Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )

Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )
Episode 122


__ADS_3

"Maafkan aku sayang aku hampir kebablasan," sesal Max


"Iya enggak papa kamu harus sabar ya aku akan memberikannya saat kita sudah resmi menjadi sepasang suami istri," ungkap Maureen sambil tersenyum


Maureen turun dari pangkuan Max dan langsung duduk disebelahnya.Max mendekapnya dari samping dan mencium puncak kepalanya dengan sayang.Maureen memegang tangan kekasihnya yang sedang memeluknya lalu mengelusnya dengan pelan.


"Aku buatin minum dulu ya," ujar Maureen


"Tidak usah sayang aku ingin kita seperti ini dulu dan kamu jangan kemana mana," ucap Max dengan tegas


Maureen pun mengangguk pasrah dan dia menyandarkan kepalanya didada bidang sang kekasih.Mereka pun menghabiskan waktu berdiam diri berdua diruang tamu apartemen Maureen.


"Oh ya Max bukankah kamu bilang mau mengantarkanku ke Makam ibu dan ayah?" tegur Maureen


"Baiklah kamu bersiaplah dulu sayang," jawab Max


Maureen mengangguk lalu dia berdiri dan berjalan menuju kekamar dan menganti pakaiannya.beberapa menit kemudian Maureen keluar sudah memakai dress dan dia menghampiri kekasihnya.


"Ayo kita berangkat sayang," ajak Maureen


Max pun mengangguk lalu mereka pun kepuar dari apartemen dan Maureen pun langsung menguncinya.Setelah itu mereka masuk kemobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang.


Sementara Kayla kini menyiapkan makanan untuk mereka.Selesai menyiapkan makanan mereka pun sarapan bersama.Kayla merasa senang melihat kedua adiknya begitu lahap makannya meskipun lauknya sederhana.

__ADS_1


"Sayang menurutmu Nak Arsa itu bagaimana?" tanya Bu Ratih sambil menatap putrinya


"Awal kenal dia itu menyebalkan sekali orangnya , dingin , dan acuh namun sekarang dia orangnya perhatian dan begitu hangat juga baik.Memangnya ada apa bu?" tanya Kayla bingung


"Tidak apa apa sayang ibu cuma bertanya pendapatmu mengenai Arsa," jawab Bu Ratih


sambil tersenyum tipis


Mereka pun melanjutkan sarapannya bersama.Selesai sarapan Rena dan Aldi bermain berdua sementara Kayla dan Bu Ratih membereskan meja makan dan mereka membawa piring kotornya ke dapur.Selesai mencuci piring Kayla pun keluar dari panti dan duduk dikursi yang ada diteras depan.


hip


"Aku merindukan ibu kandungku dan juga ayah," gumam Kayla sendu


"Tidak aku harus melupakan masa lalu menyakitkan itu," ucap Kayla dengan tegas


"Kayla," panggil Alvaro dengan lembut


"Eh Arsa kapan kamu datang?" tanya Kayla bingung


"Barusan saja kok Kay kenapa kamu melamun tadi?" tanya Alvaro


Kayla menghela nafas kasar dan Lavaro pun duduk disebelahnya.Dia memperhatikan Kayla yang kini menatapnya dengan ragu ragu.

__ADS_1


"Aku merindukan ayah dan ibuku," ungkap Kayla


"Lupakan masalalu itu Kayla dan cobalah memaafkan kakak tirimu itu karena dia juga tidak tahu apa apa," bujuk Alvaro


"Kamu benar Arsa tidak seharusnya aku membenci kak Maureen," ucap Kayla sambil tersenyum kecil


"Oh ya bisakah kamu mengantarkanku kemakam orang tuaku?" tanya Kayla


"Baiklah aku akan mngantarkanmu kesana dan sebaiknya kamu berpamitan dulu pada ibumu," tegur Arsa


Kayla mengangguk lalu diapun masuk kedalam rumah dan berpamitan pada bu Ratih.Setelah itu Dia keluar dan merekapun langsung masuk kemobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang.Didalam mobil Kayla menatap wajah Arsa yang tengah fokus menyetir.Alvaro pun tersenyum karena dia tahu Kayla sedang memperhatikannya.


"Wajahku tampan ya sampai kamu begitu serius menatapku?" Tanya Alvaro


"Pria tua narsis," cibir Kayla sambil cemberut


Alvaro langsung terkekeh mendengar ucapan dari Kayla.setelah itu dia pun kembali fokus menyetir.Sementara Max dan Maureen kini sudah berada di makam ibunya maureen dan juga ayahnya.


"Ibu , Ayah aku merindukan kalian dan doakan aku supaya Kayla bisa memaafkanku dan menerimaku sebagai kakaknya," ujar Maureen sendu


Max pun langsung memeluk Maureen dari samping.Dari kejauhan Kayla dan Alvaro memperhatikan mereka dan mereka berdua berjalan menghampiri Max dan Maureen. Alvaro mengenggam tangan Kayla dan Kayla pun membiarkannya.


"Kak Maureen," panggil Kayla

__ADS_1


tbc


t


__ADS_2