
"Sebaiknya kamu segera memejamkan kedua matamu Max dan aku akan menemani kamu tidur," ucap Maureen dengan lembut
"Iya sayang," ucap Max
Max pun langsung memejamkan kedua matamya dan langsung tertidur.Maureen tersenyum tipis lalu dia pun berbaring disebelah Max diranjang.Dia pun langsung memejamkan matanya karena merasa mengantuk.
Keesokkan harinya Max pun langsung membuka matanya perlahan dan dia menoleh kearah Maureen yang ada disebelahnya.Dia tersenyum tipis mengingat semalam Maureen merawatnya saat dia sedang sakit.
tangan Max membelai wajah Maureen dan lalu mencium kening Maureen sekilas setelah itu diapun bangkit dari ranjang.Max langsung berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi.
Sementara Maureen langsung terbangun dan menatap kearah sebelahnya yang ternyata kosong.Beberapa menit kemudian Max keluar dari kamar mandi dengan selembar handuk dipinggangnya.Dia tersenyum kearah kekasihnya yang sudah bangun.
"Selamat pagi honey?" sapa Max
"Pagi juga Max dan cepat pakai baju sana," ucap Maureen dengan gugup
"Kamu malu ya sayang," goda Max sambil tersenyum
Maureen pun menunduk malu dan dia pun langsung bangkit dari ranjang dan hendak kekamar mandi untuk cuci muka.Namun Max langsung menahan tangannya dan malah merangkulnya dengan erat.Maureen semakin gugup ditatap intens oleh Max dan hal itu membuat Max merasa gemas.
__ADS_1
"Lepasin aku Max aku mau kekamar mandi ingin cuci muka," protes Mauree
Max pun terkekeh lalu dia mencium bibir Maureen sekilas lalu melepaskan pelukannya. Maureen segera masuk kekamar mandi sementara Max langsung memakai setelan jasnya dan juga celana lalu memakainya. Selesai cuci muka Maureen segera keluar dari kamar Max dan disusul Max.Mereka pun langsung menuruni tangga menuju ke meja makan.
"Pagi tante, pagi Om," sapa Maureen
"Pagi sayang ayo sarapan bersama," ajak Mommy Rose sambil tersenyum tipis
Maureen pun mengangguk lalu mereka pun langsung duduk dikursi begitu juga dengan Max.Max melirik kearah Maureen yang membalas dengan tatapannya sekilas lalu memilih mengalihkan pandangannya.
Mereka pun sarapan bersama dengan tenang.
"Reen bagaimana kelanjutan hubunganmu dengan Max nak?" tanya Mommy Rose
"Aku juga enggak tahu tante biarkan waktu yang menjawabnya mungkin sementara waktu kami bisa berteman seperti dulu," ucap Maureen tersenyum tipis kearah mommy Rose
Max yang mendengarnya pun menjadi kecewa dengan keputusan Maureen.Daddy yang melihatnya pun langsung menepuk pelan pundak putera sulungnya tersebut. Mommy pun menghela nafas kasar namun dia tetap tersenyum mendengar jawaban Maureen.
"Tante, Om aku pamit pulang dulu," pamit Maureen
__ADS_1
"Biarkan Max yang mengantarmu nak," tawar Mommy
"Tidak usah tante aku bisa sendiri," tolak Maureen dengan halus
Setelah itu Maureen langsung berdiri dan berjalan meninggalkan meja makan.Max pun berdiri dan berbalik melangkah dengan cepat menyusul Maureen.Max langsung menahan tangan Maureen hingga membuatnya menghentikan jalannya.Maureen menoleh dan menatap kearah Max dengan tatapan bingungnya.
"Aku tahu kamu masih mencintaiku Reen kenapa kamu malah membiarkan hati kita
terluka atas keputusanmu.beri aku kesempatan sekali lagi Maureen kumohon," pinta Max sambil memohon
"Baiklah aku akan memberikan kesempatan lagi padamu Max," ucap Maureen
"Kamu serius sayang?" tanya Max memastikan
"Iya Max sayang," jawab Maureen sambil tersenyum
Max pun langsung tersenyum sumringah dan dia langsung memeluk erat tubuh Maureen. Maureen membalas pelukan Max dengan erat menumpahkan kerinduan mereka.
tbc
__ADS_1