
"Sayang ku mohon maafkan aku," ucap Max lirih
"Sudahlah sebaiknya kita jaga jarak dulu dan lebih baik kita tidak berhubungan lagi.Aku butuh waktu untuk memaafkan kesalahanmu Max," ujar Maureen
Setelah berkata seperti itu Maureen langsung berbalik dan berjalan keluar dari penthouse Max.Dia langsung mengambil hapenya dan menghubungi taksi.Max berjalan mendekati Maureen dan memeluknya dari belakang.
"Aku benar benar menyesal kumohon maafkan aku," ucap Max sambil memohon
Maureen melepaskan pelukan Max dengan kasar lalu dia berbalik menghadap Max.Dia menatap tajam kearah Max yang menatapnya penuh penyesalan.
"Setiap masalah harusnya diselesaikan Max bukan malah sepertimu yang menghindar dan memilih menyewa j******g," ucap Maureen penuh emosi
"Aku jadi ragu jika aku menjadikanmu pasangan hidupku dan aku harap itu tidak terjadi.Sebaiknya lupakan aku dan urusi saja wanita j*****g mu itu," ucap Maureen dengan sinis
Taksi pun datang dan langsung berhenti. Maurren membuka pintu taksi dan langsung masuk kedalam.Sopir taksi langsung melajukan taksinya menjauh.Sementara Max pun tertunduk lemas diluar dia terngiang ngiang perkataan menusuk dari Maureen.
Max pun berdiri dan langsung masuk kemobil dan melajukan mobilnya mengejar taksi Maureen.
"Aku tidak akan menyerah Maureen dan hanya kamu gadis yang aku cintai.Aku akan memperjuangkan cintaku padamu meskipun kamu mengusirku berulang kali," gumam Max
Beberapa menit kemudian Maureen sudah sampai didepan apartmennya.Dia segera membayar taksi dan keluar lalu dia berjalan menuju keapartmen.Maureen langsung mengeluarkan kuncinya dan langsung membuka pintu apartmennya.Setelah itu dia menguncinya dari dalam dan berjalan menuju ke kamar.Maureen segera mmbersihkan tubuhnya dikamar mandi dan setelah itu dia memakai piyamanya dan duduk diatas ranjang.
"Aku kecewa pada sikapmu Max," gumam Maureen lirih
__ADS_1
Didepan Apartemen Maureen , Max segera memarkirkan mobilnya dan langsung keluar dari mobil.Dia bergegas mendekati pintu apartemen maureen lalu mengetuk pintu.
"Maureen," panggil Max sambil mengetuk pintu
Maureen yang melamun pun tersentak mendengar seseorang memanggilnya.Dia langsung berdiri dan keluar kamar.Maureen berjalan menuju ke pintu tanpa membukanya.
"Maureen maafin aku sayang ku mohon maafin aku," ucap Max menyesal
"Max," gumam Maureen lirih
"Aku tidak akan pergi sebelum kamu memaafkanku sayang," teriak Max dari balik luar pintu
Maureen pun berbalik dan memilih duduk disofa ruang tamu.Dia enggan membuka pintu dan bertemu dengan Max.Dia masih merasa kecewa atas sikap bodoh yang dilakukan oleh kekasihnya tersebut.
5 jam kemudian Max langsung terduduk didepan pintu.Dia masih menunggu Maureen membuka pintu dan memaafkan dirinya. Dikamar Maureen melirik kearah alarm menunjukkan angka 06.00 sore.Dia merasa cemas dengan keadaan Max namun egonya yang memilih membiarkan Max menunggu diluar.
Sementara diluar Max menunduk sambil sesekali menghapus air matanya keluar karena menyesali perbuatan bodohnya.
drrt..drrt Hape max berbunyi dan dia merogohnya dari saku dan melihat siapa yang menghubunginya namun ternyata mommynya lah yang menelponnya.Kemudian Max pun langsung mengangkatnya.
"Nak kamu kemana kok belum pulang?" tanya mommy khawatir
"Aku ada didepan apartmen Maureen mommy dan aku meminta maaf padanya," ungkap Max dengan nada getirnya
__ADS_1
"Kamu tunggu disitu mommy dan daddy akan menghampirimu dan kirim alamatnya," ujar Mommy tegas
Max pun mematikan sambungan teleponnya dan mengirimi alamatnya pada sang mommy.Sementara dia menatap sendu kearah pintu yang sedari tadi belum dibukakan oleh Maureen.
"Maureen maafin aku," teriak Max
beberapa menit kemudia sebuah mobil berhenti didepan Apartemen.Mommy dan Daddy keluar dari mobil dan berjalan menghampiri puteranya.Mommy merasa kasihan terhadap puteranya yang begitu menderita.
Mereka berdua pun memperhatikan apa yang dilakukan oleh putera mereka Max.Maureen memutuskan keluar dari kamar dan berjalan menuju ke pintu.Cklek pintu terbuka dengan pelan dan Maureen langsung keluar.Dia terkejut melihat keadaan Max dan Max pun langsung berdiri kemudian memeluk Maureen dengan erat.
"Reen aku benar benar minta maaf atas sikapku kemarin yang malah menghindar.Aku masih mencintaimu sayang ku mohon maafkan aku," ujar Max sambil memeluk erat Maureen
Mommy dan Daddy memperhatikan mereka dari jauh.Maureen pun menghela nafas lalu mengelus punggung kekar Max dengan lembut.Max pun melepaskan pelukannya dan menatap Maureen dengan tatapan sendunya.
tbc
Dukung novel author
like 👍
vote
rate ⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1
komen 📝