuah suara yang mengejutkan Vallerie, Vallerie segera menoleh dan terkejut "Miyami?"
.......
"jadi apa kau sudah menyadarinya?" tanya Miyami tang telah duduk di samping Vallerie. "tentang tubuh Vallerie ini? ya, kondisi mental Vallerie(asli) berpengaruh padaku" Vallerie(Eva) memandangi jari jarinya yang ia sentuhkan pada bunga² di bawah.
"Ya, kondisi emosional pada tubuh Vallerie berpengaruh pada dirimu, yang itu artinya apa yang di rasakan Vallerie(asli) juga dapat di rasakan olehmu" Miyami menatap Vallerie dan menggeser sedikit perbanya yang menutupi sebelah matanya, di perlihatkanya mata tertutup dengan bekas luka cukup jelas di sana, "lihatlah" ucapnya yang membuka matanya itu setelahnya.
Vallerie terkejut ketika mendapati warna mata yang berbeda pada mata Miyami, mata putih yang tampak mengerikan ia perlihatkan. "Ini adalah mata asli seorang dewi, ya aku memang seorang dewi yang bisa membuat seseorang beringkarnasi sepertimu. Tapi karena aku hanya keturunan setengah dewi, aku masih belum bisa membuat dirimu bertukar sepenuhnya" ucap Miyami menjelaskan.
"Itu sebabnya IQ pada otak dan tubuh kuatmu tidak sepenuhnya ada lagi di dalam dirimu" Miyami menjelaskan dengan sedih, "demi untuk membantumu.." Miyami melepas anting biru miliknya dan di serahkanya ke tangan Vallerie.
"Untuk mengembalikan itu semua, akan ku berikan anting suci ini, dengan begitu kemampuanmu di ingarnasi sebelumnya dapat kembali kau pakai di dunia ini, tapi jika anting itu rusak, kemampuanmu juga akan berkurang seperti kemampuanmu saat ini" ucap Miyami menjelaskan.
Vallerie menatap anting anting di telapak tanganya, "dengan memakai ini apa emosi pada tubuh ini tidak akan berpengaruh padaku lagi?" tanya Vallerie memastikan. Miyami hanya menagguk.
TBC
**MAAF LAMA GAK UPDATE..
SAYA HARUA BELAJAR ONELINE LEBIH BANYAK KARENA MASA PANDEMI INI..
MAAFKAN THOR YANG HIATUS KELAMAAN YA😓😫**
__ADS_1