
Angga masih menemani Ica dan belum bisa meninggalkan Ica sendiri dirumah dengan kondisi Ica yang masih sedih dan masih terus menangis..
Pagi ini Angga yang bangun terlebih dulu dan berjalan menuju kamar mandi, sebenarnya dia masih belum tega meninggalkan Ica tapi hari ini dia ada janji untuk operasi pasien dan itu tidak bisa ditunda..
Angga keluar kamar mandi dan melihat Ica yang ternyata sudah duduk di tepi ranjang dengan bersender..
" Sayang,, udah bangun.. Ucap Angga dengan duduk di depannya..
" Mas mau ke Rumah Sakit??
" Kamu gapapa kan Mas tinggal, Mas cuma sebentar dan Mas akan langsung pulang setelah operasinya selesai
" Gapapa Mas,, Mereka lebih butuh kamu di sana..
" Tapi kamu janji sama Mas, harus makan juga jangan kecapean..
" Iya Mas,, udah sana berangkat..
" Ya udah Mas berangkat dulu ya, Mas janji langsung pulang setelah selesai ucap Angga dengan mencium kening juga pipi istrinya sebelum berangkat..
Sebenarnya Ica mendengar saat Angga menerima telp dari Rumah Sakit karena memang dia sudah bangun..
Ica berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya..
Setelah selesai dia membuka pintu balkon dan duduk di kursi melihat pemandangan di sana..
Tok,, Tok,, Tok,,
Suara pintu kamar terbuka dan ternyata Bi Minah membawakan sarapan juga susu hangat untuk Ica..
Karena sebelum berangkat Angga menyuruh Bi Minah untuk membawakan sarapan Ica ke dalam kamarnya..
" Maaf Bu Ica,, ini sarapannya bibi taruh diatas nakas ya..
" Iya Bi,, makasih.. Ucap Ica tanpa menoleh
Bi Minah menatap Ica dari belakang, hatinya pun merasakan sedih melihat majikannya seperti ini..
Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa karena semua sudah takdir yang di atas..
Ica kembali masuk dan berjalan menuju ranjangnya, dia tidak sama sekali lapar dan dia membiarkan makanan itu dan memilih berbaring diatas ranjangnya..
Setelah beberapa saat akhirnya Ica tertidur,
__ADS_1
**********
Di Rumah Sakit
Angga yang baru saja selesai operasi langsung mengambil Hpnya dan menelpon Ica, namun beberapa kali panggilannya tidak diangkat, Akhirnya Angga menelpon rumah..
Tut,, tut,,
" Halo,, ucap Bi Minah diseberang
" Halo Bi, Ini Angga
" Oya gimana Pak Angga??
" Gimana keadaan Ica bi, apa dia sudah sarapan??
" Bu Ica sepertinya sedang tidur pa, tapi sarapan yang tadi pagi Bibi anterin ke kaafnya belum sama sekali disentuh Pa..
" Ya Sudah Bi, sebentar lagi saya pulang..
Makasih Bi..
Angga mengakhiri telponnya dan langsung bergegas pulang karena pikirannya terus dengan istrinya..
Setelah menempuh 20menit perjalanan akhirnya sampai di halaman rumahnya dengan segera berjalan masuk ke dalam rumahnya..
Angga melihat Bi Minah yang sudah membawa nampan berisi makan siang untuk Ica namun di minta oleh Angga..
" Biar saya yang bawa ke atas bi, makanan tadi pagi sudah bibi ambil??
" Sudah Pa,,.
Angga pun menaiki tangga dengan membawa nampan,
Setelah membuka pintu kamarnya terlihat Ica yang masih tertidur wajahnya pun masih terlihat pucat dan badannya sedikit lebih kurus..
Angga mencium kening Ica dan mengusap lembut pipinya..
Ica yang merasakan langsung membuka matanya..
" Makan dulu yuk, kamu belum makan dari pagi kan..
Ica terlihat akan bangun dengan segera Angga membantunya..
__ADS_1
" Tapi aku belum laper Mas,, ucap Ica..
" Kamu belum makan dari pagi Yank,, Mas gag mau kamu kayak gini terus.. Kamu harus makan ya..
" Tapi Mas,,
" Anak kita di surga bakal nangis liat mommy nya seperti ini Yank,,
Ica langsung menangis mendengar ucapan suaminya,,
" Aku Jahat ya Mas,, aku Mommy yang jahat gag tau kalo aku sendiri sedang hamil..
" Sayang,, udah ya kamu jangan terus salahin diri kamu sendiri.. Semua udah takdir dan dengan kamu sehat kita bisa mempunyai anak lagi..
Ica terus terisak dalam pelukan suaminya, Angga sangat sabar menghadapi istrinya dia terus mengusap bahu Ica untuk menenangkannya..
Angga melepaskan pelukannya dan mengusap air mata di pipi Ica..
" Kamu makan ya,, Mas suapin
Ica pun mengangguk dan memakannya..
Kali ini Ica sudah mau makan lebih banyak dan mau minum obat, Angga sedikit lega dengan perubahan sikap Ica..
Setelah selesai menyuapi Ica, Angga turun dengan membawa nampan dan piring kotornya..
Ica terus berpikir dengan ucapan suaminya..
Anak mereka bakal sedih melihat mommya yang terus sedih seperti ini,,
Aku harus sehat, aku gag mau dia sedih disana,, maafin mommy sayang,, ucap Ica dengan meneteskan air matanya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hiks.. Hiks.. Hiks... ðŸ˜ðŸ˜
Author ikut sedih nulisnya Gaes 😢😢
Ikuti terus melanjutkan ceritanya..
Like Vote juga komen kalian dong 😘😘
Love You All
__ADS_1
💋💋💋