
Judul:Rengkarnasi Ibunda Selir Ke-4?
By. :@Mitsuki776
Valleire menoleh dan mendapati sebuah pedang hampir mengenai bagian dadanya. 'Gawat! tidak sempat menghindar!' batin Vallerie refleks menutup matanya.
Ctras~
🐦❄✔🐦❄✔🐦❄✔🐦
'Tidak sakit' batin Vallerie begitu merasakan tubuhnya sama sekali tidak merasakan sakit apapun. Vallerie membuka matanya. Dia terkejut mendapati Neji yang memegangi pedang itu untuk melindungi tubuhnya.
Dengan tatapan tajamnya, Neji menatap orang yang mengarahkan pedang ke arah Vallerie itu. Dia bahkan tidak peduli pada tanganya yang terluka akibat memegangi pedang itu secara langsung.
Neji menggunakan sihirnya untuk menyerang pengguna pedang itu, merebut pedangnya dan segera menebaskan pedangnya ke arah leher orang itu dengan cepat hingga kepalanya ikut terlempar di kala tebasan itu menyentuh leher sang musuh tersebut.
Melihat itu Vallerie terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Neji hebat sekali dalam kemampuan bela diri pedang. "Kamu baik-baik saja?" tanya Neji menyentuh pundak Vallerie dan menatapnya dengan serius sambil menyembunyikan tangan kanan miliknya yang terluka itu.
Vallerie agak kesal dengan Neji yang tidak peduli pada lukanya itu. Vallerie menarik tangan Neji, membeli perban dari system perbelanjaanya dan segera membalut luka yang ada pada telapak tangan Neji itu.
"Kenapa kau melakukan semua ini?" tanya Vallerie begitu perban itu hampir selesai di balut. "Itu... " jawab Neji agak gugup.
"Maksudku, mengapa kau menyelamatkanku dengan cara itu? kau punya sihir kan? kenapa harus melukai dirimu sendiri?" tanya Vallerie agak geram. Neji terkejut, 'Aku kira dia mengkhawatirkanku, ternyata dia hanya mau mengolok kebodohanku' batin Neji merasa tidak nyaman dengan rasa percaya dirinya tadi yang menduga pasti kalau Vallerie akan khawatir padanya.
__ADS_1
'Ternyata hanya aku dalam versi Rao yang di perlakukan dengan berbeda olehnya' batin Neji turut senang dengan kenyataan itu. "Terimakasih" ucap Vallerie membuyarkan segala hal yang di pikirkan Neji saat ini.
"Terimakasih karena telah menyelamatkanku. Aku sama sekali tidak bisa menggunakan sihir saat ini. Maaf, kau jadi terluka karenaku" ucap Vallerie tanpa menoleh ke arah Neji. Neji tersenyum.
"Apa kau tidak ingin kembali pada wujud rambut putih itu? kurasa wujud itu lebih menguntungkan dari wujud lincahmu sekarang" ucap Neji menyarankan. "Aku tidak bisa kembali, lagipula aku bingung, bagaimana caraku untuk kembali" ucap Vallerie mengeluh.
Namun, itu membuatnya tersadar akan sesuatu. "Kenapa aku bisa tidak terpikirkan tentang ini?!" ucap Vallerie agak gembira. "Neji! jaga tubuhku ya" ucap Vallerie yang setelahnya bersandar pada batang pohon dan tertidur. "Apa? tidur?! setelah mengalami penyerangan kau masih mampu tidur?" ucap Neji benar-benar tidak habis pikir.
Neji menatap mata Vallerie yang terpejam dan lalu ia tersenyum di kala kepala Vallerie sedikit terjatuh ke samping. Neji segera memegangi kedua bahu Vallerie dan mengubah posisi Vallerie menjadi berbaring di pangkuanya. "Meski aku agak tidak nyaman dengan ini, tapi aku berharap agar kau tidur nyenyak sekarang" ucap Neji(Rao) membelai rambut Vallerie, mengangkatnya dan memainkan rambut itu terus menerus.
.......
Mimpi Vallerie......
"Miya-!" teriak Vallerie yang segera terhenti oleh ribuan bunga yang berkumpul di depan matanya. Dan saat itulah sesosok gadis dari dalam lingkaran kumpulan bunga-bunga itu muncul, "Ya? Aku tahu apa alasanmu ke sini" ucap Miyami tersenyum.
