
Ledakan terjadi dimana-mana tak terkecuali di istana kerajaan Zhou. Semua prajurit kerajaan Zhou bertarung melawan kultivator berjubah hitam. Sedangkan Pangeran Zhou Jiao sedang melawan gadis bertopeng kelinci.
Dug...dug...dug
Sebuah kepala menggelinding tepat mengenai ujung sepatu Zhou Jiao. Dia tersentak kala melihat kepala tersebut yang tak lain adalah ibunya.
“Ibuuu....” Zhou Jiao berteriak histeris kala melihat kepala ibunya. Dia memangku kepala tersebut lalu mundur beberapa langkah dari gadis topeng kelinci.
Gadis bertopeng kelinci membiarkan Zhou Jiao mundur beberapa langkah darinya. Dia bahagia melihat wajah penuh keputusasaan itu.
Belum sempat rasa sedih hilang dari Zhou Jiao, dia mendengar jeritan yang sangat dia kenal.
“Matilah kau!”
“Aaakhhh”
Zhou Jiao menoleh dan melihat ayahnya ditusuk tepat di jantungnya. Zhou Jiao begitu kalut melihat kedua orangtuanya telah mati.
“Kau tidak usah sedih begitu, aku akan membantumu menyusul mereka” ucap lembut gadis bertopeng kelinci.
Di luar istana terlihat banyak mayat berserakan di tanah. Kematian mereka sangat mengerikan, ada yang terpenggal, terpotong menjadi dua dan lainnya.
__ADS_1
“Enmaa!” Zhou Jiao berteriak, tak lama kemudian sebuah pedang melesat ke arahnya.
Ting
Zhou Jiao menangkap pedang tersebut, lalu dia menyimpan kepala ibunya di lantai.
“Bersiaplah menerima pembalasan ku!” ucap Zhou Jiao penuh amarah.
“Aku dengan senang hati menemanimu” jawab gadis bertopeng kelinci.
~•~
Pria berjubah hitam itu mendengar jeritan dan pertarungan dimana-mana. Jeritan tersebut berasal dari manusia biasa yang tidak bisa bertarung dan berakhir mati sedangkan kultivator yang berada di ibukota memilih bertarung.
Lin Yi tidak menjawab pertanyaan pria di depannya. Dia hanya menatap lekat pria itu.
Pria berjubah hitam menatap lekat Lin Yi, dia menemukan gambar kalajengking merah di samping jubahnya.
“Jangan bilang...kau adalah kelompok pembunuh kalajengking merah?” ucap pria berjubah hitam terkejut.
Kelompok pembunuh kalajengking merah bukanlah kelompok sembarangan. Sampai saat ini belum diketahui apa tujuan terbentuknya kelompok tersebut, yang perlu diketahui kelompok tersebut mulai terbentuk tujuh tahun yang lalu dan sejak saat itu mereka sering menghancurkan kerajaan.
__ADS_1
'Apa tujuan mereka sekarang adalah menghancurkan kerajaan ini? Aku harus melaporkan pada tetua sekte!' batin pria itu.
Atap yang diinjak-nya sekarang adalah atap penginapan serigala putih. Dia memikirkan cara agar bisa kabur dari sana.
Pria itu menghentakkan kaki pelan tetapi menggunakan Qi sehingga atap tersebut tiba-tiba roboh, lalu pria itu segera menggendong Lin Ye yang tak sadarkan diri di punggungnya kemudian melesat pergi.
Muncul lima niat pedang yang terbentuk dari Qi di belakang Lin Yi dan Lin Yi menggerakkan tangannya ke depan seperti sedang memerintahkan pedang-pedang tersebut.
Tak lama kemudian lima niat pedang melesat mengejar pria berjubah hitam itu sedangkan Lin Yi tetap berdiri di atap.
Pria itu terus berlari menggunakan teknik meringankan tubuh, tetapi kelima pedang Lin Yi sama cepatnya dengan pria itu.
Sret
Sret
Suara pedang yang melesat cepat menembus angin.
Dua pedang melesat di sisi kanan dan kiri pria itu dan tiga pedang lainnya terdapat di belakang nya.
Swoosssh
__ADS_1
Pedang di sisi kanan pria itu melesat lebih cepat lalu menyerang pria itu. Pria itu refleks mencabut pedang di pinggangnya lalu menangkis serangan pedang tersebut.