
"Selesai membayar gaun tersebut mereka pun segera keluar dari mall dan langsung masuk kemobil.Max melajukan mobilnya menuju ke apartemen Maureen.
"Max kenapa kamu membelikanku dress ini?" tanya Maureen
"Nanti malam datang kemansion keluargaku ya aku mau mengenalkanmu pada mereka," ungkap Max
"Tapi Max," ucap Maureen terpotong
Max menaruh jarinya didepan bibir Maureen. Dia tidak ingin ucapannya dibantah dan Maureen pun hanya bisa menurutinya.
"Orang tuaku baik kok Reen jadi kamu jangan khawatir," ucap Max menyakinkan Maureen
Maureen pun mengangguk lalu Max kembali fokus menyetir hingga beberapa menit kemudian mereka sampai didepan apartemen Maureen.
"Terimakasih telah mengantarkanku pulang Max dan juga buat Novel dan gaunnya," ucap maureen
"Iya sama sama kok," balas Max
Maureen pun mengambil paperbagnya lalu keluar dari mobil Max.Sementara Max pun tersenyum lalu melajukan mobilnya menjauh. Maureen pun berbalik dan berjalan menuju ke pintu , dia segera mengambil kunci dalamtasnya lalu membuka pintu tersebut dan langsung masuk kedalam.
Dia pun langsung duduk disofa karena merasakan pegal pada kakinya.Namun dia merasa sangat nyaman dan bahagia bila didekat Max, pria yang baru dikenalnya tersebut.
"Max pria yang baik dan romantis," gumam Maureen sambil senyum senyum sendiri
Sementara Alvaro kini sudah berada didepan panti dan dia ingin menemui Kayla dan meminta maaf padanya.Dia pun langsung mengetuk pintu tok..tok..tok...
__ADS_1
Kayla yang mendengarnya pun segera berjalan mendekat dan langsung cklek membuka pintu Panti.Dia pun terkejut melihat siapa yang datang dan Kayla pun hendak menutupnya namun Alvaro menghalanginya.
"Kayla aku ingin berbicara padamu?" ucap Alvaro dengan nada serius
"Bicaralah," jawab Kayla dengan singkat
Alvaro pun mengenggam tangan Kayla lalu mengajaknya keluar dan mereka pun duduk dikursi teras depan.Alvaro pun melepaskan genggaman tangannya pada tangan Kayla.
"Aku minta maaf padamu Kay mengenai perkataanku kemarin yang membuatmu marah," sesal Alvaro
"Aku sudah memaafkanmu dan melupakan hal itu sebaiknya kamu pulang," ujar Kayla
"Tunggu Kayla," cegah Alvaro
Dia pun mengeluarkan penjepit rambut itu dari dalam kantong celanannya.Lalu dia pun menunjukkannya pada Kayla dan Kayla pun sempat terkejut dan segera menetralkan keterkejutannya itu.Hal itu disadari Alvaro yang memperhatikan setiap ekspresi yang ditunjukkan Kayla.
"Dulu ada gadis kecil yang menolongku saat qku terjatuh dan gadis kecil itu memberiku jepit ini," balas Alvaro
Flashback on
Seorang anak laki laki berusia 10 tahun sedang menggayuh sepedanya dan tiba tiba sepedanya blong, dia adalah Alvaro remaja.Dia tidak mampu menghentikan sepedanya hingga dia pun menabrak pohon yang ada ditaman.Seorang gadis kecil yang sedang bermain diayunan pun berhenti dan langsung berlari menghampirinya.Kayla terkejut melihat adq anak laki laki yang terjatuh dari sepedanya dand ia pun berjalan mendekatinya.
"Eh tapi lutut kakak berdarah?" tanya Kayla kecil dengan raut wajah paniknya
Kayla kecil pun langsung menempelkan plester pada lutut Alvaro remaja.Sementara Alvaro tersenyum tipis melihat gadis kecil didepannya yang sangat menggemaskan menurutnya.
__ADS_1
"Lukanya sudah tertutup kakak kenapa kakak bisa jatuh dari sepeda?" tanya Kayla kecil
"Rem sepedaku blong," ungkap Alvaro dengan singkat
"Lea kamu dimana sayang," ucap suara seorang wanita paruh baya yang panik mencari puterinya
"Ibu pasti mencariku," gumam Kayla
Kayla kecil pun panik dan dia pun melepaskan jepit rambutnya berwarna pink lalu memberikannya pada Alvaro.Alvaro pun bingung namun tetap mau menerimanya.
"Kakak simpan jepit ini ya dan aku harap kelak kalau kita sudah dewasa kita bisa bertemu
lagi," ucap Kayla
"Aku pergi dulu kak," pamit Kayla sambil tersenyum manis
Kayla berdiri dan berbalik lalu dia berlari menuju kearah sang ibu.Alvaro pun langsung berdiri dan memandangi jepit rambut itu sambil tersenyum tipis.Dia menatap punggung gadis itu hingga menghilang.
"Aku janji kelak saat sudah dewasa aku akan menjagamu dan langsung menikahimu gadis kecilku," ucap Alvaro
Flashback Off
Alvaro menatap Kayla begitu dalam hingga membuat Kayla gugup.Kayla menghela nafas lalu dia kembali menatap Alvaro.
"Aku bukan gadis kecil yang kamu cari sebaiknya om pulang karena hari sudah sore," ujar Kayla
__ADS_1
tbc