
Maureen langsung kekamarnya dan dia masuk kedalam kamar mandi.Selesai mandi dia memakai piyamanya lalu merebahkan tubuhnya diatas ranjang.
"Orang tua Max sangat baik dan juga ramah beruntungnya Max yang masih memiliki orang tua," gumam Maureen sendu
"Ibu , Ayah aku merindukan kalian," ucap Maureen sambil menitikkan airmatanya
Maureen segera menghapus air matanya lalu dia menoleh kearah alarm menunjukkan angka 09.00 malam.Dia pun memutuskan untuk memejamkan matanya dan akhirnya pun terlelap.
Keeokan harinya dikediaman keluarga stefanus kini mereka tengah sarapan bersama dengan tenang.Selesai sarapan Mommy Rose pun menatap Max dengan lekat.
"Nak nanti ajaklah maureen kesini lagi ya," ucap Mommy Rose
"Iya mommy," balas Max sambil tersenyum
"Baiklah aku pergi kekantor dulu ya," pamit Max pada kedua orang tuanya
"Hati hati nak," tegur Mommy
Max pun mengangguk lalu dia pun langsung berbalikdan melangkah menjauhi meja makan.Mommy Rose pun berdiri dan hendak membereskan piring kotornya namun tiba tiba kepalanya pusing.Daddy Abraham pun langsung menghampirinya dan menatapnya dengan cemas.
"Mommy kenapa?" tanya Daddy cemas
__ADS_1
"Kepala Mommy pusing dad dan tubuhku lemas," keluh Mommy Rose
"Baiklah ayo Daddy antar ke kamar," tawar Daddy
Mommy pun mengangguk lalu Daddy langsung menuntun mommy menuju kekamar mereka.Sementara pelayan yang menggantikan membawa piring kotor kedapur.Cklek Daddy membuka pintu dan mereka pun langsung masuk kedalam.Daddy langsung membaringkan Mommy dengan pelan diatas ranjang.
Daddy pun mengambil hapenya lalu menghubungi dokter keluarga. Setelah itu dia menaruh kembali hapenya diatas meja.Daddy menatap mommy dengan raut wajah cemasnya lalu dia mengenggam tangan wanita paruh baya tersebut..
"Mommy sakit apa sih bikin Daddy cemas," ucap Daddy Abraham
"Mommy enggak papa kok Dad mungkin cuma kelelahan saja," ucap Mommy Rose
Dokter pun masuk kedalam dan Daddy pun berdiri lalu menyingkir membiarkan dokter memeriksa mommy. Dokter pun mulai memeriksa mommy setelah itu dia mdnatap Daddy sambil tersenyum.
"Terimakasih Raihan," ucap Daddy Abraham
"Sama sama baiklah aku tinggal ya dan semoga Rose lekas sembuh," ungkap Dokter Raihan
Daddy Abraham mengangguk dan menerima obat juga bitamin itu.Lalu Dokter pun keluar dari kamar mereka.Kemudian Daddy pun duduk disebelah Mommy dan mengenggam tangannya erat.
"Mommy sudah dengar kan apa yang dokter bilang kalau mommy kelelahan hingga membuat mommy drop seperti ini," omel Daddy Abraham
__ADS_1
Mommypun menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang dan dia pun tersenyum kecil mendengar omelan dari suaminya.Daddy Abraham pun berdecak melihat istrinya yang kini tengah tersenyum.
"Daddy kenapa kamu cerewet sekali," ledek Mommy Rose
"Aku khawatir sama kesehatanmu Mommy," ungkap Daddy kesal
"Sayang aku enggak papa aku cuma kelelahan bukan karena punya penyakit serius.Lagian ya aku juga belum mau meninggal sebelum aku melihat anak anak kita menikah," canda Mommy Rose
"Mommy jangan berbicara seperti itu Daddy tidak suka mendengarnya apalagi Max dan Melani anak anak kita," tegur Daddy Abraham
"Maafin mommy ya Daddy dan aku janji aku akan selalu ada untuk kalian sampai maut memisahkan," ucap Mommy Rose
Daddy Abrahampun tersenyum tipis mendengarnya.Lalu dia pun mmberikan vitamin itu pada sang istri. Mommy Rose menerimanya lalu meneguknya dan mengambil segelas air lalu meminumnya hingga tandas.
"Kamu istirahat saja dulu Mommy," tegur Daddy Abraham
"Iya daddy tapi jangan katakan hal ini pada putera kita Max ya dad Mommy mohon.Max pasti akan sangat cemas mendengarnya," ujar Mommy Rose
Daddy pun mengangguk lalu berjalan keluar dari kamar menuju keruang tamu.Sementara Mommy kembali berbaring diatas ranjang.
tbc
__ADS_1
ps. maaf ya isinya mommy rose dan daddy Abra