
Keesokan harinya diapartemen Maureen kini sudah bangun namun belum beranjak dari ranjang.Dia saat ini sedang malas karena hari ini jadwal kuliah kosong jadi dia bisa bersantai.Tiba tiba ia teringat dengan adik tirinya yaitu Kayla.
"Bagaimana ya kabarnya Kayla," gumam Maureen
"Maafin aku ya kay aku dulu tidak bisa berbuat apa apa untukmu ketika ayah lebih memilih aku dan ibu hingga membuat ibu kamu sakit sakitan dan pada akhirnya meninggal," ungkap Maureen sendu
Maureen pun langsung bangkit dari ranjangnya dan berjalan menuju kekamar mandi.beberapa menit kemudian dia keluar dengan handuk dan segera mengambil kaos dan celana panjangnya lalu memakainya. Setelah itu dia menyisir rambutnya dan lalu mengambil tas kecilnya yang berisi hape.Dia pun keluar kamar dan berjalan menuju kepintu.Maureen segera keluar dari apartemen dan menguncinya dari luar.Tin tin tin Suara klakson mobil membuat Maureen terkejut lalu menoleh.
"Max ngapain kamu pagi pagi datang kesini?" tanya Maureen
"Aku merindukanmu sayang," ujar Max sambil tersenyum kearah Maureen
"Ish sudah aku bilang jangan memanggilku sayang Max kita tidak ada hubungan apa apa cuma teman," ungkap Maureen
"Huh aku tetap akan mengejar cintamu Maureen dan ngomong ngomong kamu mau kemana?" tanya Max
"Aku mau menemui adikku dipanti," balas Maureen
"Ayo aku antar saja dan jangan membantah," ujar Max
__ADS_1
Maureen pun mengangguk lalu mereka pun masuk kedalam mobil.Max pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Memangnya nama pantinya apa Maureen?" tanya Max penasaran
"Panti Permata Hati," jawab Maureen
Max pun terkejut mendengarnya karena Kayla juga berada tinggal dipanti tersebut.Dia pun langsung menggelengkan kepalanya dan dia pun kembali fokus menyetir.45 menit kemudian mereka pun telah sampai didepan panti.Maureen dan Max pun segera keluar dari mobil dan berjalan menuju kepanti. Maureen pun langsung mengetuk pintu panti dan Bu Ratih yang sedang menyiapkan sarapan pun langsung berjalan mendekat. Cklek pintu terbuka dan Bu Ratih pun tersenyum melihat siapa yang berdiri didepan pintu.
"Ayo silahkan masuk," tawar Bu Ratih
"Terimakasih Bu," balas Maureen
"Kay maafin kakak ya atas sikap ayah dulu," ucap Maureen
"Sudahlah kak aku sudah memaafkannya meskipun aku masih trauma," ungkap Kayla
"Baiklah ayo kita duduk dulu," ajak Kayla
Mereka pun langsung duduk disofa sementara Max mnatap keduanya dengan raut wajah bingung.
__ADS_1
"Kalian saling mengenal?" tanya Max
"Iya kak Max kak Maureen adalah kakak tiriku kami satu ayah lain ibu," ungkap Kayla sambil tersenyum
Max pun terkejut mendengar pengakuan dari Kayla.Dia pun melirih kearah Maureen yang mengangguk hal itu disadari oleh Kayla.
"Kak Maureen Kak Max itu kakaknya sahabat aku namanya Melani dan melani itu adiknya kak Max.Oh ya kenapa Kak Max bisa mengenal Kak Maureen?" tanya Kayla
"Kayla kakakmu Maureen adalah gadis yang kakak cintai ," ungkap Max sambil tersenyum
Deg Kayla pun merasa sesak mendengar kenyataan yang menyakitkan.pria yang dia cintai ternyata mencintai kakaknya.Namun dia pun berusaha menahannya agar tidak menangi dengan cara tetap tersenyum.Dia pun melirik kearah kakaknya yang tersenyum malu mendengar ungkapan cinta dari Max. Max pun menatap kasihan pada Kayla namun inilah kenyataannya bahwa dia mencintai kakaknya Kayla.
"Aku buatin minum dulu ya," ucap Kayla
Kayla pun segera berdiri dan berjalan menuju kedapur.Disana dia pun menumpahkan kesedihannya mendengar kenyataan yang menyakitkan baginya.
tbc
jangan lupa vote , like dan komen ya yang kenceng biar author semangat
__ADS_1