Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )

Rosalie & Abraham ( Fall In Love With You )
Bhoncap 3 : Takdir yang menentukan


__ADS_3

Nayla masuk kedalam taksi dan taksi langsung berjalan meninggalkan area kantor Jonathan.Didalam taksi Nayla menghapus air matanya dengan kasar dan dia masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar tadi.


"Kenapa selama ini kak Alana hanya diam saja dan membiarkan aku mendekati Jonathan dan pasti itu sangat menyakiti hatinya," ucap Nayla


Sementara Alana melepaskan pelukannya dari tubuh Jonathan.Dia menatap Jonathan dengan tatapan sendu namun dia tetaplah tersenyum tipis.


"Nathan aku tidak menyetujui perjanjianmu tadi dan aku meminta satu hal padamu?" ucap Alana


"Aku ingin kamu melupakan aku dan belajarlah mencintai Nayla karena dia mencintaimu Nathan," ucap Alana dengan raut wajah seriusnya.


Jonathan terbelalak sekaligus terkejut mendengar permintaan dari Alana.Diapun mengeraskan rahangnya dan amarahnya pun memuncak dan dia menatap tajam Alana.


"Kenapa kamu menyuruhku untuk mencintai gadis lain apakah kamu sudah gila Alana," ucap Nathan dengan nada tingginya


"Gadis itu bukan orang lain Nathan dia adik kandungku sendiri dan aku tidak mungkin menyakiti hatinya jika dia tahu pria yang dicintainya mencintai kakaknya," ujar Alana


"Tapi yang aku cintai itu kamu Alana bukan Nayla," bentak Nathan emosi


Alana tersentak mendengar bentakan Nathan dan dia melihat Nathan yang terlihat marah padanya.Sementara Nathan merasa frustrasi lalu dia menghela nafas kasar sambil meredakan emosinya.

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah mengubah keputusanku dan aku tidak akan pernah menurut keinginan gilamu itu," ujar Jonathan sinis


Jonathan berbalik dan melangkahkan kakinya menuju ke mobil.Dia langsung masuk kemobil lalu melajukannya dengan kencang meninggalkan Alana sendiri.Sementara Alana kembali menangis mendengar ucapan dari Nathan.Dia mengusap air matanya lalu langsung masuk kemobilnya setelah itu dia melajukannya menuju ke mansion orang tuanya.30 menit kemudian Alana sampai dimansion keluarganya.Dia keluar dari mobil dan meraih tasnya setelah itu dia berjalan masuk kedalam mansion.Alana melangkahkan kakinya dengan gontai dan Kayla yang melihat puteri sulungnya pulang pun langsung tersenyum.


"Alana sayang duduklah disini dulu," ujar Kayla pada puterinya


"Iya Mommy," jawab Alana singkat


Alana pun berjalan menuju ke ruang tamu dan langsung duduk disofa.Sementara Nayla memperhatikan wajah sembab sang kakak.Kayla mengerutkan dahinya melihat mata sembab puteri sulungnya hal itu membuatnya khawatir.


"Alana sayang kamu kenapa nak sepertinya kamu habis menangis?" tanya Mommy


Alana menghela nafas kasar lalu dia kembali menatap keluarganya secara bergantian. Sementara semua orang menunggu apa yang ingin dikatakan oleh Alana.


"Mommy, Daddy aku sudah memutuskan akan tinggal di Amerika dan memulai hidup yang baru disana," ucap Alana.


Semua orang terkejut mendengar keputusan yang dibuat Alana secara mendadak.Nayla begitu terkejut dengan keputusan yang dibuat oleh sang kakak.


"Apakah semua ini karena aku kak," batin Nayla

__ADS_1


"Kenapa kamu memutuskannya secara mendadak sayang apa alasan kamu ingin tinggal disana?" tanya Mommy Kayla


"Aku hanya ingin hidup mandiri Mommy," ucap Alana sambil tersenyum


"Lalu kapan kamu akan berangkat sayang?" tanya Daddy


"Dua hari lagi aku akan berangkat Daddy dan keputusanku sudah final," ucap Alana tegas


"Baiklah aku akan kekamar dulu permisi semuanya," pamit Alana


Alana berdiri dan berjalan meninggalkan ruang tamu.Dia langsung menaiki tangga menuju ke kamar.Cklek Alana membuka pintu lalu dia masuk kedalam lalu menguncinya. Setelah itu dia berjalan menuju ke jendela dan berdiri menghadap Jendela sambil menghela nafas.


"Jonathan biarkan takdir yang menentukan siapa yang akan menjadi pelabuhan akhir dihatimu," batin Alana


"Jika aku sudah berada di Amerika aku harap kamu bisa berbahagia bersama Nayla disini tanpa ada aku yang menganggu kalian," ucap Alana dengan lirih


"Aku rela mengorbankan perasaanku demi kebahagiaan Nayla meskipun aku yang akan merasakan sakitnya," ujar Alana sambil memandangi pemandangan diluar jendela


End

__ADS_1


__ADS_2