
Judul:Anting Pengendali Sihir
By. :@Mitsuki776._
"Bagaimana Pangeran?" tanya Nekuro lagi, "Baiklah, kau tidak akan pernah bisa menang dariku, dia miliku dan dia hanya akan mencintai diriku!" ucap Neji(Rao) dengan tatapan tajamnya.
"Sepakat" ucap Nekuro tersenyum.
❄❄❄❄❄❄
Vallerie berdiam di sebuah jembatah yang menjadi pembatas sekaligus penghubung antara kota Phoxyee dengan kota sebelah yang bernama kota Obevile.
"Nona, memangnya ada apa dengan nona, sejak tadi nona terlihat aneh" ucap Xixi memberanikan diri untuk berbicara.
"Tidak, hanya saja setelah melihat kucing tadi, entah kenapa hatiku merasa sedikit tidak enak. Aku tidak tahu apa yang terjadi" ucap Vallerie memposisikan tangan kananya ke depan dadanya.
Mendengar itu Xixi terkejut, "Apa nona mengalami semacam penyakit?" tanya Xixi serius. Vallerie ingat bahwa tubuhnya yang baru itu mempunyai beberapa penyakit yang membuatnya lemah, namun seharusnya dengan anting yang di berikan Miyami, Vallerie tidak harus mengalami penyakit itu lagi.
"Xixi, apa kau bisa menjagaku sebentar? aku ingin tidur sebentar untuk menemui seseorang" ucap Vallerie bertanya, Xixi mengangguk paham.
Vallerie memposisikan dirinya di belakang pohon besar yang memang berada di wilayah yang lumayan sepi. Vallerie memejamkan matanya, berharab dirinya akan bertemu Miyami.
......
"Ada apa mencariku?" tanya Miyami yang membuat Vallerie membuka matanya, "Miyami!" ucap Valelrie terkejut.
Tapi, yang membuatnya semakin terkejut adalah tubuhnya yang saat ini bukan berada di tubuh Vallerie, tapi berada di bunuhnya sendiri.
"Ini... apa yang terjadi padaku?!" tanya Vallerie menatap jari-jari dan kuku-kuku cantiknya yang di cat berwarna merah.
"Itu tubuhmu..., begini Vallerie... jika kau menggunakan anting-anting yang kuberikan dalam jangka waktu lama, tubuhmu juga cara pola pikirkmu akan kembali seperti semula sedikit demi sedikit. Itu akan berpengaruh pada dunia yang baru kau diami ini" ucap Miyami menjelaskan.
__ADS_1
"Seperti halnya yang terjadi pada hatimu tadi, itu baru permulaan. Ku sarankan agar kau tidak terlalu menggunakan anting-anting itu terus menerus, belajarlah mengendalikan perubahanmu sendiri! jangan sampai kau berubah kembali menjadi Eva di dunia baru ini" ucap Miyami memperingatkan.
Vallerie paham, "Aku tidak tahu cara mengendalikan anting-anting ini" ucap Vallerie menyentuh antingnya sendiri. Sekarang memang dia merasa sedikit tidak nyaman, setelah sekian lama tidak mendiami tubuhnya yang asli, Vallerie merasakan hawa panas memenuhi tubuhnya.
Vallerie menyentuh rambut hitamnya dan di pindahkanya ke depan.
"Aku tidak tahu, itu adalah tugasmu untuk mengetahui dan mempelajarinya. Sebaiknya kau pergi sekarang, ada dua bocah yang kelihatanya sangat mengkhawatirkanmu" ucap Miyami terkekeh.
Vallerie terkejut. "Bocah?" ucap Vallerie bertanya tanya, Miyami tersenyum, "tidak ada salahnya kau membawa mereka bersamamu, terutama laki-laki berambut putih itu, aku yakin dia akan sangat membantu di kemudian hari" ucap Miyami menebak seakan dirinya mengetahui masa depan Vallerie.
"Baiklah, walau ini merepotkan, aku akan menurutimu" ucap Vallerie yang kemudian di kirim kembali oleh Miyami.
.....
Vallerie terbangun, dia segera terkejut ketika dua pria yang menatapnya dengan jarak cukup dekat, Vallerie segera mendorong mereka berdua.
"Ada apa!" ucap Valelrie membenarkan posisinya menjadi duduk. "Nona, maaf... saya hanya khawatir pada nona yang tak kunjung bangun, ini sudah satu jam berlalu setelah nona tertidur. Dan lagi, apa yang terjadi pada rambut nona?" tanya Xixi khawatir.
Vallerie tahu bahwa waktunya dan dunia sana jauh berbeda, jadi Vallerie tidak heran kalau dia menghabiskan waktu 1 jam di dunia ini untuk berbicara beberapa kalimat pada Miyami. Namun, setelah Xixi menyebutkan kata rambut pada Vallerie, dia terkejut.
