
Abraham menata arloji nya menunjukkan jam 02.00 berarti dia tadi di kamar mandi dua jam. lalu dia duduk disebelah istrinya dan menatap sang istri.
"Sayang kamu mau minum apa," tawar Rose
"Kopi sayang tanpa gula," balas Abraham
"Baiklah aku buatkan dulu," jawab Rose berdiri dan berjalan menuju ke dapur
Rose berjalan menuju dapur membuatkan kopi tanpa gula sesuai keinginan suami nya.dia membuat orange jus buat dirinya sendiri.
setelah itu dia menaruhnya di nampan dan membawa nya kembali ke ruang tamu.Dia meletakkan nya di atas meja.
"Ini kopimu sayang," ucap Rose
"terima kasih sayang," jawab Abraham sambil menyeruput kopi nya
Sementara Rose menikmati orange jus nya dan suami nya memperhatikan nya dengan intens. Rose pun langsung melirik ke arah suami nya sambil tersenyum.
"Ada apa sayang," tanya Rose
"Sepertinya jusmu enak sayang," ujar Abraham menatap Rose
__ADS_1
"Baiklah kalau kamu mau ini," bujuk Rose menyerahkan jusnya yang tinggal setengah
Abraham menggeleng lalu dia mendekatkan wajahnya dan cup dia mencium bibir istrinya.
Lalu Abraham kembali ke posisinya sambil melanjutkan menyeruput kopinya kembali.Rose tersenyum malu melihat kelakuan suami nya.
"Lebih nikmat jus dari bibirmu sayang," goda Abraham menyeringai
"Huh dasar mencari kesempatan dalam kesempitan," cibir Rose
Abraham tertawa keras mendengar cibiran istrinya. dia membenarkan ucapan Rose lalu dia mengusap bibirnya yang masih terasa manis.Rose berdiri dan berjalan meninggalkan ruang tamu.Abraham bingung kemana istrinya akan pergi lalu dia mengikuti nya.
"Sayang kita mau kemana," ucap Abraham
"Benarkah," balas Abraham antusias
Rose terus melangkah keluar dari mansion dan Abraham di buat bingung olehnya.Mereka pun sampai di Gazebo dan Rose duduk disana.
"Kenapa kita kesini sayang katanya mau kekamar," gerutu Abraham
"Tadi aku cuma bercanda sayang maka nya jangan mikir mesum terus," ledek Rose tertawa puas mengerjai suami nya
__ADS_1
Abraham mendengus mendengar ledekan dari istri nya.Dia hanya merutuki kebodohan nya yang mengikuti istrinya dan tidak sadar kalau dia dikerjai. Raut wajah Abraham berubah masam dan Rose hanya tertawa melihat nya.
"Menikmati hembusan angin pada sore hari terasa sejuk dan Aku berharap Ayah dan ibu melihatku dari atas sana sambil tersenyum," ucap Rose sendu menatap ke atas langit yang berwarna biru
Abraham mendekat kearah sang istri lalu memeluknya dari samping.dia menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta.lalu dia mencium pelipis istri nya dengan lembut.
"Hubby aku merindukan mereka dan ingin memeluk mereka jika Ibu tidak melahirkan ku pasti beliau masih hidup sekarang dan juga seandainya Ayah tidak menolongku mungkin dia masih bersama ibu dan kakak," ucap Rose lirih lalu menitikkan air mata nya
"Aku sungguh merindukan ayah dan ibuku Hubby," ucap Rose menangis tersedu sedu
Abraham langsung memeluk erat istrinya dan membenamkan kepala istri nya di dada nya. dia merasa sesak sekaligus hati nya sakit melihat sang istri yang terus menangis merindukan orang tua nya.
"Sayang tenanglah masih ada aku, mommy , daddy dan Mitha yang selalu disampingmu sayang," tegur Abraham tersenyum lirih
Rose mendongak dan menatap suaminya dengan mata sembabnya dan tatapan terluka nya.Abraham menghapus air mata di kedua pipi sang istri. Rose kembali memeluk suaminya dengan erat dan menumpahkan kesedihan dan kerinduan nya pada orang tuanya Di pelukan suami nya.
"Jangan seperti ini terus sayang hal ini membuatku sedih dan aku tidak mau kamu berlarut dalam kesedihanmu. yang aku mau hanyalah ingin melihatmu tersenyum bahagia," pinta Abraham memohon
Rose menghapus air mata nya lalu menatap sang suami sambil tersenyum. Abraham mencium kening nya lembut dan penuh cinta.
"Terimakasih sayang karena kamu telah menghiburku ," balas Rose
__ADS_1
TBC
JANGAN LUPA VOTE ,RATE , LIKE DAN KOMEN YA BIAR AUTHOR SEMANGAT