Reincarnation A Princess

Reincarnation A Princess
[PERTARUNGAN SENGIT] CH.30


__ADS_3

Judul:Pertarungan sengit


By. :@Mitsuki776


"gawat, dia terlihat sudah kehilangan kewarasanya, apa yang sebenarnya di lakukan Yuzhi pada Alesta"batin Vallerie menahan sakit di sekujur tubuhnya sambil melihat tubuh Alesta yang sangat berantakan di tambah gaya rambut yang seperti orang bangun tidur


"ini mengerikan!"gumam Vallerie mencoba kembali bangkit


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


"kau telah merusak kehidupanku!!"teriak Alesta menyerang Vallerie dengan listrik dari sihirnya "Alesta!!" teriak Vallerie mencoba membuat Alesta sadar namun nihil Alesta sama sekali tidak terpengaruh pada perkataan Vallerie


"sial!!, sekarang apa yang harus ku lakukan?" tanya Vallerie sekarang benar benar bingung, "Vallerie!! aku akan segera ke sana menyusulmu, bertahanlah sebentar!!"ucap Rao di seberang sana terdengar panik dan buru buru. "Rao jangan!!"ucap Vallerie membalas perkataan Rao "aku tidak akan membiarkanmu terluka!!, tunggu aku di sana!!"ucap Rao sedikit terdengar marah.


"tidak Rao!! akhh-zzttt" teriak Vallerie terhenti ketika sebuah serangan mendadak di lemparkan kembali dengan berutal oleh Alesta, "Vallerie!! Vallerie!!" teriak Rao yang sudah tidak dapat mendengar suara Vallerie lagi karena alat komunikasi milik Vallerie telah rusak.


"siall aku harus cepat" batin Rao segera mempercepat larian kudanya, di tempat istana Ocktavia sekarang terlihat Vallerie yang sudah tidak bisa bangkit lagi setelah terkena hujatan serangan dari Alesta. "sial.. kalau aku keluarkan pedang Flame ice sword, tentu aku akan mudah menangani Alesta, tapi bagaimana caranya aku menangani Yuzhi nanti"batin Vallerie sangat bingung


dia sudah tidak bisa memakai mata Fighternya sementara waktu, itu karena dulunya dia pernah mengeluarkanya dalam batas maksimal, matanya perlu waktu untuk pemulihan kembali. "apa yang harus ku lakukan.."batin Vallerie mengeratkan kepalan tanganya. "senjata apiku!!"batin Valleire yang baru saja mengingat bahwa dia memiliki senjata api, namun sayangnya, senjata laras panjangnya telah rusak akibat benturan tembok namun untungnya pistol kecil yang ada di pinggangnya baik baik saja

__ADS_1


dengan cepat Vallerie mengambil dan mengarahkan pistol itu ke arah Alesta dan lalu menembakanya ke arah tongkat Alesta, alhasil tongkat itu terjatuh jauh dari jangkauan Alesta, "ini kesempatanku!"batin Vallerie mengarahkan pistol itu ke arah Alesta, "maaf Alesta.."ucap Vallerie yang langsung menembakanya tepat di kaki dan di bahu Alesta, dengan itu ia dapat melumpuhkan Alesta sementara waktu.


"menarik.., sepertinya kau jauh lebih hebat dan pandai dari Alesta, aku heran kenapa raja bodoh Ocvktavia tidak mengangkatmu menjadi penerusnya dan malah mengangkat Alesta yang hanya mengandalkan sihirnya bukan fisiknya"ucap Yuzhi meremehkan. dengan sepat Vallerie mengarahkan pistolnya ke arah Rao dan langsung menembakan tiga peluru dengan cepat


namun tak dapat di sangka, Yuzhi ternyata bisa mengentikan peluru peluru itu dengan sihir pelindung miliknya, "senjata ini menarik, namun sepertinya senjata ini sama sekali tidak memiliki sihir"ucap Yuzhi menyeringai dan lalu membuat peluru peluru itu berjatuhan di lantai


dengan secepat kilat ia berlari ke arah Vallerie dan menyerangnya dengan pedang sala satu prajuritnya, Vallerie segera menghindarinya dan sesekali menahanya dengan pistol miliknya, ia tidak memiliki pedang untuk saat ini di tubuhnya, di kala Vallerie menahan pedang Yuzhi dengan pistolnya agar tidak mengenai tubuhnya, Vallerie segera mengambil pisau sihir dari sabuk pahanya dan lalu menusukanya tepat di jantung Yuzhi


Yuzhi mundur beberapa langkah, ia lalu mencabut pisau itu dari tubuhnya dan bersikap seakan tidak pernah terjadi apapun, "kau kira pisau kecil itu bisa melukaiku? kau meremehkanku putri!!"teriak Yuzhi kembali menyerang Vallerie dengan pedang miliknya, "sial aku tidak bisa menghindarinya!"batin Vallerie ketika ujung pedang Yuzhi mengenai wajahnya dan membuat sayatan yang cukup dalam


"sial!!" batin Vallerie memegangi wajahnya yang terasa sakit, "bagaimana ini.."batin Vallerie kebingungan "sudah kehabisan cara kah? bagaimana rasanya? apa sakit?"ucap Yuzhi dengan seringaian kejamnya.


