
Beberapa minggu kemudian,,
Keadaan Ica jauh lebih baik, perasaannya pun sudah bisa sedikit melupakan Bagas,,
Namun sikapnya tidak seperti dulu Ica bersikap lebih cuek saat bertemu dengan Bagas,, bukan karena masih belum bisa ikhlas namun karena Ica tidak enak dengan Diana, Ica memikirkan perasaan Diana,,,
Ica juga bersikap profesional di Team mereka dy masih sama menganggap Diana sebagai temannya,,
**********
Dokter Angga berencana akan main kerumah Ica malam ini, karena rasa kangennya yang sudah tidak bisa ditahan lagi ingin rasanya bertemu dengan Ica,,
Dy sengaja pulang lebih awal, dan langsung bersiap siap,,
Dokter Angga keluar kamarnya dan berjalan turun, kedua orangtuanya heran,,
Tidak seperti biasanya Angga keluar malam biasanya dy selalu dirumah apa lagi ini malem minggu,,
" Mah, sepertinya anak kita sudah Beneran jatuh cinta dengan pasiennya ucap Pak Wijaya,, sedangkan Nyonya Wijaya merasa sangat senang putranya bisa membuka lagi hatinya untuk perempuan,,
Angga berjalan kearah mereka,
" Pah, Mah Angga keluar dulu ya,,
" Mau kemana sayang, tumben kamu keluar malam,,
Angga hanya tersenyum tidak menjawabnya,,
" Bawa kerumah calon menantu papah kalo begitu Angga, ucap Pak Wijaya dengan sedikit menggoda Angga,,
" Doan Angga pah,
Ya Udah Angga pergi dulu Pah Mah,, dan mencium tangan kedua orang tuanya,,
Di rumah Ica hanya sedang menonton Tb ditemani Bu Nia,,
__ADS_1
entah apa yang mereka obrolkan malah terlihat mereka lebih asik ngobrol ketimbang nonton acara tv,,
Tok,, tok,, tok,,
terdengar suara pintu,,
Bi siti langsung berjalan keluar membukakan pintu, dilihatnya lelaki tampan dengan kemeja merah dipadukan dengan celana hitam,,
" Maaf nyari siapa ya?? ucap Bi siti karena baru pertama melihat Dokter Angga,,
" Ica nya ada Bi, ucap Dokter Angga,,
" Oh, Non Ica ada didalam silahkan masuk biar say panggilkan,,
Dokter Angga pun masuk dan duduk disofa sedangkan Bi Siti masuk ke dalam untuk memanggil Ica,,
" No Ica, ada tamu Non di depan,,
Ica dan Bu Nia bingung, pasalnya selama Ica putus dengan Bagas gag pernah ada lagi yang kerumah Ica,,
" Engga tau Non, laki laki tapi tampan banget ucap Bi Siti sambil tersenyum,,
Ica pun bangun dan berjalan ke ruang tamu,,
Terlihat seorang laki laki sedang duduk menunduk memainkan ponselnya,,
Ica merasa sedikit asing dengan lelaki tersebut,,
" Em,, Maaf siapa ya??
Dokter Angga yang mendengar suara Ica langsung mendongakkan kepalanya,,
Ica kaget ternyata Dokter Angga,
Dokter Angga yang melihat pun tersenyum,,
__ADS_1
" Dokter Angga,, apa kabar ucap Ica mengulurkan tangannya,,
" Baik Ica, kamu sendiri apa kabar gimana keadaan kamu sekarang?? ucap Dokter Angga,,
" Silahkan duduk Dok,
Mereka pun akhirnya duduk dan tidak lama Bi Siti datang membawa minuman,,
" Silahkan Den, diminum,,
" terimakasih Bi,,
Mereka terlihat ngobrol, Bu Nia yang penasaran siap yang datang pun menghampiri mereka,,
" Dokter Angga ternyata,, ucap Bu Nia duduk disebelah Ica,,
Dokter Angga langsung mencium tangan Bu Nia,
" Apa kabar Bu Nia,, ucap Dokter Angga,,
" Baik dokter sendiri gimana?
" baik bu,,
Ya sudah saya tinggal dulu, silahkan dilanjut ngobrolnya Dok,,
Dokter Angga tersenyum dan kembali melihat Ica,, senyuman Ica yang sangat dikangeni Dokter Angga,,
Mereka terlihat lebih akrab,
Dokter Angga tudak menyangka kalau Ica ternyata sedikit cerewet karena lebih banyak Ica yang ngomong dan Dokter Angga yang mendengarkan,,
Tapi itu gag jadi masalah untuk Dokter Angga,,
Sedangkan Bu Nia yang mendengar obrolan mereka juga tawa Ica merasa sangat Bahagia,, Ica anak perempuannya Yang ceria sudah kembali,,
__ADS_1
Ica sudah kembali bisa tersenyum, kebahagiaan Ica juga kebahagiaan Bu Nia,,