
2 hari kemudian setelah keberangkatan Melani,Pagi itu dikediaman Stefanus sedang sarapan bersama.Mommy Rose pun menunduk sedih meningat putrinya kini sudah berangkat ke Inggris dan Dia pun enggan mengunyah makanan nya..Hal itu membuat Daddy Abraham dan Max pun mengerti dengan perasaan Mommy sekaligus khawatir.
"Mommy ayo dimakan makanannya," ucap Max dengan lembut
"Mommy sedang tidak berselera sayang," balas Mommy pada puteranya Max dengan raut wajah sendu
"Mom kamu harus makan jika tidak makan kamu nanti sakit dan jika melani tahu dia akan marah sama mommy," tegur Daddy dengan tegas
Mommy pun mengangguk mengiyakan ucapan suaminya tersebut.Setelah itu mereka pun sarapan dengan tenang.Beberapa menit kemudian mereka selesai srapan dan Max pun berpamitan pada orang tuanya.
"Mommy, Daddy aku kekantor dulu ya," pamit Max
"Hati hati nak dijalan," jawab Mommy tersenyum tipis
"Iya mommy dan aku pergi dulu Dad," ucapnya pada Sang Daddy
Daddy Abraham pun mengangguk dan Max pun langsung berdiri lalu berbalik.Dia berjalan menjauhi meja makan dan keluar dari mansion. Lalu diapun langsung masuk kedalam mobilnya dan melajukannya kencang. Sementara mommy membereskan piring kotor lalu membawanya ke dapur kemudian mencucinya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Mommy kembali dan berjalan menuju keruang tamu.Daddy pun berdiri dan berjalan menyusul sang istri menuju keruang tamu.Daddy duduk disebelah mommy dan langsung menyandarkan kepala istrinya didadanya.
"Mommy jangan bersedih lagi ya masih ada daddy dan juga Max " ucap Daddy Abraham dengan lembut
"Kita bisa menghubungi Melani jika mommy merindukannya," tawar Daddy Abraham
"Kalau sekarang mungkin dia sedang istirahat mommy tidak ingin menganggunya karena melani pasti kelelahan," ucap Mommy Rose sambil tersenyum
Daddy Abraham pun tersenyum lalu mencium puncak kepala istrinya tersebut.Lalu dia memeluk erat mommy dari samping dan mereka pun bersantai di ruang tamu.
"Putera puteri kita sudah dewasa ya Dad dan waktu cepat berlalu dan tak terasa kita sudah tua," ungkap Mommy Rose sambil tertawa
"Dasar mesum kamu Daddy kita ini sudah pantas menimang cucu dan sudah tidak cocok membahas membuat baby," protes Mommy Rose kesal
Daddy Abraham pun langsung tertawa mendengar ucapan dari Mommy.Sementara Mommy Rose hanya mendengus melihat pria paruh baya tersebut tertawa.
"Aku jadi pengen segera memiliki cucu yang tampan dan cantik," pekik Mommy Rose dengan antusias
__ADS_1
"Tapi putera kita Max belum memiliki kekasih dan juga belum menikah mommy," tegur Daddy Abraham
"Mommy lupa hehe," balas Mommy Rose sambil menyengir
Daddy Abraham pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari mommy.Dia pun langsung mencubit pipi sang istri karena merasa gemas.Mommy Rose pun meringis kesakitan dan melotot kearah suaminya.
"Sakit sayang," protes Mommy Rose
"Kamu menggemaskan sayang makanya aku mencubitmu," ujar Daddy Abraham sambil terkekeh
"Apanya yang mengemaskan aku sudah tua sayang," ungkap Mommy Rose sambil tersenyum kecil
"Tapi kamu selalu tampak mengemaskan di mata aku mommy," sahut Daddy Abraham
Mommy Rose pun tersenyum malu malu mendengar ucapan suaminya. Dia pun langsung menyembunyikan wajahnya didada pria paruh baya yang masih terlihat tanpan dan gagah tersebut.Daddy Abraham pun memeluknya sambil terkekeh.
"Aku mencintaimu daddy," ucap Momy Rose dengan pelan
__ADS_1
"Aku juga mencintaimu Mommy ," balas Daddy Abraham
tbc