Reinkarnasi Putra Kaisar Dewa

Reinkarnasi Putra Kaisar Dewa
Ch. 16 -- Penghianatan


__ADS_3

Lin Ya terdiam melihat keadaan kedua orangtuanya dan adik nya yang berdiri di sana.


“Lin Yi, apa tangan mu sudah sembuh?” tanya Lin Ya masih bisa menjaga ketenangannya.


“Ya, aku merasa lebih baik” jawab Lin Yi sembari memegang bahunya sendiri.


“Kakak, Lin Yi yang sudah membunuh ayah dan ibu!” ucap Lin Ye dengan air mata yang tak terbendung lagi.


Lin Ya segera membuat busur dari energi Qi nya begitupun dengan Lin Yu yang mengeluarkan tombak dari cincin penyimpanannya.


“Lin Yi, jelaskan padaku kenapa kau membunuh ayah dan ibu?! Aku akan mempertimbangkan hukuman apa bagimu nanti!” ucap Lin Ya dengan bibir bergetar.


“Hahaha, kakak. Apa kau tidak bisa melihat kenyataan? Aku bosan bermain kekeluargaan seperti ini” jawab Lin Yi tertawa.


“Linn Yii!” Lin Ya melesatkan anak panahnya pada Lin Yi dan Lin Yu maju menyerang Lin Yi dengan tombaknya.


BOOM


Panah Lin Ya mengenai tembok kamar dan Lin Yu bingung tidak merasakan kehadiran kakaknya.


“Apa? Itu teknik seribu bayangan yang pernah aku perlihatkan!” ucap Lin Ye terkejut.


Satu persatu pelayan istana datang setelah mendengar keributan di kamar kaisar.


“Pangeran, apa yang terjadi?” tanya kepala pelayan.


Lin Ya berbalik menampilkan tatapan dingin pada pelayan.

__ADS_1


“Kalian sungguh tidak berguna!” ucap Lin Ya dingin.


Semua pelayan yang hadir terkejut melihat Lin Ya yang tidak seperti biasanya. Saat ini dia terlihat begitu menyeramkan.


Rombongan prajurit datang beserta jendral kemudian memberi hormat pada Lin Ya.


“Hormat pada Pangeran!” ucap mereka serempak pada Lin Ya.


“Kami mendengar keributan dari luar lantas kami segera kemari” ucap jendral. Lin Ya menatap sinis para prajurit.


“Pangeran Lin Yi di culik! Cepat cari dia atau kalian semua akan ku bunuh!” ancam Lin Ya penuh penegasan. Lin Ya sengaja tidak mengatakan yang sebenarnya pada prajurit karena takut hal itu akan membawa pemberontakan di dalam istana.


“Baik Pangeran!”


“Pelayan, cepat kumpulkan semua petinggi Kekaisaran sekarang juga. Katakan pada mereka siapapun yang tidak hadir pada malam ini akan digulingkan dari posisi mereka sebagai petinggi Kekaisaran Lin!” tegas Lin Ya.


“Baik Pangeran!”


“Kakak... Ayah, Ibu...” ucap Lin Ye menangis dan langsung memeluk Lin Ya.


“Kenapa kakak kedua tega melakukan ini?!” ucap Lin Yu tersedu-sedu.


Lin Ya ingin menangis sekencang-kencangnya melihat semua kenyataan di depannya tetapi dia adalah kakak tertua sehingga harus tetap tegar agar kedua adiknya tidak semakin larut dalam kesedihan.


“Sekarang kita bawa jasad ayah dan ibu terlebih dahulu ke ruang bawah tanah, setelah itu kita kuburkan mereka di sana” ajak Lin Ya menenangkan kedua adiknya. Lin Ye dan Lin Yu mengangguk menuruti perkataan kakaknya.


Mereka segera membawa jasad Lin Cheng dan Ling Shi secara bergantian ke ruang bawah tanah istana, di sana terdapat pemakaman khusus para Kaisar dan Permaisuri Kekaisaran Lin. Setelah itu mereka segera menguburkan jasad kedua orangtuanya.

__ADS_1


“Ayo kita kembali. Malam ini kalian tidur di kamar kakak” ucap Lin Ya.


~•~


“Ayah... Ibu...” ucap Lin Ye yang masih berduka.


“Kakak kedua, apa yang kau lakukan?” ucap Lin Yu.


Lin Ya sangat sedih melihat kedua adiknya harus merasakan kesedihan di usia mereka yang masih muda, dia menarik kursi dan duduk di depan mereka.


“Adik kedua, adik keempat, sekarang aku adalah pengganti ayah dan ibu kita, jadi aku yang bertanggung jawab atas apa yang akan kalian lakukan...” ucap Lin Ya.


Lin Yu dan Lin Ye menatap kakak nya dengan tatapan sendu.


“Kita tidak tahu apa yang membuat adik kedua melakukan itu pada ayah dan ibu, jadi kakak minta kalian untuk tidak membencinya” lanjutnya.


“Aku tidak setuju! Kenapa kakak malah menyuruh kami untuk tidak membenci Lin Yi?! Bukankah sudah jelas dia yang membunuh ayah dan ibu?!” bantah Lin Yu dengan tegas sembari mengepalkan tangan.


.


.


.


Author minta tolong bantuan kalian buat kasih nama tokoh, tempat, pil, klan, sekte dan lain-lain yang akan hadir di chapter-chapter selanjutnya.


Barangkali ada yang mau menyumbangkan ide nya, karena Author selalu kesulitan buat ngasih nama sesuatu😌 Terimakasih ☺

__ADS_1


__ADS_2