Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )

Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )
Episode 101


__ADS_3

Max pun melajukan kembali mobilnya dengan kesal.Dia merasa kesal karena diabaikan oleh gadis tadi dan berharap bertemu dengan gadis itu lagi nanti.Max melajukan mobilnya menuju ke mansion dan didalam mobil tak henti hentinya dia merutuki kebodohannya.


"Kenapa aku tadi tidak bertanya siapa nama gadis itu," ucap Max jengkel


beberapa menit kemudian Maxpun sudah sampai didepan mansion.Dia pun segera keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam setelah pelayan membuka pintunya. Max pun berjalan dengan lunglai hendak menuju ke kamarnya. Mommy dan daddy yang melihatnya pun bingung pada putera sulungnya tersebut


"Nak kamu kenapa kok lesu seperti itu apakah kamu sakit?" tanya mommy dengan raut cemasnya


Max pun menghentikan langkahnya dan berbalik berjalan menuju keruang tamu.Dia pun langsung merebahkan tubuhnya disofa.


"Aku tidak sakit kok mom cuma tadi aku ketemu dengan gadis yang kemarin namun aku lupa menanyakan namanya," ujar Max


Mommy dan Daddy pun saling berpandangan satu sama lain.Kemudian mereka pun tertawa bersama melihat putera mereka yang galau. Max pun kesal dengan kedua orang tuanya yang kini menertawai dirinya.


"Ayolah Son kamu ini seorang ceo sekaligus direktur perusahaan masa tidak bisa mengajak berkenalan gadis itu dasar payah," ejek daddy Abraham sambil tertawa


"Tidak ada yang lucu daddy dan aku berjanji akan menjadikan gadis itu menjadi menantu kalian," ucap Max dengan serius


"Jangan janji janji saja sayang harusnya kamu buktikan," protes mommy Rose menatap putra sulungnya itu

__ADS_1


"Huh sudahlah aku mau kekamar dulu," ucap Max


Max pun langsung berdiri dan berjalan meninggalkan orang tuannya di ruang


tamu. Max langsung menaiki tangga menuju kekamarnya.Cklek dia membuka pintu lalu masuk kedalam kamar dan dia melepas jas juga kemejanya.Setelah itu dia berjalan menuju ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.Beberapa menit kemudian Max keluar dari kamar mandi dengan selembar handuk dan berjalan ke lemari.Dia mengambil kaos dan celana panjangnya kemudian memakainya langsung.


Max pun memutuskan keluar dari kamar dan menuruni tangga.Dia berjalan menuju ke dapur dan mengambil air ingin dari dalam kulkas.Setelah itu dia pun meneguk minuman itu setelah itu Max berjalan menuju keruang tamu.Tiba tiba hapenya berbunyi dan ternyata Kayla yang mengirimi pesan.


"Kak Max bisakah kita masih bisa berteman kan ?" tanya Kayla


"Iya Kayla kita masih bisa berteman," balas Max singkat


"Sayang kamu kenapa nak?" atanya Mommy Rose menatap puteranya yang melamun


"Eh mom tadi kayla datang ke kantor dan menyatakan perasaannya padaku mom," ungkap Max


"Lalu jawabanmu apa sayang?" tanya mommy Rose dengan penasaran


"Aku menolaknya mom karena aku menganggap Kayla seperti adikku sendiri dan dia pun kecewa lalu menangis mendengar penolakanku," ucap Max

__ADS_1


"Kayla tersenyum menanggapinya meskipun aku tahu dia pasti sakit hati.Aku hanya tidak ingin memberikan harapan lebih padanya dan kuharap dia menemukanpriabyang benar benar mencintainya dengan tulus," ujar Max panjang lebar


"Yang kamu lakuin sudah benar nak karena cintq itu tidak bisa dipaksa dan juga cinta tak harus memiliki," ucap Mommmy Rose tersenyum tipis


Max pun langsung mendekati mommynya dan langsung bermanja padanya.Daddy Abraham pun berdecak dan cemburu dengan sikap putra sulungnya itu.Dia pun berjalan mendekati istri dan anaknya tersebut.Daddy Abraham langsung duduk dan melipat tangannya didada.


"Ingat umurmu sudah tua masih saja bermanja pada wanitaku," cibir Daddy Abraham dengan menatap tajam Max


Max pun mengangkat kepalanya dan langsung duduk dengan tegak.Dia pun mendengus mendengar ucapan daddynya yang kini tengah cemburu padamya.


"Yang kamu sebut wanitamu itu mommyku Daddy," ucap Max dengan kesal


"Carilah kekasih sana Son supaya kamu tidak menganggu wanitaku," balas Daddy Abraham tidak mau kalah


Mommy Rose pun memutar bola matanya malas melihat perdebatan antara daddy dan putera mereka tersebut.Semnetara Max pun kesal sekaligus jengkel dengan daddynya yang bersikap kekanakan menurutnya.


"Daddy tidak ingat umur," batin Max


tbc

__ADS_1


__ADS_2