
Hari ini adalah hari terakhir mereka cuti dan besok mereka akan kembali melakukan aktifitas masing-masing,,
Angga yang kembali ke Rumah sakit dan Ica yang kembali bekerja..
Kehidupan merekapun berjalan seperti layaknya suami istri,,
Ica melakukan tugasnya sebagai istri melayani semua keperluan suaminya dan tidak membiarkan Bi Minah menyiapkan semua keperluan Angga walaupun hanya memasak makanan..
Seperti pagi ini Ica yang sudah bangun dari subuh pun langsung berjalan ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuknya juga suaminya..
Sedangkan Angga yang memilih tidur kembali setelah shalat subuh..
Ica melihat Bi Minah sedang membersihkan rumahnya, dia berjalan turun dan menyapanya,,
" Pagi Bi Minah,, sapa Ica berjalan menghampirinya..
" Pagi Non Ica,, sudah bangun Non..
" Iya Bi, gag bisa tidur lagi jadi keluar deh..
" Mau bibi bikinin teh anget Non,,
" Gag usah bi, nanti biar aku bikin sendiri aja kalo pengin,, bibi lanjutin aja kerjanya..
Ica pun berjalan ke samping rumahnya menyirami bunga-bunga dan duduk menikmati udara pagi hari...
Setelah dirasa cukup Ica berjalan ke dapur dan memasak untuk sarapan..
Beberapa menit sarapan pun sudah tertata diatas meja, kini Ica akan membangunkan suaminya..
Ica membuka pintu kamarnya dan melihat suaminya yang masih tertidur,,
Dia mendekatinya dan mengusap pipi Angga..
" Mas,, Bangun udah siang,, ucap Ica dengan masih mengusap pipi..
" Hem,, bentar lagi sayang,, Mas masih ngantuk..
" Tapi udah siang lo Mas,,
Angga masih terus tidur bahkan tidak merespon ucapan Ica..
Ica yang merasa kesal pun langsung mencium bibir suaminya,,
"Cup,,
"Cup,,
"Cup,,
Ica sengaja menggoda Angga dengan terus menciumnya agar Angga mau bangun..
Angga yang merasa dicium pun langsung menarik tangan Ica membuatnya terjatuh ke atas tubuhnya..
" Kamu mau goda Mas, hemm,, ucap Angga dengan masih memejamkan matanya..
__ADS_1
" Gag usah digoda aja Mas udah kegoda kan??
" Kamu sekarang pintar gombal sapa yang ngajarin??
" Emm,, Kan Mas sendiri yang ngajarin aku,, ucap Ica cengengesan..
" Kamu tuh ya,, ucap Angga dengan menggelitiki perut Ica..
Dan mereka terus bercanda entah sampai jam berapa dan melupakan sarapan pagi mereka..
*********
Angga memikirkan keinginannya agar Ica berhenti bekerja ada fokus untuk segera mempunyai keturunan, namun Angga juga gag mau memaksakan keinginannya karena dia tau Ica masih ingin bekerja..
Ica melihat suaminya melamun di kursi taman pun akhirnya mendekatinya..
Angga tidak merasa Ica duduk disebelahnya karena melamun..
" Mas,,
" Mas Angga,, ucap Ica dengan menggoyang lengan suaminya,,
" Ah ya kenapa sayang,
" Mas lagi mikirin apa zi,? Dari tadi dipanggil diem aja..
" Gag kok yank,
" Bohong,,
" Mas gag usah bohong, aku tau Mas lagi bohong,, Mas mikirin apa??
Angga menghela napasnya sebenarnya dia tidak mau mengatakan ini kepada istrinya tapi ini juga untuk kebahagiaan mereka..
" Mas mau ngomong tapi kamu janji jangan marah..
" Emm,, iya janji deh,, ucap Ica..
" Sayang, apa sebaiknya kamu berhenti kerja aja.. Ucap Angga sedikit merasa tidak enak
" Maksud Mas Angga,,
" Maksud Mas, kamu gag usah lagi kerja dan fokus agar kita segera mempunyai anak sayang,,
" Tapi kan sambil kerja juga bisa fokus program hamil Mas,,
" Tapi kalo kamu sambil kerja nanti kamu Cape Yank, dan itu juga gag bagus buat program hamil, apa lagi nanti kamu stres mikirin kerjaan kamu, belum lagi dirumah kamu ngurus rumah
" Kerjaan aku kan cuma duduk aja Mas, gag bakal cape, lagian dirumah juga dibantu Bi Minah..
" Mas udah kasih kamu semuanya, apa kamu masih belum cukup dengan semua yang Mas kasih??
" Maksud Mas apa ngomong gitu?? Aku kerja karena aku menikmatinya Mas bukan karena uang..
" Yank, kok kamu jadi marah,, kan kamu janji gag bakal marah..
__ADS_1
" Kamu tuh aneh Mas, dulu sebelum nikah kamu janji gag bakal ngelarang aku buat berhenti kerja tapi sekarang kamu malah nyuruh aku berhenti kerja, kamu tau kan Mas dari dulu aku udah kerja dan aku udah menikmatinya Mas,,
" Tapi sayang, Mas udah pengin punya anak dan kamu sendiri juga sudah pengin kan..
" Mas egois,,
Ica menangis dan berjalan meninggalkan Angga yang masih duduk di kursi taman..
Angga mengusap kasar wajahnya, gag seharusnya dia memaksa keinginannya kepada Ica..
Ica masuk ke dalam kamarnya dan menangis dengan memeluk gulingnya..
Kamu egois Mas, kamu jahat,,,
Ica terus terisak di kamarnya, hatinya sakit mendengar ucapan suaminya..
Angga yang merasa menyesal dengan omongannya pun menghampiri Ica di kamar..
" Sayang,, maafin Mas,, ucap Angga dengan mengusap bahu Ica..
Ica terus terdiam dan masih terus menangis
" Sayang,, Mas minta Maaf,,
Mas tau mas salah, gag seharusnya Mas ngomong seperti itu.. Maafin Mas..
" Kenapa Mas ngomong kayak gitu?? Maksud Mas apa?? Ucap Ica dengan masih terisak..
" Mas gag ada maksud ngomong seperti itu sayang, Mas cuma gag mau kamu cape karena harus bekerja dan mengurus rumah sedangkan kita juga lagi mencoba program hamil..
" Tapi Mas kan tau aku udah nyaman kerja Mas, aku udah kerja lama disana dan aku tu gag biasa kalo cuma diem dirumah lagian program hamil juga bisa sambil kerja..
Angga langsung memeluk Ica karena merasa sedih melihat Ica menangis apa lagi karena ulahnya hatinya merasa sakit,,
" Mas minta maaf sayang, Mas janji gag bakal maksa kamu berhenti kerja lagi,,
Kamu mau kan maafin Mas,
Ica mengangguk dalam pelukan Angga namun masih terus terisak..
Angga mengusap bahunya dan terus menciumi puncak kepala Ica..
" Maafin Mas Sayang,,,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Gaes.. Gaes..
Konfliknya kecil dulu ya gaes,, 😜😜
Jangan lupa tetep Like, Vote juga kome. Kalian..
Ikuti jalan ceritanya..
Love You All
__ADS_1
💋💋