
Sementara Max kini tengah bersiap untuk pulang.Dia langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya.Max bergegas keluar dari kantornya dan langsung masuk ke mobil setelah itu melajukannya kencang.Dia melajukan mpbilnya menuju ke kampus Maureen.Beberapa menit kemudianMax pun telah sampai didepan kampus Maureen dan diapun menunggu Maureen keluar.Maureen berjalan menghampirinya dan langsung masuk kedalam mobil.Max pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Kamu sudah menunggu lama Max?" tanya Maureen
"Tidak aku baru saja sampai," balas Max tersenyum tipis
setelah itu Max pun kembali fokus menyetir dan hanya keheningan melanda keduanya. Beberapa menit kemudian mereka pun sampai dikafe.Tiba tiba hape Max pun berbunyi dan Max langsung merogohnya dari saku celananya lalu membaca pesan dari Xavier.
"Xavier," decak Max
"Ada apa Max?" tanya Maureen dengan raut bingungnya
"Ini sepupuku Xavier dan kekasihnya sudah pulang dan mereka akan berkencan," ujar Max
"Memangnya siapa nama kekasihnya?" tanya Maureen
"Serafina Callia Roxanne," jawab Max
__ADS_1
Maureen pun terkejut mendengarnya lalu diq pun tersenyum tipis kearah Max.Sementara Max pun bingung dengan reaksi dari Maureen.
"Ada apa maureen?" tanya Max
"Sera itu sahabat aku Max dan ternyata mereka menjalin hubungan syukurlah aku harap Sera mampu melupakan mantannya yang sudah tiada," ujar Maureen panjang lebar
"Astaga sebuah kebetulan yang luar biasa jadi sepupuku dan sahabatmu menjalin hubungan," ungkap Max memastikan
Maureen pun tersenyum mengangguk lalu keduanya pun tertawa bersama.Max terpesona dengan senyum yang dimiliki oleh Maureen.Sementara Maureen langsung berhenti tertawa dan menatap Max dengan heran.
"Bisakah kita menjalin hubungan juga Maureen?" tanya Max to the poin
Max pun berdecih mendengarnya lalu dia pun melajukan mobilnya.Sementara Maureen pun hanya tersenyum canggung ketika Max melirik kearahnya.Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di depan apartemen dari Maureen.Maureen pun segera keluar dari mobil dan disusul oleh Max.Dia menghampiri Maureen lalu mengengam kedua tangannya.
"Bisakah aku mengenalmu lebih dalam maureen?" tanya Max
Maureen pun mengangguk kecil hal itu membuat Max tersenyum tipis melihatnya.Dia pun langsung mencium kening Maureen sekilas hal itu membuat Maureen terkejut.
__ADS_1
"Max kenapa kamu mencium keningku," protes Maureen
"Kamu kan calon istriku jadi wajar aku mencium keningmu sebelum pulang dan aku akan berjuang mendapatkan cintamu Maureen," ujar Max dengan serius
"Siapa juga yang mau jadi istrimu lagian kita masih belum terlalu kenal Max," gerutu Maureen
"Aku pulang dulu sayang," pamit Max
Max pun langsung masuk kedalam mobil lalu melajukannya kencang.Sementara Maureen mendengus dengan tingkah Max yang sesuka hatinya tersebut dan dia pun berbalik melangkah menuju keapartemen. Didepan apartemennya Dia segera mengeluarkan kunci dari dalam tasnya.
Dia langsung membuka pintu dan berjalan masuk kedalam.Maureen pun langsung masuk kekamar dan meletakkan tasnya.Setelah itu dia kekamar mandi membersihkan tubuhnya. Setelah mandi maureen memakai piyama dan langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang.
"Sepertinya Max serius ingin mengenalku," gumam Maureen
"Namun aku bener bener merasa tidak pantas menjalin hubungan dengan pria seperti Max," ucap Maureen bingung
Maureen mengelengkan kepalanya dan dia pun mengambil novelnya lalu membacanya dengan serius.
__ADS_1
"Aku enggak bisa konsentrasi membaca novel karena masih terngiang ucapan Max," decak Maureen kesal
tbc