
Rega dan teman-temannya sudah berkumpul di taman belakang sambil menunggu acara lomba dimulai.Gilang yang baru datang langsung menghampiri Rega dan Endra dengan napasnya yang masih tersengal-sengal.
"Eh si uler keket udah nyampe nih",ucap Rega sambil memandangi Gilang yang kelelahan.
"Iyalah,Gilang kalo denger kata hadiah langsung lari maraton 1000 km",sahut Endra dengan tangan yang melipat di depan dadanya.
"Apaan sih lo,jadi mana hadiahnya?",tanya Gilang tak sabaran.
"Tenang dulu,sebelum lo dapet hadiah lo harus ikut lomba yang gue adain dadakan",kata Rega merangkul bahu Gilang.
Gilang langsung kaget setengah kecewa yang terpancar jelas diwajahnya.
"Kok pake lomba sih?",kesal Gilang.
"Ya harus lah,biar kita semua memiliki rasa kekompakan",kata Endra meninju perut Gilang pelan.
"Tapi gue males ikut lomba",rengek Gilang manja dengan suara alaynya.
"Kalo lo gak mau hadiah ya gapapa,gue kasiin ke Veren sama temen temennya",ujar Rega lalu membalikkan badannya.
"Iya iya gue ikut deh",bujuk Gilang,lalu menghampiri Rega.
"Nah gitu dong",ledek Endra cekikikan.
Mereka semua pun sudah berkumpul lengkap ditambah dengan Reno yang baru datang dari taman depan menyusul sahabatnya Gilang.
"Oke hari ini kita bagi tim ya",seru Rega sambil membagikan bendera kepada Veren,Gilang,dan Rio.
"Veren sama Kiki,Gilang sama Reno,dan Rio sama Farhan,semuanya paham?",lanjut Rega dan dibalas anggukan oleh teman-temannya.
"Lo kok kaga ikut kak?",tanya Farhan keheranan.
"Wihh kak Rega sama kak Endra maen curang nih",kata Rio kesal.
"Eh asal lo tahu ya,gue sama Endra patungan buat beli barang barang hadiah yang gue kasiin buat temen temen gue",sahut Rega sebal.
"Oh gitu ya,kirain kak Rega maen curang",kata Rio sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Yaelah ngapain sih gue sama uler keket terus",kesal Reno melirik Gilang yang sedari tadi tak sabar ingin hadiah.
Gilang yang mendengar suara Reno,mulai menghampiri Reno.
"Kita kan sahabat,kita harus menyatukan kekompakan kita biar bisa dapet hadiah",ujar Gilang menyemangati sahabatnya.
"hfftt iya deh",jawab Reno malas.
"Oke semuanya,lomba pertama adalah balap karung dua orang,bersiap di posisi kalian",seru Rega,lalu menyediakan karung yang akan dikenakan untuk lomba.
"Kita pilih karungnya yang ini ya",ujar Kiki mengambil karung berwarna coklat.
"Oke deh",jawab Veren,lalu menarik Kiki menuju garis start.
__ADS_1
"Lo mau karung yang mana?",tanya Rio kearah Farhan.
"Mm yang.....",kalimat Farhan terputus,karena datangnya Gilang dan Reno yang ikut memilih karung.
"He lo berdua mau pilih yang ini kan?",tanya Reno penasaran.
"Yoi lah kak",jawab Farhan dan Rio kompak.
"Ini karung punya kita berdua",sahut Reno,lalu mengambil karung yang tadinya akan diambil oleh Farhan dan Rio..
"Eh kaga bisa gitu dong kak",sahut Rio,lalu menarik karung dari tangan Reno.
"Lepasin ini punya gue!",pinta Reno yang tak ingin melepaskan karung tersebut.
"Gue yang nemuin duluan,ngalah dikit napa sama adkel",kesal Rio yang tak ingin karung itu menjadi milik Reno.
"Noo!",panggil Gilang yang berhasil mengagetkan Reno dan Rio yang mulai menghentikan aksinya.
"Kita pake karung ini ya hihi",kata Gilang sambil menenteng karung berwarna pink.
"Ah gue kaga mau ah,ntar gue dikira suka warna pink sama kek elo,gue mau pake karung yang tadi",tolak Reno,lalu melanjutkan perdebatannya dengan Rio.
Tapi,yang diajak debat sudah kabur sambil membawa karung yang tadinya diperebutkan Reno dan Rio.
