
Judul:Ruang Pribadi Pangeran Hanji
By. :Mitsuki776
"Terimakasih..." ucap Vallerie.
"Tidak masalah, kalau boleh aku juga ingin mengajarimu beberapa ilmu sihir medis dasar agar kau lebih mudah dalam mempelajari buku itu, bagaimana?" ucap Shirayuki menyarankan, Vallerie tidak menolak karena itu juga bagian dari imbalan misi yang ia lakukan kali ini.
❄❄❄❄❄❄
Shirayuki terus mengajari Vallerie malam itu hingga hari semakin larut, keduanya memutuskan untuk tidur.
Pagi Hari
"Ughh," Vallerie terbangun dari tidurnya dan menyadari dirinya dalam posisi di peluk oleh Shirayuki. Vallerie memindahkan tangan Shirayuki segera.
"Nona sudah bangun?" tanya Xixi yang tampak segelas susu di tanganya, darimana Xixi mendapatkan itu?
"Xixi, darimana kau temukan itu?" tanya Vallerie menunjuk segelas susu di tangan Xixi, dengan ukuranya yang kecil, Xixi tampak sangat menggemaskan ketika memegang gelas susu yang agak besar itu.
"oh, aku mendapatkanya dari anak perempuan berambut coklat, katanya dia ingin menemui Nona, tapi karena nona tidur dia memberikan susu yang dia bawa kepadaku" ucap Xixi menjelaskan, Vallerie segera tahu siapa yang di maksud oleh Xixi.
Itu adalah putri ke-3 dari selir ke-2 yang tadi malam bersama Vallerie, di karenakan Xixi tertidur selama Vallerie menjankan misi, Xixi jadi tidak tahu siapa orang yang memberinya susu itu.
"Xixi, seharusnya kau tidak menerima permberian orang lain secara gegabah, kau bahkan tidak mengetahui siapa yang memberikan minuman itu. Tapi karena aku tahu dia orang baik, aku akan memaafkanmu kali ini, tapi jangan sampai terulang lagi ya" ucap Vallerie memperingatkan.
Xixi sadar dia salah, kalau seandainya yang memberinya minum adalah orang jahat, dialah yang akan terancam. Xixi mengerti nonanya marah untuk kebaikanya.
"Oh, tuan putri, kalian sudah bangun?! cepat sekali" ucap Shirayuki yang baru bangun dari tidurnya. "Ya, kami juga harus bersiap sebelum kami meninggalkan kerajan Minakawa" ucap Xixi segera.
"Ya,"ucap Valleire singkat, Shirayuki mengerti. "Kalau begitu, sempatkanlah dirimu untuk makan di kerajaan kami dulu ya" ucap Shirayuki memohon, Vallerie menyetujuinya, sebagai tamu dia juga tidak boleh seenaknya datang dan pergi, ini merupakan salah satu tanda hormat yang harus Vallerie berikan pada kerajaan Minakawa.
Vallerie keluar kamar dan dan berjalan di sekitar sana sambil membawa Xixi yang duduk di bahunya.
dari kejauhan terlihat pangeran Hanji yang berjalan ke arahnya dan lalu menghampirinya dengan sebuah buku di tanganya.
"Tuan Putri Ocktavia, saya dengar Anda akan pergi siang ini, sebagai tanda terimakasih atas bantuanmu dalam membujuk adiku tadi malam, maukah kau menerima bukh sihir ini sebagai hadiah dariku?"tanya Hanji dengan hati-hati memberikan buku kecil bertanda kerajaan ke arah Vallerie.
__ADS_1
Itu adalah buku sihir tingkat S yang seharusnya menjadi salah-satu barang imbalan yang di dapat Vallerie dari menjalankan misi kemarin malam.
Melihat buku itu Vallerie tersenyum dan lalu menerimanya dengan perkataan bernada ramah, "Terimakasih,.." ucap Vallerie yang berhasil membuat rona merah padam pada kedua pipi Hanji, "Kenapa dia bisa begitu manis saat tersenyum?!"batin Hanji berusaha menyembunyikan rona merahnya.
"Maukah kau berkeliling di kerajaan kami dulu sebentar, biar ku temani" ucap Pangeran Hanji menyarankan, Mendengar itu Vallerie tidak menolak, lagipula dia pergi dari kerajaan itu siang ini, masih terlalu dini untuk buru-buru pergi.
"ohh, sewaktu di kerajaan Sihon, Pangeran Sihon begitu terlihat perhatian padamu, bahkan dia tidak membiarkanku menggendongmu, apa kau punya hubungan denganya?" tanya Hanji ragu-ragu, sebenarnya dari kemarin Hanji ingin sekali menanyakan itu, namun terus di urungkanya karena takut pertanyaan itu akan membuat dirinya di anggap terlalu ikut campur urusan orang lain.
Mendengar pertanyaan itu Valleire sedikit terkejut, tapi kemudian mengembalikan raut wajahnya menjadi tenang.
"oh, ayahku sebenarnya menjodohkanku denganya, tapi dengan kerajaan Ocktavia yang seperti ini, kurasa perjodohan itu juga batal. Kami juga sebenarnya hanya mengenal sebatas teman" ucap Vallerie mencoba tersenyum.
