Reinkarnasi Putra Kaisar Dewa

Reinkarnasi Putra Kaisar Dewa
Ch. 9 -- Pencarian


__ADS_3

Asap mulai menghilang, dan mereka bertiga terkejut melihat ke arah Lin Ye berada.


“Lin Ye...!” teriak mereka bersamaan.


“Hahah, itu hanya kloning ku saja...” ucap Lin Ye yang sudah jauh melarikan diri.


“Tapi kekuatan mereka bertiga sungguh mengerikan. Jika mereka menggabungkan kekuatan, aku akan jadi abu saat itu juga” lanjutnya bergidik.


“Julukan dewa pada mereka bertiga bukan cuma omong kosong! Mereka benar-benar jenius! Aku sungguh bangga pada kakak-kakak ku” Lin Ye tersenyum bangga.


“Ah ... tapi sayang sekali aku belum melihat kekuatan asli kakak kedua dan kakak ketiga!” ucapnya lesu dan kemudian berhasil keluar dari hutan menuju ibukota.


~•~


Lin Ya, Lin Yi dan Lin Yu kesal telah dipermainkan oleh Lin Ye. Terutama Lin Ya yang sangat kesal karena pertama kalinya panah Phoenix nya meleset.


“Sejak kapan bocah itu pergi?!” ucap Lin Ya kesal.


“Aku juga tidak tahu kakak!” jawab Lin Yu yang juga kesal.


“Kita harus mengejarnya!” ucap Lin Yi. Setelah itu mereka melesat keluar hutan untuk mencari Lin Ye.


Lin Ya mengarahkan busurnya ke langit dan melepaskan anak panahnya. Anak panah tersebut bertambah menjadi lima dan masing-masing dari mereka diselimuti kobaran api berbentuk Phoenix.


“Cepat cari Lin Ye!” teriak Lin Ya.

__ADS_1


Koakkk


Anak panahnya melesat ke segala arah mencari aura Lin Ye.


Lin Yi mengeluarkan niat pedangnya dan dua puluh pedang melayang di belakang nya.


“Cari keberadaan Lin Ye!” ucapnya pada pedang-pedangnya. Dua puluh pedang tersebut melesat mencari keberadaan Lin Ye.


Sedangkan Lin Yu melempar tombaknya dengan energi Qi sehingga tombaknya terlempar jauh dan menancap di tengah ibukota Kekaisaran Lin.


Tombak Lin Yu mengeluarkan cahaya dan cahaya tersebut merambat di permukaan tanah mencari aura Lin Ye.


“Apa yang terjadi?” ucap masyarakat yang melihat tombak Lin Yu menancap di tengah kota.


“Lihat! Itu adalah panah pangeran pertama!” ucap salah satu masyarakat.


“Itu pedang pangeran ke dua!” ucap yang lain melihat salah satu pedang Lin Yi yang keluar dari gang sempit.


Pedang tersebut berlumuran darah akibat membunuh orang jahat yang di temuinya di gang sempit.


“Ada apa ini? Siapa yang sedang di cari para Pangeran?” semua orang bertanya-tanya tindakan Lin Ya, Lin Yi dan Lin Yu. Mereka menebak orang yang sedang dicari mereka adalah orang yang berbahaya.


'Sial! Ternyata ini adalah kekuatan asli kakak pertama, kakak kedua, dan kakak ketiga!' gerutu Lin Ye dalam hati melihat pedang dan Phoenix yang melayang di atasnya dan cahaya di bawah nya.


'Hehe, tapi ini tidak cukup untuk menangkap ku!” Lin Ye tertawa dalam hati.

__ADS_1


~•~


“Bagaimana? Apa ketemu?” tanya Lin Ya.


“Tidak kakak, adik keempat tidak ada dimana pun!” jawab Lin Yu.


“Aku juga tidak menemukannya kakak” jawab Lin Yi.


“Sial! Ternyata adik keempat sangat ahli bersembunyi!” ucap Lin Ya kesal.


~•~


Di dalam istana, seorang jenderal melaporkan sesuatu kepada Lin Cheng.


"Lapor Kaisar, Pangeran Lin Ya, Pangeran Lin Yi dan Pangeran Lin Yu mengeluarkan kekuatan penuh mereka di ibukota, sepertinya mereka sedang mencari seseorang!” ucap jenderal.


“Orang yang dicari mereka pasti orang yang berbahaya. Cepat siapkan pasukan untuk membantu mereka bertiga membunuh bajingan itu!” ucap Lin Cheng dengan tegas.


“Laksanakan, Kaisar!” jawab jenderal segera berlalu.


“Cheng gege, siapa yang dicari putra kita?” tanya Ling Shi khawatir.


“Tenanglah Shi'er, putra kita akan baik-baik saja” jawab Lin Cheng menenangkan.


~•~

__ADS_1


Lin Ya, Lin Yi dan Lin Yu berdiri di tengah ibukota menunggu kabar dari senjata mereka. Jenderal Kekaisaran datang membawa puluhan Prajurit dengan basis kultivasi alam luar jiwa.


“Pangeran Pertama, Pangeran Kedua, Pangeran Ketiga, kami diperintahkan Kaisar untuk membantu pangeran melenyapkan bajingan yang pangeran cari!” ucap Jenderal Kekaisaran Lin sembari menangkupkan tinjunya.


__ADS_2