"Vallerie ada hal yang harus ku katakan" ucap Miyami tiba-tiba serius. "Kekuatan Vallerie yang ada di dalam dirimu kini tidak terkendali, menyebabkan suatu perseteruan konflik yang membuatmu menjadi seperti sekarang. Jadi jika kekuatan itu tidak secepatnya kau atasi, mungkin saja kau tidak akan bisa berubah menjadi Valleire lagi" ucap Miyami menjelaskan.
"Bisakah kau beri tahu aku, kemana aku harus melatih kekuatan ini?" tanya Vallerie bingung. Miyami tersenyum, "Ibu kandung Vallerie" ucap Miyami yang membuat Vallerie terkejut.
"Ibu Vallerie?! bukankah dia sudah tiada?" kejut Vallerie bukan main. "Yap kau benar" ucap Miyami semakin membuat Vallerie bingung.
"Begini... dulu kau mati bukan, dan sekarang kau memiliki kesempatan untuk hidup kembali, itu di namakan Rengkarnasi. Dan yang menghidupkanmu adalah aku, dewi yang tidak sempurna ini. Tapi, selain aku masih ada dewi-dewi lain yang lebih sempurna, jadi akan ada kemungkinan kalau ibumu masih hidup dengan cara rengkarnasi" ucap Miyami menjelaskan.
__ADS_1
"Miyami, bisakah kau berbicara dengan sedikit pendek? dengan kau yang menjelaskan tentang hal-hal yang aku ketahui, bukankah itu agak terlalu bertele-tele?" ucap Vallerie agak mengeluh dengan gaya bicara Miyami.
"Ahh.. baiklah, aku hanya ingin terlihat bijaksana, tapi aku salah... Begini, dari yang aku ketahui melalui daftar-daftar rengkarnasi 3 tahun ini. Aku melihat tentang daftar ibu Vallerie. Dan itu sangat kebetulan sekali, orang itu ada di dekatmu saat ini" ucap Miyami dengan wajah gembira.
"Di dekatku?" tanya Vallerie mengingat-ngingat wanita yang dekat denganya. "Chiyo Sttayuga" ucap Miyami yang membuat Vallerie terkejut. "Bukankah dia pelayan ibu Vallerie?" tanya Vallerie lagi.
"Dan menurut system pindaiku, Chiyo tidak ada sejarah rengkarnasi" ucap Vallerie mengingat. "Tentu saja, para dewi akan merahasiakan latar belakang syistem mereka sebelum rengkarnasi. Ibu Vallerie agak terlambat rengkarnasi, tapi beberapa hari yang lalu ada kejadian yang menyebabkan Chiyo mati, oleh sebab itu Ibu Vallerie bisa berengkarnasi dalam tubuh Chiyo" jelas Miyami lagi.
"Jadi, ibu Vallerie baru berengkarnasi. Itulah sebabnya dia gemetaran saat bertemu denganku saat itu" ucap Vallerie begitu mengaitkan segala hal-hal yang ia ketahui dan terjadi baru-baru ini.
"Dan tentang Neji, kenapa aku tidak bisa memindainya? sekuat apa dia?" tanya Vallerie penasaran. "Kurasa kau akan mengetahui itu nanti. Sudah, ayo bangun sebelum pria yang kau berikan tanggung jawab untuk menjagamu itu lebih tersiksa lagi" ucap Miyami tertawa jahil.
"Ah! Neji!" ucap Vallerie baru menyadari. "Tunggu! sebelum pergi kau mau mengubah tubuhmu menjadi Vallerie lagi kan? kemarilah" ucap Miyami menatap Vallerie dengan senyuman.
Miyami menautkan jari telunjuk dan tengahnua dan perlahan menyentuh dahi Vallerie. Munculah sebuah tanda lingkaran dengan simbol bintang di beberapa tempat. Tubuh Vallerie kembali seperti semula. Rambutnya pun mulai berubah menjadi putih kembali. Vallerie senang dengan itu.
"Ingat dengan ucapanku untuk belajar mengendalikan kekuatan ini dengan rengkarnasi ibu Vallerie(asli) itu. Tapi, sebaiknya kau jangan langsung membongkar identitasnya dengan seenak jidat begitu ya" ucap Miyami memperingatkan.
"Oke, aku akan mengingatnya. Sampai jumpa Miyami" ucap Vallerie melambaikan tanganya. "Ya, sampai jumpa" ucap Miyami tersenyum..
.....Gelap.....
**TBC
__ADS_1
SAMPAI SINI DULU YA
SAMPAI JUMPA LAGI**