
Alana langsung berdiri dan hendak melangkahkan kakinya namun Jonathan menahan tangannya.Setelah itu dia menarik tangan Alana hingga Alana duduk dipangkuannya.Alana langsung menatap tajam kearah Jonathan yang kini tengah menyeringai menatapnya.
"Bagaimana kalau kita buat perjanjian Alana," tawar Jonathan
"Perjanjian apa Nathan?" tanya Alana bingung.
"Kamu harus mencari kekasih dalan waktu Tiga hari jika kamu berhasil aku akan menjauhi dirimu.Jika kamu gagal Alana maka kamu bersiaplah menjadi istriku, Nyonya Stefanus sayang," ujar Jonathan sambil menyeringai
Alana terkejut mendengar perjanjian yang disebutkan oleh Nathan.Dia merasa kesal dengan Nathan yang masih tetap saja keras kepala dan teguh pendiriannya.
"Tapi Nathan bukankah kita ini sepupu?"tanya Alana bingung
"Alana sayang kita bukan sepupu kandung jadi kita tidak ada hubungan darah oke," balas Jonathan
"Tapi," ucapan Alana terpotong
Jonathan langsung membungkam bibir alana dengan bibirnya hal itu membuat Alana terkejut dengan tindakan Nathan.Alana mengalungkan kedua tangannya keleher Nathan dan membalas ciumannya.beberapa menit kemudian merekapun menyudahi ciuman mereka karena terengah engah. Jonathan tersenyum menatap wajah cantik Alana dan dia melingkarkan tangannya dipinggang Alana.
"Jika kamu tidak menyukaiku kamu tidak akan membalas ciumanku Alana," ujar Nathan sambil tersenyum menyeringai
Alana langsung tersipu mendengar tebakan Nathan yang benar adanya.Sementara Jonathan terkekeh melihat kedua pipi Alana yang memerah karena malu.
__ADS_1
"Sebaiknya kamu kembali bekerja Nathan dan aku akan pulang," ujar Alana
"Kamu disini saja ya temani aku bekerja agar aku semangat," ujar Jonathan sambil memohon
"Kalau mau protes kupastikan hari ini kamu menjadi nyonya muda Stefanus Alana," ancam Jonathan sambil menyeringai
Alana mencebikkan bibirnya lalu turun dari pangkuan Jonathan.Dia langsung duduk disofa dan menatap kesal Jonathan. Sementara Jonathan tertawa lalu berdiri dan menuju ke meja kerjanya dan kembali duduk.
Jonathan kembali sibuk dengan berkas laporannya dan Alana diam diam memperhatikannya dengan intens.
"Aku sebenarnya juga mencintaimu Nathan tapi ada orang lain yang lebih mencintaimu yaitu adikku sendiri Nayla," batin Alana sendu
Tok tok tok Cklek seorang gadis perempuan masuk kedalam ruangan Jonathan.Dia terkejut melihat kakaknya Alana ada diruangan Jonathan.
"Aku menemani Jonathan bekerja Nayla," ucap Alana sambil tersenyum
Nayla mengangguk lalu dia berjalan menghampiri Jonathan dan memeluknya dari samping.Sontak membuat Jonathan terkejut lalu dia menoleh menatap Nayla.
"Nayla untuk apa kamu kesini?" tanya Jonathan
"Aku merindukanmu kak," ucap Nayla manja
__ADS_1
Alana yang melihatnya pun merasakan hatinya cemburu.Dia bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan Nathan. Jonathan menoleh lalu dia buru buru melepaskan pelukan Nayla dan dia keluar dari ruangannya meninggalkan Nayla.Dia langsung mengejar Alana yang sudah berjalan menjauh.
"Kenapa kak Nathan malah mengejar kak Alana," batin Nayla kesal
Nayla keluar dari ruangan Nathan dan menghampiri mereka berdua.Sementara Jonathan meraih tangan Alana lalu menariknya hingga dia berhenti.
"Alana kenapa kamu langsung pergi begitu saja hah?" tanya Nathan kesal
"Bukankah sudah ada adikku yang menemani kamu Nathan dan aku tidak ingin menganggu kalian," ucap Alana sambil tersenyum
"Tapi yang aku inginkan kamu Alana sejak kita masih kecil bukan Nayla ataupun siapapun itu," ujar Nathan dengan jujur
Dari kejauhan Nayla mendengar semuanya dan hatinya langsung hancur berkeping keping.Dia langsung menitikkan air matanya melihat pria yang dia sukai telah lama menyukai kakaknya dan itu sejak mereka masih kecil.
"Jadi kak Nathan sejak kecil sudah mencintai Kak Alana begitu sebaliknya dengan kak Alana," batin Nayla
Nayla menghapus air matanya dan berlalu meninggalkan mereka sambil menangis. Sementara Alana langsung menangis dan Jonathan langsung memeluknya.
tbc
End ya..
__ADS_1
jangan lupa like, vote rate dan komen thankiyuuu