"Kyou!!!"teriak Vallerie menghampiri tubuh Kyouka yang dadanya telah tertusuk pisau, bahkan mulutnya kini mengeluarkan darah. "kakak ke-6.. ber..tahanlah, ibu..ku tengah mencari ban..tuan"ucap Kyouka menyentuh kulit wajah Vallerie yang terkena sayatan pedang dan lalu Kyouka sendiri yang menyembuhkan luka itu dengan semua tenaga yang di milikinya, "tidak Kyou apa yang kau lakukan!!"teriak Vallerie menatap tidak percaya pada Kyou


"kakak ke-6... ke..rajaan ocktavia me..mbutuhkanmu! tidak apa apa kalau aku..ma..ti, asal ka..kak baik baik saja"ucap Kyaouka yang sesaat kemudian benar benar menutup matanya untuk selamanya "a..ku sen..ang punya.. ka..kak seperti..mu" ucapnya lirih sebelum benar benar pergi. "tidak Kyouka!!"teriak Vallerie kini meneteskan air matanya


"hahahaha drama murahan!!"hujat Yuzhi tertawa lepas, Vallerie bangkit dari duduknya, kini ia menatap tajam Yuzhi dengan mata Fighternya, kini ia tidak peduli pada nyawanya sendiri, dengan gerakan normal Vallerie mengeluarkan kedua pedang Flame ice swordnya secara bersamaan dan langsung berjalan ke arah Yuzhi


"pedangku!! bagaimana bisa ada apadamu!"tanya Yuzhi terkejut, Vallerie kinj mengeluarkan aura yang menyeramkan, rambutnya yang tergerai akibat serangan yang ia dapatkan menambah aura menakutkanya, dengan berlari Vallerie segera menyerang Yuzhi dengan berutal "kau!! aku tidak akan membiarkanmu untuk hidup lebih lama lagi!!"teriak Vallerie memenuhi seisi ruangan

__ADS_1


Vallerie mengibaskan pedangnya ke sembarang hingga tak sedikit dari para prajurit kamame yang terbakar ataupun membeku dan lenyap. "sial wanita ini.."batin Yuzhi mulai kewalahan, namun bukan Yuzhi namanya jika tidak bisa merebut kembali pedang miliknya daei tangan Vallerie, dengan keahlianya berpedang akhirnya dia mendapatkan kembali pedang apinya, tapi tidak dengan pedang esnya


kini pertarungan itu menjadi pertarungan yang sengit antara elemen es dan api, bahkan suhu udara di ruang itu sungguh aneh, terkadang terasa sangat panas dan terkadang terasa sangat dingin, Vallerie membuat Yuzhi tidak dapat bergerak dengan mata Fighternya, ia langsung menyerang Yuzhi dengan pedang esnya, namun Yuzhi yang hampir terkena kuncian mata Fighter itu akhirnya tahu kelemahan mata Valleire


mata Vallerie tidak akan berfungsi jika orang yang ingin di kendalikan tidak menatap langsung mata Vallerie, maka dari itu Yuzhi segera dapat menghindari serangan itu dengan tangkisan pedang apinya. mata Vallerie kini telah mencapai batas maksimal, bahkan kini terdapat darah yang menetes keluar dari kelopak mata Vallerie


"tidak!! jangan sekarang!!"batin Vallerie yang mulai kehilangan penglihatanya, penglihatanya mulai merabun dan seharusnya ia akan segera pingsan, sebelum itu terjadi Vallerie dengan cepat menyembunyikan pedangnya di inventorynya dan segera tidak sadarkan diri.


"apa!! kemana oedang esnya!!"teriak Yuzhi mendekat ke arah Vallerie, "sial di mana dia menyembunyikanya!!"teriak Yuzhi menendang tubuh Valleire hingga menghantam tembok "wanita sialan!!"teriak Yuzhi lagi


**TBC


SAMPAI SINI DULU YA


DUKUNG TERUS


REINCARNATION A PRINCES


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAB KALIAN SELAMA INI

__ADS_1


DAN SAMPAI JUMPA BESOK**


__ADS_2