
"Cucu kita sangat tampan dan lucu ya mom," ucap Daddy
"Iya daddy dia tampan seperti Abraham," jawab Mommy
Abraham dan Rose tersenyum mendengar ucapan orang tua mereka. Daddy menyuruh Rose menggendong baby Max lagi. Rose langsung menggendong bayinya kembali dan duduk disamping suaminya.
"Kamu tadi digendong kakek kamu ya sayang," ucap Rose sambil tersenyum
Max mengerjap matanya lucu membuat Rose tertawa begitu juga Abraham.Rose pun menciumi wajah tampan puteranya tersebut.Mommy dan daddy tersenyum melihat interaksi menantu dan cucunya itu.
Tujuh tahun kemudian keluarga kecil Abraham dan Rose begitu bahagia dan beruntung memiliki putera seperti Maximilano Stefanus yang kini berusia 7 tahun.
Dia begitu pintar dan ketampanannya berasal dari Abraham, daddynya. Sementara Rose kini tengah mengandung anak kedua mereka yang berusia 6 bulan hal itu membuat Abraham dan putera mereka Max semakin posesif terhadap Rose. Pagi itu Abraham membuatkan susu untuk sang istri yang ada dimeja makan.
"Ini sayang susunya diminum dulu," ucap Abraham sambil menyerahkan segelas susu
"Iya hubby terimakasih," ucap Rose tersenyum
Rose pun meneguk susunya hingga tandas lalu menaruh gelasnya dimeja.Dia tersenyum menatap suami dan puteranya secara bergantian kemudian mengelus perut buncitnya.
"Mommy dedek bayi masih nakal tidak mom?" tanya Max
"Tidak kok sayang," ucap Rose sambil tersenyum tipis menatap puteranya
Selesai sarapan Abraham dan Max berpamitan pada Rose.Abraham mencium kening istrinya kemudian giliran putera mereka yang mencium pipi Rose.Hal itu membuat Rose tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Sayang kami berangkat dulu ya," ucap Abraham sambil mengelus perut buncit istrinya
"Iya sayang," balas Rose tersenyum
"Mommy aku berangkat dulu dan buat calon dedek bayi diperut mommy kamu jangan nakal ya kakak berangkat sekolah dulu," pamit Max lalu mencium perut mommy nya
"Iya sayang kamu sekolahnya yang rajin ya," ujar Mommy
"Oke mommyku sayang," jawab Maximilano
Max berdiri dan berjalan terlebih dahulu mendahului daddy-nya.Sementara Abraham mencium perut istrinya dan membelainya setelah itu dia berjalan meninggalkan meja makan.Mereka berdua berjalan keluar dari mansion dan masuk kedalam mobil.
Abraham melajukan mobilnya kencang meninggalkan mansion.Sementara Rose memilih duduk diruang tamu karena merasa bosan.
"Sayang sehat sehat ya diperut mommy dan cepatlah lahir sayang," ucap Rose sambil mengelus perut buncitnya
Rose berdiri dengan pelan dan berjalan keluar dari mansion.Dia berjalan menuju ke gazebo dan duduk disana.Rose menghirup udara segar sambil mengelus perut buncit nya.1 jam kemudian Dia pun berdiri dan berbalik lalu melangkah masuk kembali kedalam mansion. Rose memutuskan untuk duduk diruang tamu.Tok..tok..tok.. Rose hendak berdiri namun dilarang oleh pelayan.
"Biar saya saja yang membukanya nyonya," ucap pelayan
"Iya terimakasih," ucap Rose
pelayan pun berbalik dan berjalan menuju ke pintu.Dia langsung membuka pintu dan melihat Clarissa dan juga Aldrich.Pelayan pun langsung mempersilahkan mereka masuk.
"Dimana Rose?" tanya Clarissa
__ADS_1
"Nyonya ada diruang tamu nyonya Clarissa dan silahkan masuk," ucap pelayan
"Baiklah terimakasih," ungkap Clarissa
Clarissa dan Aldrich langsung masuk kedalam.Mereka berjalan menuju ke ruang tamu.Rose pun tersenyum melihat kehadiran adik iparnya.Clarissa dan Aldrich langsung duduk disofa.
"Kak bagaimana keadaanmu dan juga kehamilanmu?" tanya Clarissa
"Kami baik baik saja kok Riss," jawab Rose tersenyum
"Kamu enggak ingin menambah momongan lagi?" tanya Rose sambil mengusap perut buncitnya
"Aku setuju dengan ucapan kakak ipar sayang," sahut Aldrich tersenyum mesum menatap Clarissa
"Aish hubby dasar mesum," cibir Clarissa
"Lagian Xavier sudah berumur 8 tahun bukan kamu bikin lagi sana sama Aldrich biar Xavier punya adik," celetuk Rose
"Kakak ipar menyebalkan," gerutu Clarissa dengan pipi merona
Rosr dan Aldrich langsung tertawa melihat tingkah malu malu dari Clarissa.
Sementara Clarissa jengkel dengan keduanya yang menertawakannya.Dia menatap tajam suaminya agar berhenti tertawa namun diabaikan oleh Aldrich
"Berhenti atau kamu tidak dapat jatah sebulan hubby," ancam Clarissa pada Aldrich
__ADS_1
Aldrich langsung gelagapan mendengar ancaman istrinya sementara Rose hanya tertawa melihatnya.
TBC