Remaja Smanker

Remaja Smanker
Murid Baru (2)


__ADS_3

"Lo kan....",kalimat Rio terputus dan air matanya langsung jatuh perlahan.


"Loh loh,kok malah nangis sih",kata Kiki yang menatap Rio khawatir.


"Iya kenapa sih?",tanya Farhan heran.


"Lo kan sepupu gue yang hampir ilang di lautan?",tanya Rio sambil menangis.


"Sepupu?",tanpa Veren sadari air matanya mengalir deras begitu saja.


Kiki dan Farhan saling menatap satu sama lain karena bingung dengan apa yang terjadi diantara Veren dan Rio.


*Flashback 7 tahun yang lalu*


Seorang gadis kecil sedang bermain riang di pantai,ditemani dengan sepupu kecilnya.Mereka adalah si cantik Veren dan si tampan Rio.Mereka sepupu yang akrab dan tak pernah terpisahkan.Setiap kali Veren melangkah,pasti ada Rio yang selalu menemaninya.


Mereka berdua tengah menikmati indahnya pantai sambil bermain pasir dan membuat sebuah bangunan istana dengan alat mainan mereka.


"Veren,Rio mainnya hati hati,jangan pergi terlalu jauh ya",pesan Renata,ibu Veren.


"Iya ma",jawab Veren dengan logat khas anak kecil.


"Iya tante",jawab Rio,lalu melanjutkan istana pasirnya.


Veren dan Rio dilanda rasa asyik dengan kegiatan mereka.Tiba-tiba,ombak besar datang hingga menuju ke tepi pantai.Tanpa mereka sadari,Veren dan Rio langsung terbawa oleh air ombak.Untung saja Veren dapat berenang di dalam air.Veren berusaha mencari Rio yang hampir hanyut terbawa ombak.


"RIOOOOO!! KAMU DIMANAA?",teriak Veren sekuat tenaga.


"RIOOOOOOO???",kali ini teriakkannya dapat di dengar mamanya yang tengah khawatir mencari anaknya dan anak sepupunya.


"Itu bukannya suara Veren,Pa?",tanya Renata kaget mendengar suara yang tak asing di telinganya.


"Eh iya ma,jangan jangan mereka berdua terbawa ombak",kata Divan,ayahnya Veren.


"Bisa jadi Pa,VERENNNNN!!!! kamu dimana nak???",teriak Renata penuh kekhawatiran dan mulai menangis.


"Kamu disini dulu ya aku panggilin petugas penjaga pantai disini",kata Divan yang berusaha menenangkan istrinya.


Di lautan,Veren masih terus berenang mencari sepupu kesayangannya.Tiba-tiba,Veren menemukan Rio mengapung di lautan.


"RIOOOOO!!!!",teriak Veren senang karena ia berhasil menemukan saudaranya.


Veren pun menghampiri Rio dan membawanya pergi menuju tepi pantai.Veren meletakkan Rio dengan hati-hati di tepi pantai.


"Riioooo!!! bangunnnn!!!!",teriak Veren sambil menangis.


"Veren?",gumam Rio lirih.


"RIOOOO",pekik Veren senang sambil memeluk sepupunya dengan erat bagaikan tak mau kehilangannya.


"A-ak-aku gapapa",kata Rio lirih berusaha menenangkan Veren yang khawatir dengannya.

__ADS_1


"Alhamdulillah,aku takut kamu mati Rio",kata Veren menangis.


"Aku gapapa kok Ren,aku tetap selalu temanin kamu dimanapun",kata Rio dengan polosnya sambil mengusap pipi Veren.


Tiba-tiba,ombak besar datang lagi dan Rio melihat ombak itu tepat di belakang Veren.


"VERENNNN!! AWASSSS!!",teriak Rio memperingatkan.


Veren dan Rio langsung terbawa ombak lagi dan hampir hanyut di lautan,tapi akhirnya Rio selamat berkat bantuan penjaga pantai yang datang dengan cepat,Rio pun langsung di evakuasi menuju ke pantai.Sedangkan Veren masih terbawa arus ombak yang kuat.


Petugas penjaga pantai masih berusaha mencarinya,tapi Veren tak kunjung di temukan.Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke pantai dan menganggap Veren telah tiada karena dimakan oleh hantaman ombak dilautan.


Renata menjerit histeris karena Veren tak dapat ditemukan.Ia langsung berlari menuju pantai dan berusaha mencari Veren,tapi dicegah oleh Divan.