"Apa yang terjadi pada rambutmu Vallerie?" tanya Neji(Rao) khawatir, Nekuro yang melihat itu hanya terdiam tidak percaya.
"Tidak apa-apa, aku hanya mengalami sedikit perubahan fisik" ucap Vallerie berjalan meninggalkan mereka, "Bagaimana jika perubahan ini terus berlanjut, aku harus segera belajar untuk mengendalikan perubahan ini" ucap Vallerie berjalan lebih cepat.
......
AREA PERPUSTAKAAN KOTA PHOXYEE
Vallerie berkeliling dan membaca beberapa buku tentang ilmu pengetahuan pengendalian sihir, ataupu buku pengendalian sebuah benda sihir. Melihat Vallerie yang sibuk pada buku-buku itu, Nekuro dan Neji hanya terdiam tidak mengerti, "Vallerie, apa yang sedang kau cari?" batin Neji bertanya tanya.
Vallerie berhenti ketika menemukan sebuah gambar pada buku kuno yang menampakan anting yang di pakainya sekarang.
__ADS_1
"Anting Cristaly Be Obevile?" ucap Nekuro tanpa sadar ketika melihat gambar pada buku yang di baca Vallerie. Vallerie menoleh pada Nekuro, berharap dia mengetahui sesuatu yang di butuhkan Vallerie saat ini.
"Itu adalah anting kuno yang biasanya di pakai untuk pengendalian sihir di zaman dulu, namun sekarang sepertinya sudah tidak ada lagi. Terakhir kali itu di pakai oleh Pemimpin kota Obevile ratusan tahun yang lalu, tapi anting itu menghilang bersamaan dengan meninggalnya pemimpin Obevile itu." ucap Nekuro menjelaskan.
Vallerie terdiam, "Untuk mengetahui ini, sepertinya aku harus ke kota Obevile dulu dan mencari tahu fungsi anting-anting ini" batin Vallerie segera menutup buku itu dan membawanya ke arah penjaga yang bertugas memngelola perpustakaan ini.
Vallerie meminjam buku itu dengan ketentuan ijin dari Nekuro, jadi Vallerie tidak perlu menggunakan identitas asli untuk buku itu. "kita akan ke kota Obevile setelah menyelesaikan beberapa misi lagi, apa kau setuju Xixi?" tanya Vallerie pada Xixi yang tampak diam sedari tadi, Xixi mengangguk.
"Baiklah.." ucap Vallerie berjalan keluar perpustakaan di ikuti dengan Neji dan Nekuro yang berada tepat di belakangnya.
"Aku mendengar jelas apa yang barusan si katakanya, untuk apa dia ke kerajaan Obevile, dan anting itu... "batin Neji berpikir, tapi kemudian dia tersadar akan sesuatu dan bejalan mendekat ke arah Vallerie untuk memastikan.
"Vallerie memakai anting itu?! Untuk apa? apa yang dia ingin kendalikan dalam tubuhnya? Dengan perubahan di rambut Vallerie, ini semua menjadi sangat aneh... Vallerie, apa yang terjadi padamu?" batin Neji ingin bertanya, namun mulutnya seakan terkunci dan tidak mampu mengatakan pertanyaan-pertanyaan itu.
Sedangkan Nekuro hanya terdiam menandang Vallerie dengan senyum penuh ketertarikan. "Gadis ini, dia memang putri dari kerajaan Ocktavia. Tapi, sepertinya banyak yang masih belum ku ketahui tentang gadis ini" batin Nekuro menyeringai.
"Tuan Muda!" teriak seseorang dari belakang mereka bertiga, Nekuro menoleh. Dia terkejut dan segera lari secepat mungkin setelahnya. "Ha ha ha.." orang yang meneriaki Nekuro tadi dengan terengah-engah menghampiri Vallerie dan Neji.
"Maaf tuan, jika Tuan Muda Nekuro kembali mendatangi kalian, saya mohon untuk kalian membawanya kembali ke pemimpin kota, dia telah melalukan banyak hal yang membuat pemimpin marah" ucap orang itu yang segera kembali mengejar Nekuro.
Vallerie terkekeh, "Hehh, sepertinya orang-orang yang menyusahkan telah berkurang satu, sekarang tinggal dirimu, kau mau kembali atau tetap ikut aku?" tanya Vallerie menatap Neji dengan tajam.
Neji tersenyum. "Aku tidak akan membiarkan Nona lepas dariku" ucap Neji mengarahkan dagu Valleire agar mendongkrak dan menatap wajahnya.
"Baiklah terserah!" ucap Vallerie menepis tangan Neji. Neji tersenyum.
**TBC
SAMPAI SINI DULU YA
SAMPAI JUMPA LAGI
__ADS_1
TERUS DUKUNG DENGAN CARA LIKE, RATE, VOTE, AND COMENT
TERIMAKASIH**...