Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )

Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )
Episode 108


__ADS_3

Sementara itu Alvaro kini sudah berada di mansionnya.Dia berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya.Cklek pintu kamar terbuka dan Alvaro langsung masuk kedalam.


Drtt..drt..drtt bunyi suara hapenya dan Alvaro langsung merogohnya dalam saku celana.Dia langsung membuka pesan dari orang suruhannya mengenai keberadaan Kayla.


"Panti Asuhan Permata Hati," gumam Alvaro


Setelah itu dia menaruh hapenya diatas rang dan berjalan menuju ke kamr mandi.Didalam dia melepaskan semua pakaiannya hingga menampilkan tubuh kekarnya yang seksi.Lalu dia pun memyalakan shower dan Air pun membasahi tubuhnya.Selesai mandi Alvaro keluar hanya dengan selembar handuk melilit dipinggangnya.Dia segera mengambil kaos dan juga celana lalu memakainya.


"Sebaiknya aku membiarkannya tinggal di panti dan aku tetap akan mengawasinya dan Kayla pasti merasa tidak nyaman di mansion," ucap Alvaro


Alvaro melirik arlojinya menunjukkan angka 04.00 sore.Dia menyambar kunci mobilnya dan berjalan keluar dari kamar.Dia bergegas menuruni tangga dan keluar mansion.Alvaro langsung masuk kemobil dan melajukannya dengan kencang.Beberapa menit kemudian dia telah sampai didepan panti Permata Hati tempat dimana Kayla tinggal.Rena dan Aldi yang melihat mobil mewah pun segera berbalik dan berjalan masuk kedalam panti.


"Kak Kayla diluar ada mobil mewah yang memperhatikan panti kita," ucap Aldi

__ADS_1


Kayla dan Bu Ratih pun saling berpandangan sekilas.Lalu Kayla langsung berdiri dan berjalan keluar dari panti.Dia terkejut melihat seorang pria keluar dari mobil dan kini menatapnya.


"Om Arsa ngapain dia kesini," gumam Kayla


Alvaro pun berjalan menuju kearah Kayla. Sementara Kayla hanya diam dan tetap menatapnya hingga Alvaro berdiri didepannya.


"Untuk apa Om datang kesini?" tanya Kayla


"Aku hanya memastikan dimana kamu tinggal dan aku kira kamu tinggal dimansion Maximilano Stefanus , pria yang kamu cintai itu heh karena kamu menolak tinggal dimansionku," ucap Alvaro dengan sorot mata tajamnya


"Aku memang sangat mencintai Kak Max namun bukan berarti aku akan tinggal disana dan menyerahkan tubuhku pada pria yang tidak mencintaiku.Lagian Kak Max enggak akan menyakitiku meskipun dia hanya menganggapku adik bukan seperti kamu yang berfikiran picik seperti itu," ujar Kayla dengan penuh emosi menatap benci Alvaro


"Sebaiknya kamu pergi dari sini dan jangan pernah datang lagi kesini," ucap Kayla dengan nada sinisnya

__ADS_1


Kayla berbalik dan berjalan masuk kedalam panti meninggalkan Lavaro.Sementara Alvaro mengepalkan kedua tangannya lalu berbalik berjalan kemobilnya.Dia langsung masuk kedalam dan melajukan mobilnya kencang meninggalkan panti.


Sementara Kayla langsung menangis mengingat perkataan yang menyakitkan dari Alvaro.Bu Ratihpun berdiri dan menghampiri puterinya lalu kemudian memeluknya.


"Ada apa sayang kenapa kamu menangis?" tanya Bu Ratih


"Aku marah dengan perkataan dari pria itu," ucap Kayla sesegukan


Bu Ratih pun mengajak Kayla untuk duduk disofa.Setelah itu dia menatap Bu Ratih dengan tatapan sendunya


"Bu apakah semua pria itu kasar seperti ayah kandungku dulu yang sering menyakiti ibu kandungku secara fisik dan juga hatinya,?" tanya Kayla sambil terus menangis


"Tidak sayang semua pria tidak seperti ayahmu dan lupakanlah masa lalumu nak ingatlah masih ada ibu dan juga kedua adikmu yang selalu mnyayangimu," balas Bu Ratih sambil tersenyum

__ADS_1


Kayla pun kembali memeluk Ibu Ratih dan Bu ratih pun mengelus punggung kayla yang bergetar.


tbc


__ADS_2