Reincarnation A Princess

Reincarnation A Princess
[KOTA PHOXYEE] CH.48


__ADS_3

Judul:Kota Phoxyee


By. :@Mitsuki776._


"Itu tidak perlu, aku tidak ingin merepotkanmu Pangeran" ucap Vallerie menolak secara lembut, mendengar itu Hanji sedikit tidak senang.


"Ayolah, ini sebagai hadiah perpisahan, bagaimana?" tanya Hanji lagi sedikit memaksa, Vallerie menghela nafas berat dan akhirnya menerima permintaan Hanji dengan senyuman di wajahnya.


"Bagus!" ucap Hanji sedikit gembira


❄❄❄❄❄


Hari sudah semakin siang, Vallerie dan Pangeran Hanji masih mengobrol, dan akhirnya Vallerie pamit undur diri.


"Maaf Pangeran, sepertinya obrolan kita hanya sampai sini dulu, aku harus segera pergi" ucap Vallerie membungkuk hormat. "Ya, kalau ada waktu berkunjunglah lagi ke kerajaan kami, apa kau bersedia makan di kerajaan kami dulu sebelum pergi?" tanya Hanji, Vallerie tidak menolak.


Dia meletakan daun teh pada inventorynya dan segera mengikuti langkah Pangeran Hanji yang berjalan keluar dari ruangan itu, Valleire tidak menolak karena dia juga sudah berjanji pada Shirayuki untuk makan bersama siang ini.


RUANG MAKAN KERAJAAN


Ketika Vallerie memasuki ruangan itu, Vallerie melihat beberapa anggota kerajaan telah duduk menunggu anggota kerajaan lainya datang dan makan bersama.


Vallerie duduk di antara Shirayuki dan Pangeran Hanji, anggota kerajaan lainya pun juga mulai berdatangan dan duduk di kursi mereka, acara makan di lakukan dengan sedikit candaan dari Pangeran Hyuga ke Shirayuki, mereka benar-benar tampak bahagia.


.....


"Kau benar-benar akan pergi?" ucap Yuri tampak bersedih, "Ya," ucap Vallerie menutup tudung jubahnya dengan benar.


"Kalau ada waktu, mampirlah lagi kerajaan kami" ucap Hanji tampak begitu gugup, perlakuan Hanji tak luput dari pandangan Shirayuki.


"Ekhemm, oh ya kak, Ayahanda Raja berkata kau harus secepatnya mencari calon istri, bagaimana kalau..." ucap Shirayuki menjeda kalimatnya, mulut Shirayuki segera di bungkam oleh Hanji, kini wajah memerah Hanji benar-benar terlihat, itu membuat Pangeran Hyuga dan anggota kerajaan lainya tertawa.


Vallerie tersenyum tipis dan lalu menaiki kuda yang telah di siapkan oleh Pangeran Hyuga. "Aku pergi dulu, selamat tinggal" ucap Vallerie pamit, begitupun dengan Xixi yang terus melambai-lambaikan tanganya ke arah keluarga kerajaan terutama Putri Ke-3 yang entah kapan menjadi sangat akrab dengan Xixi.

__ADS_1


Vallerie menunggangi kudanya dengan sedikit cepat. "Nona, kita akan kemana?" tanya Xixi dengan raut sedih memandangi kedepan. "Kita akan ke Kota Phoxyee untuk mencari penginapan, setelah itu kembali pada prioritas menjalankan misi sekaligus mengatur rencana untuk mendapatkan kembali apa yang seharusnya kita miliki!" ucap Valleire sambil menunggangi kudanya dengan sedikit cepat,di informasi yang ia dapatkan dari Syistem, Vallerie merasa kalau kota Phoxyee lah tempat yang paling cocok untuknya berdiam sementara.


Kota Phoxyee


Vallerie menghentikan kudanya dan berjalan dengan memegangi tali kuda, Xixi pun juga berdiam dengan santai di kantong pada pelana kuda Vallerie sambil melihat lihat sekeliling pasar yang tampak ramai.


Vallerie memasuki sebuah penginapan setelah mengikatkan kudanya pada sebuah gudang milik penginapan itu. Untuk menyembunyikan identitasnya, Vallerie sempat membeli pakaian biasa yang dapat menyamarkan identitasnya sebagai Putri Kerajaan Ocktavia.


"Maaf, apa di sini ada kamar kosong?" tanya Vallerie berjalan ke arah meja administrasi sambil membuka tudung kepalanya. "Tentu ada, ingin memesan dalam berapa malam?" tanya seseorang yang ada du meja itu, dia adalah pengrus dari penginapan yang Vallerie datangi.


"Hanya dua malam" ucap Vallerie meletakan 2 keping coin emas di atas meja, "apa ini cukup?" tanya Valleire memastikan, dia juga harus berhemat karena jumlah uang yang ia miliki sekarang sudah semakin terkuras.


