
Diruangannya Rose hanya tersenyum mengingat apa yang mereka lakukan di kamar mandi.Dia berharap bisa menghadapi ujian yang akan menerpa rumah tangganya bersama sang suami. Tiba tiba dia teringat dengan keadaan kakak nya Caroline
"Bagaimana keadaan kak Caroline sekarang meskipun dia selalu menyakitiku dan menghina ku tetapi dia tetaplah kakak Kandungku," ucap Rose lirih
"Aku berharap kakak akan berubah suatu hari nanti," gumam Rose lirih
Sementara di rumah nya Caroline masih membenci Rose yang kini dikelilingi oleh orang orang yang menyayangi nya.Dia semakin membenci Rose yang selalu beruntung sementara dirinya tidak ada yang menyayanginya.
"Aku akan merebut semua yang kini kamu miliki Rose termasuk suamimu yang kamu cintai itu," ucap Caroline penuh penekanan
"Besok aku akan ke perusahaan milik Abraham," cuma Caroline
Abraham menyelesaikan pekerjaan nya dan dia menatap arloji nya menunjukan jam 01.00 siang.dia segera berdiri dan menghampiri istrinya diruangan nya.Dia masuk kedalam ruangan istrinya dan menatap sang istri yang fokus pada komputer nya.
"Sayang," panggil Abraham
Rose menoleh lalu tersenyum menatap suami nya yang menghampiri nya. Abraham menghampirinya dan mengecup kening sang istri.
"Ayo kita pulang katanya kamu mau kerumah kak Mitha," ajak Abraham
"Baiklah sayang ayo," balas Rose
Mereka keluar dari ruangan Rose dan berjalan bersama melewati para karyawan yang menatap mereka.Rose hanya tersenyum mendengar bisikan mereka.
Lalu mereka masuk kedalam mobil dan melajukan nya dengan kencang.
45 menit mereka pun sampai di depan rumah Mitha.lalu Rose dan Abraham keluar dari mobil dan berjalan mendekat ke rumah Mitha. Tok..tok..tok Rose mengetuk pintu rumah Mitha.Cklek pintu rumah terbuka dan mitha keluar.
"Sore kak Mitha," sapa Rose tersenyum
__ADS_1
"Sore Rose ayo masuk," balas nya tersenyum lebar
Rose dan Abraham langsung masuk ke dalam.Mitha menyuruh mereka duduk di sofa lalu Merekapun langsung duduk.
"Aku buatin minum ya," usul Mitha
"Enggak usah kak tadi kami sudah minum," tolak Rose halus
Mitha mengangguk dan langsung duduk disamping Rose.dia tersenyum melihat Rose bahagia.
"Oh ya Rose kamu udah hamil belum," ucap Mitha
Rose menunduk malu mendengar pertanyaan dari kak Mitha.sementara Abraham hanya tersenyum melihat istri nya yang malu.
"Belum Kak, Kami akan berusaha keras membuat nya," balas Abraham tersenyum menyeringai menatap istri nya
"Baiklah aku tunggu kalian membuatkan ku keponakan oke ," sahut Mitha tertawa
"Kalian senang sekali menggodaku," ujar Rose cemberut
Abraham dan Mitha tertawa terbahak bahak melihat Rose yang ngambek. Rose kesal melihat suami dan kakak nya menertawai dirinya.Tok..tok..tok.. pintu diketuk seseorang dan membuat Mitha menghentikan tawa nya.Lalu dia berdiri dan berjalan menuju ke pintu. Cklek pintu dibuka oleh Mitha dan dia menatap tajam yang mengetuk pintu rumah nya.
"Untuk apa kamu kesini hah," teriak Mitha memandang Caroline sinis
Rose dan Abraham langsung berdiri Mendengar teriakan Mitha.lalu mereka menghampiri nya dan melihat siapa yang bertamu.
"Siapa kak," tanya Rose
"Oh Kamu ada disini," ujar Caroline sinis menatap Rose
__ADS_1
Rose terkejut melihat kakaknya Caroline.dia ingin menghampiri nya tetapi tangan nya dipegang oleh sang suami.Rose menoleh menatap suami nya yang melarang nya mendekati Caroline.
"Kak Apa kabar mu," tanya Rose tulus
"Kamu bisa melihat nya sendiri," ucap Caroline ketus
Caroline mendekati Rose, dia ingin mencengkeram tangan nya Rose tetapi dihalangi oleh Abraham. Abraham menatap Caroline tajam dan aura nya berubah dingin.
"Sudah ku peringatkan untuk jangan pernah menyentuh Istriku Rose," ucap Abraham penuh penekanan
"Wanita seperti dia tidak pantas untuk kamu cintai dan lindungi Abraham," balas Caroline sinis
"Lalu menurutmu kamulah yang pantas begitu, dih sungguh kamu sangat murahan kakak ipar," ujar Abraham tersenyum mengejek
Caroline merasa emosi mendengar ucapan dari Abraham yang menyakitkan. dia ingin menampar Abraham tetapi tangan nya dicekal oleh Rose.
"Jangan pernah menyentuh wajah suamiku dengan tanganmu kak," ujar Rose tajam
"Seharusnya kamu tidak menikah dengan pria seperti Abraham karena dia tidak pantas untuk orang sepertimu," sahut Caroline tersenyum mengejek ke Arah rose
Abraham mengeraskan rahangnya mendengar ucapan Caroline lalu dia ingin mencekik nya.Rose menghalangi suami nya dan dia menatap Caroline sinis.
"Dia suamiku dia mencintaiku sepenuh hatinya dan tulus padaku bukan sepertimu yang status kakak kandung tetapi kelakuan mu sungguh hina kak," Sahut Rose tersenyum nista
"Mulai semarang aku tidak pernah memiliki kakak sepertimu dan aku menganggap mu sudah mati," ucap Rose datar
TBC
jangan lupa like , rate , vote dan komen
__ADS_1