"Pa,Veren hilang Pa!!! HILANGGG",teriak Renata sambil memeluk Divan yang khawatir.


"Mungkin ini sudah kehendak tuhan sayang",kata Divan sambil memeluk Renata yang ada didekapnnya dan berusaha menenangkannya.


"Tapi aku gak bisa biarin Veren begitu aja!",kata Renata menangis lebih keras.


"Nanti kita cari Veren lagi ya,hari sudah gelap ayo kita ke penginapan",ajak Divan sambil menenangkan istrinya.


Renata hanya mengangguk sedih sambil sesekali melihat kearah laut.Rio menatap tantenya sambil menangis.


"Veren dimana tante?",tanya Rio polos sambil menangis sesenggukkan.


"Veren belum kembali sayang",kata Renata meneteskan air matanya lagi sambil memeluk Rio yang sudah diselamatkan.


"Kamu sabar ya Rio,nanti kita cari Veren bareng bareng",kata Divan sambil mengusap jambul rambutnya.


TOOLOOOONGGG.....


Tiba-tiba,ada suara meminta tolong dari arah laut dan sontak membuat Divan,Renata,dan Rio tersentak kaget.


"Tante itu kayaknya suara Veren",kata Rio,lalu berlari kencang menuju tepi pantai.


"Rioooo tungguuuuu!!!!!!",teriak Renata sambil berlari mengikuti Rio.


"Tolongggg!!!!",itu Veren yang berteriak sekuat tenaga tapi terdengar lirih dan berhasil menuju ke tepi pantai.


"VERENNNN!!!",teriak Renata histeris dan langsung memeluk Veren didekapannya.


"Mamaa",gumam Veren terdengar lirih dengan tubuhnya yang menggigil kedinginan.


"Iyaa ini mamaa sayang,kamu kedinginan ya,ayo mama bawa ke rumah sakit terdekat biar kamu bisa diobati",kata Renata berusaha menenangkan Veren,lalu cepat-cepat menelpon ambulance rumah sakit terdekat.


Akhirnya,ambulance yang dihubungi pun datang dengan cepat dan langsung membawa Veren yang nyawanya hampir tak tertolong yang pada akhirnya dia masih bisa diselamatkan.


***


"Verennn!!??",teriak Rio penuh dengan kerinduan.

__ADS_1


"Rioo??",balas Veren sambil memeluknya erat.


"Gue kangen sama lo Ren,gue trauma ke pantai lagi,gue gak ingin kehilangan elo",kata Rio menangis sambil membalas pelukan Veren.


"Gue juga kangen sama lo,gue rindu berat sama lo",kata Veren ikut menangis sesenggukkan.


"Oh jadi kalian sepupu?",tanya Farhan pelan takut jika ia mengganggu momen pertemuan Rio dan Veren.


"Iya,dia sepupu kesayangan gue waktu kecil",kata Veren sambil merangkul bahu Rio.


"Aduhh so sweet dehh,meskipun kalian sepupu tapi tetep ada rasa rindu diantara kalian",kata Kiki yang ikut senang dengan bertemunya Veren dan Rio.


"Iihh abang lo malah lebih so sweet kalo sama eloo",kata Veren menggoda Kiki.


"Ishh bisa aja",kata Kiki tersipu malu.


"Jadi Rio,lo gak akan pindah lagi kan ke Kanada?",tanya Veren menatap Rio dengan serius,tapi ada kekhawatiran di wajahnya.


"Kaga Ren,gue bakalan tinggal disini sama papa dan mama gue",kata Rio sambil tersenyum manis kearah Veren.


"Gue suka dengernya Yo",pekik Veren senang.


"Jadi Rio,lo mau kan temenan sama kita?",tanya Farhan dan Kiki menunggu jawaban Rio.


"Ya pastinya lah gue mau",kata Rio semakin senang dan betah di SMA KERTAJAYA.


"Okelah selamat datang di grup VKF dan sekarang ditambah Rio jadi VKFR",kata Kiki sambil memikirkan nama grup yang tepat untuk mereka.


Veren,Rio,dan Farhan terkekeh geli dengan raut wajah Kiki yang kelihatan manis saat sedang memikirkan sesuatu.











Jangan lupa votee,like and komen;)


follow ig @vshytara_

__ADS_1


hihihi


__ADS_2