"Yaelah tuh dua bocah enak banget main ngambil ngambil segala tanpa seizin gue!",gerutu Reno sebal.
"Jadi lo mau kan pake karung warna pink?",tawar Gilang yang membujuk Reno.
"Tau ah terserah lo",kata Reno pasrah.
Mereka semua pun berkumpul di garis start,semua orang yang melihat kedatangan Gilang dan Reno yang membawa karung pink hanya tertawa terbahak-bahak.
"Eh ngapain lo pake karung warna pink??",ledek Rio yang tertawa keras saking lucunya.
"Tuh kan kita diledek gara gara lo",kesal Reno melirik Gilang.
"Udah gapapa yang penting kita memiliki rasa kekompakkan yang kuat biar bisaa dapet hadiah",kata Gilang menyemangati Reno sekali lagi.
"Tumben lo bijak? Biasanya juga alay sikap lo",sahut Reno heran.
"Ya ini efek sifat gue yang kepengen dapet hadiah",kata Gilang santai.
"Serah lo",kesal Reno.
"Oke semuanya siapp",teriak Rega yang akan memberikan aba-aba.
"Semangat kikii",ucap Reno yang kebetulan tepat di sebelah Kiki dan Veren.
"Apaan sih lo,ganggu terus",ujar Kiki yang cuek dengan Reno.
"Ya kan gue pengen semangatin lo",jelas Reno.
__ADS_1
"Serah lo".
"Kita mulai lombanya dalam hitungan 3...2...dan 1,MULAI!",teriak Endra yang memulai aba-abanya.
Gilang dan Reno melaju cepat,hingga melewati Veren dan Kiki.
"Bye Kiki",ledek Reno sambil menunjukkan senyuman miring khasnya.
"Awas lo ya,Ren yuk lebih cepat",ujar Kiki agar Veren menambah kecepatannya.
"Siapp boss",Veren pun melompatkan karungnya dengan tinggi dan dibantu oleh Kiki yang ikut menambah kecepatannya.
"Ehh si Veren sama Kiki mau balapin kita tuh",teriak Gilang memperingatkan.
"Makannya lompat yang tinggi uler keket",sahut Reno agar Gilang melompat lebih tinggi.
"Ayo Ki,kalahin mereka",kata Veren yang bersusah payah menjaga keseimbangannya,ditambah ada satu bendera yang harus ia masukkan ke dalam botol di depan sana.
"Telat Ren,tuh sapa yang menang duluan",sahut Kiki menunjuk kearah garis finish.
"Iya ya hihi",balas Veren nyengir.
Gilang dan Reno hampir mendekati garis finish dan akan memasukkan bendera nya kedalam botol.Akhirnya,Gilang dan Reno berhasil sampai di garis finish.
"Yeee No,kita menaangg",teriak Gilang kegirangan.
"Iya Langg yyuhuuu",sahut Reno ikut berteriak.
"Hahaha Kata sapa lo menang?",tanya Endra sambil tertawa keras yang memecah kegirangan mereka.
"Loh emangnya lo kaga liat apa? Kita berdua menang tuh nginjek garis finish daan benderanya dah dimasukkin ke botol",jelas Gilang protes.
"Tuh lo liat sapa yang menang",Endra menunjuk kearah Farhan dan Rio yang mendapatkan hadiah berupa jajan yang lumayan banyak.
"Aelahh,kita kaga menang dong",kesal Gilang,lalu melemparkan karungnya kearah Veren dengan sebal.
"Ihh lo apaan sih? Seenaknya lempar lempar karung ke muka gue",kesal Veren sambil melepaskan karung yang ada diwajahnya.
"Ya maap Ren",ucap Gilang nyengir.
"Ehh Veren lo gapapa?",tanya Rega yang menghampiri Veren.
"Gapapa Ga",balas Veren.
"Makannya jangan sombong dulu sama kita,tuh kan akhirnya juga kaga menang",ledek Kiki kesal sambil berkacak pinggang.
"Ya maap Kiki",kata Reno malu.
"Hahaha,udah deh Lang,No masih ada lomba lagi kok",kata Rega menepuk bahu mereka berdua.
"Alhamdulillah ya Allah,akhirnya hambamu ini masih diberi kesempatan mendapatkan hadiah",ucap Gilang sambil mengangkat kedua tangannya.
__ADS_1
"Hahaha si Gilang lebay banget",kata Endra tertawa.
"Udah udah,yuk kita persiapan buat lomba kedua",ajak Rega,lalu menuju kedalam villa.