"Sangat cukup!, sebenarnya nona hanya perlu membayar sekitar 87 keping perak, kualitas penginapan kami standar, jadi harga yang kami kenai tidak terlalu mahal" ucap sang pengurus penginapan dengan tidak enak. Mendengar itu Vallerie mengambil kembali 1 keping coin emas miliknya.


"Untuk kembalianya, anggap saja pemberian dariku" ucap Vallerie sambil meletakan kembali coin emasnya pada sebuah kantung uang yang ada di pinggangnya. "Terimakasih nona, ini kunci kamar Anda, jika ada apa-apa, panggilah saya untuk meminta bantuan" ucap sang pengurus penginapan dengan hormat, Vallerie menganggukan kepalanya dan laku mengikuti sala seorang pegawai di penginapan itu untuk mengetahui di mana letak kamarnya berada.


Sesampainya di kamar penginapan, Vallerie dan Xixi beristirahat sebentar, jubah yang di pakai Vallerie pun di bersihkan dengan menggunakan sihir dan lalu di letakan kembali ke dalam inventory.


.....


Vallerie terbangun, begitupun dengan Xixi yang tampak sudah bangun dari lama, entah apa yang di lihatnya hingga Xixi terlihat sangat tertarik untuk melihat keluar dari jendela kamar penginapan Vallerie.


Melihat itu Vallerie menatap apa yang di lihat Xixi, itu adalah tempat di adakanya Festival upacara kembang api, sangat ramai memang karena itu adalah Festival yang wajib untuk di hadiri oleh seluruh masyarakat kota Phoxyee.


Kota Phoxyee tidak memiliki kerajaan ataupun pemerintahan, seperti halnya desa, Kota Phoxyee hanya memiliki seorang pemimpin yang di pilih secara musyawarah untuk memimpin kota Phoxyee setiap lima tahun sekali.


Itu sebabnya, Kota Phoxyee terlihat begitu makmur walaupun tidak memiliki syistem pemerintahan.


"Ingin ke sana?" tanya Vallerie menyarankan, mendengar itu Xixi segera senang dan menatap Vallerie dengan mata berkaca-kaca. Vallerie hampir tertawa melihat itu, Xixi tampak sangat lucu dengan penampilan seperti itu.


"Ayo," ucap Vallerie mengajak Xixi keluar, tak lupa Vallerie menggalungkan rambutnya seperti halnya orang-orang kota Phoxyee dalam melaksanakan Festival.


"Wah, ada penampilan tarian juga?!" ucap Xixi girang ketika di bawa Vallerie ke acara Festival di adakan, banyak para penari, para pedagang makanan tradisional, bahkan sampai acara-acara adu kekuatan. Itu sangat menarik perhatian Xixi terutama keingintahuanya pada tarian tradisional yang di tampilkan pada acara Festival itu.

__ADS_1


Selesai menonton, Xixi dan Vallerie beristirahat sebentar di jembatan yang ada di pinggiran Fastival itu.


Namun, dengan gegabah seseorang menabrak Vallerie dan Xixi hingga terjatuh, orang yang menabrak Vallerie pun juga ikut terjatuh seperti halnya Vallerie dan Xixi.


Orang yang menabrak Vallerie tampak seperti seorang wanuta berumur sekitar 30 tahun an. Penampilanya cukup elegan, namun, penampilanya yang elegan itu cukup terganggu dengan kotoran di sekujur tubuhnya, dari pakaian dan wajahnya terdapat bekas noda tanah yang cukup berbekas.


Namun, yang membuat Valleire heran adalah sedikit noda darah pada lengan baju wanita itu, apa yang sebenarnya telah terjadi padanya?


Melihat bahwa Vallerie memperhatikan dirinya, wanita itu tampak gugup, ia bangkit dan akhirnya kembali melanjutkan pelarianya.


Vallerie bangkit. Selang waktu beberapa detik tampak beberapa orang dengan pakaian berlambang kota Phoxyee dengan sebuah tobak di tanganya berlarian melewati Vallerie, para orang-orang itu tampak berlari ke arah wanita berumur 30 an tadi berlari.


Vallerie sebenarnya ingin tidak peduli, tetapi setelah melihat raut wajah pada wanita itu saat bertabrakan dengan dirinya, entah kenapa sebuah perasaan akrab di rasakan oleh Vallerie, ada apa ini?


Vallerie memutuskan untuk ikut mengejar wanita itu bersama Xixi.


**TBC


SAMPAI SINI DULU YA


TERUS DUKUNG CERITA INI


DENGAN CARA


LIKE


RATE


VOTE


AND COMENT


TERIMAKASIH**...

__ADS_1


__ADS_2