
Hari ini adalah hari libur untuk SMA KERTAJAYA,karena akan ada acara persiapan lomba basket dan SMA KERTAJAYA menjadi tuan rumahnya.
Rega dan teman-temannya mempersiapkan diri untuk lomba basket yang diadakan minggu depan.Sedari tadi,Gilang terlihat lesu dan tak bersemangat seperti biasanya.Hal ini membuat Rega dan teman-temannya penasaran.
"Lo kenapa sih Lang dari tadi gue liat lo lesu melulu",tanya Reno penasaran.
"Bener,tumben bener bang lo keliatan murung gitu",sahut Rio sambil menatap Gilang.
"Tau nih biasanya lo kan sukanya buat onar pas kita latihan",kata Rega keheranan.
"Gu....guu..gue..".
"Lo kenapa Lang?",tanya Endra sambil mengguncang bahu Gilang.
"Gue diputusin sama Cherlin",kata Gilang lirih.
"Tuh kan gue udah bilang lo jangan pernah baperin semua cewek di depan pacar lo,kan lo sendiri dapet akibatnya",omel Rega sambil melemparkan bola basket kearah ring basket.
"Gue nyesel Ga,gue pengen minta balikan tapi dianya kaga mau",kata Gilang yang mulai kehilangan semangat hidupnya.
"Aelah masalah pacar aja ditangisi,nih gue jomblo lima tahun tapi biasa aja",kata Reno sambil menggiring bola. basketnya.
"Kita harus bisa ngembaliin semangatnya si Gilang,kalo kaga nanti dia gak bisa mendribel bola dengan cepat",kata Endra cemas.
Rega berpikir sejenak,memikirkan hal apa yang harus dilakukan agar si Gilang bisa come back seperti dulu.Tiba-tiba,muncul ide yang terlintas di pikiran Rega dan ia yakin pasti ide ini akan berjalan lancar.
"Woy Lang!",panggil Rega.
"Hmm",jawab Gilang berdehem.
"Hari ini lo mau kaga gue ajak ke warung nasi goreng deket stasiun dan itu semua gue yang traktir",ajak Rega sambil tersenyum miring kearah Gilang.
"Hah?? Yang bener aja lo Ga?",tanya Gilang antusias sambil mengguncang bahu Rega dengan cepat.
"Issh lepasin dulu sakit nih bahu gue!",ketus Rega sambil memegang bahunya.
"Hehe ya maap,tapi bener nih gue di traktir nasi goreng dan gratisss???",tanya Gilang lagi,kali ini bukan bahu Rega yang ia goyang,melainkan kepalanya.
__ADS_1
"Woyyy!!! Lepasinnn uler kekett!",kesal Rega lalu meninju perut Gilang pelan.
"Iya iya gue lepasin,tapi bener nih?",tanya Gilang sekali lagi,tapi kali ini ia terlihat tenang.
"Yoii ntar kita kumpul disana jam tujuh ya",ajak Rega mengingatkan teman-temannya,terutama Gilang.
"Ehm,bang sekalian ajak temen temen gue ya,pasti mereka seneng ikut bersama kita",saran Rio.
"Boleh deh,biar tambah rame",kata Rega menyetujui saran Rio.
"Okelah jadi ketemuan jam tujuh ya",kata Endra.
"Yoii",balas Reno dan Gilang bersamaan.
"Eh udah mau senja nih,gue balik dulu ya",pamit Rega,lalu bersalaman dengan temannya.
"Hati hati,bro",pesan Reno.
"Pasti bosku".
***
"ASSALAMUALAIKUMM!!!",teriak Rega lantang hingga menggelegar ke seluruh penjuru ruangan.
"Waalaikumussalam,lo dari mana aja?",tanya Reza setengah curiga.
"Duh abangku sayang,masa sih lo kaga tahu kalo gue abis latihan?",tanya Rega ketus.
"Lah ini lo baru kasih tahu ke gue",sahut Reza,lalu duduk rebahan di sofa sambil menonton tv acara drama kesukaannya.
"Lo ya dari kecil tontonannya sinetron terus",gerutu Rega kesal melihat abangnya yang asik rebahan santuy.
"Serah serah gue lah,gue yang pilih acara ya gue yang nonton",kata Reza dengan santai.
"Apa faedahnya?",tanya Rega kepo.
"Lo mau tahu faedahnya?",tanya Reza sambil menatap Rega.
__ADS_1
"Yoilah",kesal Rega.
"Faedahnya,lo bisa mendapatkan pelajaran bagaimana nembak cewek yang baik dan bagaimana cara merayu cewek agar mau pacaran sama lo",jelas Reza yang fokus ke tv nya.
"Ih lo mah gituan doang penjelasannya",kata Rega sambil merebahkan dirinya diatas sofa dekat dengan sofa yang diduduki oleh Reza.
"Serah gue",ketus Reza cuek.
Rega pun memainkan ponselnya,lalu ia menatap remote yang terletak di sebelahnya,ide cemerlang melintas di kepalanya.Rega pun mengendap-endap mengambil remote,lalu menekan tombol berwarna merah.
KLIK
Reza pun kaget atas kematian saluran tv yang sedang ia tonton.
"Duh kok tipi nya mati sih,padahal Angeline sebentar lagi menjadi kekasih kesayangan milik Gergous",gerutu Reza sambil mencari remote di sekelilingnya.
Rega terlalu sibuk mencari remote tv kesayangannya,pandangannya tertuju pada barang yang dipegang oleh Rega yang akan pergi ke kamarnya yang terletak di lantai dua.
"Itu kayaknya remote deh",kata Reza sambil menyipitkan matanya agar terlihat lebih jelas.
"eh,WOYYY!!! REGAA SINI LO!!",teriak Reza yang mengejarnya dari belakang.
Rega yang melihat abangnya sadar langsung berlari terbirit-birit menuju kamarnya.
"WOI JANGAN LARI LO,KEMBALIIN REMOTE GUE!!!",bentak Reza yang napasnya mulai tersengal-sengal saat menaikki anak tangganya.
"Ogak ah",kata Rega menjulurkan lidahnya kearah Reza.
"Pliss lah balikin remotenya,gue mau nonton kisah akhir cinta Angeline sama Gergous",kata Reza memohon.
"Aelah lo cowo apa cewe sih,demen banget sama drama tipi",kata Rega kesal.
"Ayolah balikin remotenya",kata Reza memohon.
"Nih gue balikin,nyohh",Rega melempar remote tv yang akhirnya berhasil ditangkap oleh Reza.
Reza pun meninggalkan Rega dan menuruni anak tangga,lalu duduk sambil merebahkan diri sofa dan menikmati acara drama kesukaannya.
__ADS_1
"Greget gue punya abang setengah cowo setengah cewe,lama lama abang gue makin mirip sama si Gilang",gerutu Rega kesal,lalu naik keatas menuju kamarnya.