Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )

Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )
Episode 84


__ADS_3

"Sudah sudah kalian ini ribut terus dan kamu aldrich jadi kamu suami suami takut istri ya seperti abraham," goda Rose pada iparnya


"Iyalah aku takut karena Clarissa kalau marah kayak macan betina," celetuk Aldrich


Clarisaa menatap tajam suaminya dihadapan Rose.Sementara Aldrich hanya terkekeh melihat reaksi istrinya.


"Walaupun kamu marah seperti macan betina tetapi aku tetap mencintaimu istriku sayang," ungkap Aldrich


Blush kedua pipi Clarissa merona mendengar ucapan manis dari suaminya.Sementara Rose tersenyum melihat adik iparnya yang bahagia. Clarissa langsung memeluk tubuh suaminya menyembunyikan wajahnya yang merah.Aldrich membalas pelukan dari istrinya.Setelah itu Clarissa melepaskan pelukannya dan menatap Rose.


"Oh ya berapa usia kandunganmu kak?" tanya Clarissa


"Usianya 6 bulan Rissa," jawab Rose sambil mengelus perut buncitnya


Clarissa mengangguk mengerti. sementara Aldrich melirik arlojinya menunjukkan angka 11.00 siang.Lalu dia kembali menatap istri dan kakak iparnya.


"Oh ya aku tadi sudah menyuruh Abraham menjemput Xavier sekalian dan memberi tahu nya kalau kita ada disini sayang," ucap Aldrich pada istrinya Clarissa


"Ya sudah kalau begitu sebaiknya kita di sini saja dulu karena kita jarang kesini kan," ucap Clarissa


Mereka pun kembali berbincang bersama dan saling bercanda. Sementara Abraham kini berada dijalan karena ingin menjemput putranya dan juga keponakannya yang berada disekolah yang sama.30 menit kemudian Abraham telah sampai di sekolah dan menyuruh Xavier dan Max masuk kedalam.


"Oh ya Xavier tadi daddymu menyuruh paman menjemputmu sekalian dan nanti kerumah paman ya," ungkap Abraham

__ADS_1


"Iya paman aku juga sudah lama tidak kerumah paman dan bibi," balas Xavier


"Sampai dirumahku kita main ps ya Xavier," ajak Max


"Oke max," ujar Xavier singkat


Abraham yang mendengarkan pembicaraan puteranya dan keponakannya pun hanya tersenyum tipis. Setelah itu dia kembali fokus menyetir dan beberapa menit kemudian mereka telah sampai dimansion Abraham.


Mereka bertiga segera keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam mansion setelah pelayan membukakan pintu.Mereka bertiga tersenyum tipis melihat keluarganya sedang mengobrol. Abraham berjalan terlebih dahulu dan diikuti Xavier juga Max.


"Kalian sudah pulang sayang," ucap Rose pada suami dan puteranya


"Iya mommy aku kekamar dulu ya," pamit Max


"Iya sayang," balas Rose dengan lembut


Xavier dan Max berjalan menuju ke kamar Max.Abraham duduk disebelah istrinya dan langsung mencium kening istrinya lalu kebibirnya sekilas. Sementara Clarissa hanya mendengus melihat kelakuan kakaknya yang memamerkan kemesraan nya.


"Masih ada kami kak Abra," cibir Clarissa


Abraham menyudahi ciumannya dan menatap adiknya dengan tampang watadosnya.Sementara Aldrich hanya mendengus melihat tingkah kakak iparnya yang menyebalkan.Rose pun merasa sangat malu dan langsung menyembunyikan wajahnya di didada suaminya.


"Kamu minta saja dicium sama suamimu Rissa," celetuk Abraham

__ADS_1


"Dasar menyebalkan," ujar Clarissa dengan nada kesal


Abraham dan Aldrich langsung tertawa mendengar ucapan Clarissa.Sementara Rose hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah usil suaminya dan juga iparnya.


"Rissa menginaplah disini beberapa hari," ucap Rose sambil memohon


"Aku setuju kakak dan kita akan tidur sekamar dan bercerita banyak hal termasuk membicarakan pria tampan," ujar Clarissa antusias


"Aku setuju denganmu Rissa," ucap Rose semangat


Abraham dan Aldrich melotot dan menatap tajam Clarissa dan Rose. Sementara para wanita hanya mengacuhkan suami suaminya. Hal itu membuat para pria menghela nafas sekaligus mendengus.


"Sayang nanti malam tidur bersamaku saja ya," pinta Abraham sambil memelas


"Baiklah aku akan tidur denganmu hubby," jawab Rose


Abraham tersenyum cerah mendengar ucapan istrinya lalu dia mengelus perut buncit istrinya dengan lembut.Kini giliran Aldrich yang tengah membujuk Clarissa yang tengah ngambek.


"Maafin aku sayang aku tidak akan menertawanmu lagi," ucap Aldrich dengan lembut


"Iya sayang," sahut Clarissa


TBC

__ADS_1


__ADS_2