
5 tahun kemudian keluarga kecil Max sangat bahagia.Putera mereka Jonathan tumbuh menjadi anak yang pintar dan kini usianya 5 tahun.Max dan Maureen begitu bahagia melihat putera mereka yang sangat pintar dan juga lincah.Pagi itu Maureen duduk diruang tamu menemani puteranya jonathan bermain mobil mobilan dilantai.Max yang melihatnya pun tersenyum lalu menghampiri mereka berdua.Dia langsung duduk disebelah istrinya dan mencium bibir Maureen sekilas.
"Sayang kenapa kamu tiba tiba menciumku bagaimana kalau jonathan melihatnya," protes Maureen
"Putera kita sedang sibuk bermain sayang," balas Max sambil terkekeh
Maureen mendengus mendengar alasan suaminya.Sementara Max tertawa kecil melihat istrinya kesal padanya.Kemudian mereka memperhatikan Jonathan yang sedang bermain.Tok..tok.tok Maureen langsung berdiri dan berjalan menuju ke pintu dan cklek dia membuka pintu.Maureen tersenyum lebar melihat keluarga kecil Kayla.
"Hai Kayla , Arsa ayo masuk kedalam," ajak Maureen sambil tersenyum
"Iya kak Maureen," jawab Kayla
Maureen langsung berbalik dan berjalan menuju ke ruang tamu diikuti keluarga kecil Arsa.Sampai diruang tamu Maureen kembali duduk disebelah sang suami.Sementara Arsa langsung duduk disofa begitu juga dengan Kayla yang memangku puteri mereka Alana yang berusia 4 tahun.
"Jonathan sayang kamu enggak mau menyapa Alana sayang?" tanya Maureen pada puteranya
Jonathan berhenti bermain dan menoleh kearah Alana.Dia pun langsung tersenyum lebar melihat Alana dan langsung menghampiri Alana.
"Bibi Kayla aku mau aja Alana main," ucap Jonathan pada Kayla
"Iya Nathan sayang tapi jangan nakal ya," ucap Kayla sambil tersenyum
__ADS_1
Jonathan tersenyum lalu mengangguk dan Kayla langsung menurunkan puterinya dari pangkuannya.Jonathan kecil langsung menggandeng tangan Alana dan mereka berdua bermain dilantai.
"Kayla, puteri kamu sangat cantik dan sepertinya Jonathan menyukainya," ucap Maureen sambil terkikik menatap Putera dan keponakannya itu
"Kakak bisa saja namun sepertinya sih iya terlihat dari Nathan yang selalu menjaga Alana," ungkap Kayla sambil tertawa
"Kak Maureen dan Kak Max kapan memberi adik untuk Nathan?" Tanya Kayla sambil tersenyum menggoda kakaknya tersebut
"Kata kakakmu tunggu Jonathan berusia 7 tahun dulu baru memberi adik untuknya," balas Max sambil menyindir istrinya
Maureen tertawa mendengar sindiran dari suaminya.Arsa dan Keyla tersenyum mendengar ucapan Max. Maureen langsung menyandarkan tubuhnya didada bidang sang suami.
"Hehe iya sayang padahal setiap malam kita bekerja keras melakukannya namun kamu masih memakai pengaman dan meminum pil pencegah kehamilan," gerutu Max
"Kasihan banget sih kamu Max," ujar Arsa sambil mengejek Max
Max langsung memberi tatapan tajam pada Arsa dan Arsa hanya mengabaikannya. Sementara Maureen dan Kayla hanya tersenyum melihat keduanya yang beradu mulut.Setelah itu mereka beralih menatap Jonathan dan Alana yang bermain bersama sesekali tertawa melihat Jonathan menjahili Alana.
"Kak Max anak kamu jahil banget sih sama Alana," ungkap Kayla sambil tertawa
"Sepertinya kejahilanku menurun ke Jonathan," ujar Max tersenyum tipis
__ADS_1
"Iya aku harap kemesumanmu juga tidak menular pada putera kita," sungut Maureen
Arsa dan Kayla tertawa terbahak bahak mendengar ucapan dari Maureen.Sementara Max langsung mendegus karena dirinya ditertawakan oleh Arsa dan Kayla.
Jonathan dan Alana menghampiri kedua orang tua masing masing.Arsa segera mengangkat puterinya dan memdudukannya ditrngah tengah begitu juga dengan Max yang mrlakukan hal yang sama.
"Alana sayang tumben kamu enggak nangis dijahilin Jonathan?" tanya Kayla pada puterinya
"Enggak mommy karena kak Nathan janji mulai saat ini kak Nathan akan selalu menjaga Alana," ucap Alana dengan polosnya
Kayla dan Arsa tersenyum mendengar penuturan puteri mereka tersebut.Maureen dan keluarganya pun ikut tersenyum mendengar ucapan polos dari Alana. Jonathan menoleh dan menatap Maminya dan Maureen langsung menatap kearah sang putera.
"Ada apa Nathan sayang?" tanya Maureen
"Mami bisakah kelak Nathan menikahi Alana?" tanya Jonathan dengan Wajah polosnya
Semua orang tertawa mendengar ucapan polos dari Jonathan.Sementara Jonathan menatap orang tuanya juga paman dan bibinya dengan raut wajah bingungnya.
tbc
jangan lupa like, vote rate dan komen
__ADS_1