Hanji menghela nafas, "Kurasa kau mencintainya" ucap Hanji memandang ke arah lain. "Ah, tidak mana mungkin, lagipula.... dia benci orang yang sepertiku" ucap Valleire bernada pelan namun masih bisa di dengar Hanji.
Merasa perubahan dalam raut Vallerie, Hanji segera tahu kalau pertanyaanya mengganggu pikiran Vallerie, Hanji segera mengalihkan "lalu bagaimana keadaan ayahmu?" tanya Hanji mencoba mengalihakan pembicaraan.
"dia di tawan bersama selir, permaisuri dan saudara-saudaraku. Hanya aku, kak Kayla dan kak Key yang tidak tertangkap oleh mereka" ucap Vallerie menjelaskan.
"Begitu ya, kerajaan kami akan bersedia membantu kerajaan kalian! apalagi ibuku adalah sepupu ayahmu, kami akan membantu kalian sebisa kami!" ucap Hanji bertekad, Melihat itu Vallerie hanya tersenyum.
"Oh, nona. Apa yang sebenarnya terjadi pada kerajaanmu?" tanya Xixi tidak mengerti, dia sama sekali belum mengetahui latar belakang Vallerie, ya ia ketahui hanya Nama, marga, dan seluruh Syistem pada Vallerie, selebihnya dia sama sekali tidak mengetahuinya.
"Baik Nona!" Xixi berkata dengan sangat patuh.
"Jadi Pangeran Hanji, kau mau mengajaku kemana?"tanya Vallere sambil menutup matanya menikmati udara segar yang dia hirup.
"Aku mau mengajakmu ke perpustakaan pribadiku, apa kau mau lihat?" tanya Hanji menyarankan dengan ragu-ragu, Vallerie tidak menolak.
sampai di tempat samping istana, terdapat sebuah rumah kaca berbentuk bundar yang sangat indah, di dalamnya dapat terlihat tanaman tanaman menghiasi seisi ruangan, tak lupa dengan buku buku yang di tata rapi bersama tanaman tanaman itu. Di dalam sana juga terdapat sebuah meja bundar dengan dua kursi, juga tempat tidur berukuran king size dengan seprei putih lembut di sisinya.
Sekilas, itu terlihat seperti tempat untuk bersantai.
"Ini ruangan pribadiku, aku sering menggunakanya untuk membaca buku, tidur atau bahkan untuk bersantai" ucap Hanji menjelaskan, dia lalu menuntun Vallerie untuk masuk ke dalam rumah kaca miliknga yang indah dan elegan itu.
Vallerie memasuki ruangan itu dan duduk di sala satu kursi dengan meja bundar di depanya. Hanji memposisikan dirinya du kursi satunya yang menghadap Vallerie.
sala seorang pengawal istana kepercayaan Hanji mendekati Hanji dan membisikan sesuatu, Hanji hanya mengangguk dan kemudian pengawal pergi meninggalkan Hanji dan Vallerie.
__ADS_1
Selang beberapa detik mengagumi ruangan itu, seorang pelayan dengan pengawal setia yang tadi berbisik kepada Hanji masuk dengan membawa nampan berisi dua cangkir teh.
Cangkir itu mulai di letakan di atas meja bundar, tepatnya di depan Vallerie 1 dan satunya di depan Hanji.
Melihat teh itu, Vallerie tertarik untuk mencicipinya, dengan hanya mencium aromanya Vallerie tahu bahwa itu bukan teh biasa.
Teh itu mengandung aroma daun tradisional yang jarang di jual di kerajaan lain selain Minakawa, Hanya kerajaan Minakawa yang dapar menghasilkan daun teh dengan kualitas terbaik, itupun hanya kaum bangsawan yang dapat merasakan enaknya rasa dari teh tersebut.
Vallerie meminumnya, "ini enak" ucap Vallerie memuji, terdapat rona padam yang kurang tampak pada wajah Vallerie, itu menandakan dia yang sedang sangat gembira karena dapat mencicipi teh langka tersebut.
"ya, teh ini terbuat dari daun teh yang langka, di kerajaan ini pun, perkebunan kami hanya ada sedikit, itupun hanya bisa di panen 2 bulan sekali, dan kebetulan kemarin adalah waktunya panen" ucap Hanji menjelaskan.
"Kalau kau mau, aku bisa memberikan beberapa untukmu, lagipula perkebunan itu adalah miliku sendiri yang di berikan ayahanda Raja kepadaku sebagai hadiah," ucap Hanji menawarkan.
"Itu tidak perlu, aku tidak ingin merepotkanmu Pangeran" ucap Vallerie menolak secara lembut, mendengae itu Hanji sedikit tidak senang.
"Ayolah, ini sebagai hadiah perpisahan, bagaimana?" tanya Hanji lagi sedikit memaksa, Vallerie menghela nafas berat san akhirnya menerima permintaan Hanji dengan senyuman di wajahnya.
"Bagus!" ucap Hanji sedikit gembira
**TBC
SAMPAI SINI DULU YA
QUIS
Kenapa Pangeran Hanji selalu ingin memberikan sesuatu kepada Vallerie?
A.aku jatuh cinta padanya
B.aku iba padanya
C.karena dia keluarga jauhku
D.karena dia temanku
Tulis jawabanya di kolom komentar ya
__ADS_1
sampai jumpa**...