Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 24


__ADS_3

Hari ini Diana sudah pindah kost,


Dy masih terlihat membereskan barang barangnya karena ini memang hari sabtu jadi dy libur kerja,,


Kost Diana hanya beda beberapa kamar dari Bagas karena memang kost karyawan,,


Kamar Bagas yang masih terkunci karena memang setiap libur dy bakal bangun lebih siang,,


Jam 9.00 Bagas merasakan sinar silau karena sinar matahari menembus melalui celah jendela kamarnya,,


Uh,, sudah siang ternyata gumamnya dengan masih merebahkan badannya karena hari libur jadi hanya malas malasan di kamar apa lagi Ica yang masih belum kembali,,


Mandi dulu lah baru keluar cari makan gumamnya berjalan menuju kamar mandi


Diana yang sudah selesai membereskan kamarnya, berjalan keluar kamar untuk membeli sarapan, melihat pintu kamar Bagas yang masih tertutup,,


Bagas kemana kok pintunya masih tertutup tapi motornya ada apa belum bangun ya,,


Biar deh sekalian aja aku beliin dy sarapan gumam Diana sambil melewati kamar Bagas,,


Bagas keluar dengan masih melilitkan handuk dipinggangnya dan terlihat segar dengan rambut yang masih basah,,,


Dy berjalan kearah lemari dan mengambil kaos polos warna biru tua juga celana pendek jeans warna hitam,,


Sementara rambutnya sengaja dy biarkan masih basah,,

__ADS_1


Tok,, tok,, tok,,


Terdengar suara pintu kamarnya,,


Bagaspun berjalan dan membukakan pintu, terlihat Diana yang berdiri di depan pintu kamarnya, sedangkan Diana yang melihat Bagas menjadi tambah kagum dengan ketampanan Bagas,


Ya Bagas tidak seperti biasanya rambutnya tertata rapi sedangkan sekarang sengaja Bagas biarkan acak acakan,,


" Di, Didi,, panggil Bagas karena Diana yang hanya berdiri mematung,,


. " eh iya Gas, sorry


ini sarapan tadi aku beli sekalian, kamu belum sarapan juga kan,,


" Oya, masuk Di..


Diana kagum dengan kamar Bagas yang begitu rapi walaupun itu kamar kost tapi terlihat seperti kamar sendiri


" Oh ya, aku pindah pagi pagi tadi,,


Kamu ada sendok sama piring kan??


" Bentar aku ambilin ucap Bagas segera berdiri namun Diana mencegahnya dan Diana yang mengambilnya,,


Mereka akhirnya sarapan bareng di dalam kamar Bagas dan Diana langsung mencuci piring bekas makan mereka,,

__ADS_1


Diana seperti sedang melayani suaminya menyiapkan sarapan, menghidangkan sampai membersihkan bahkan mencuci piring kotornya,,


Bagas hanya membiarkannya, setelah selesai sarapan mereka memilih ngobrol,,


Hubungan mereka semakin lama semakin dekat entah kenapa Bagas sedikit lupa dengan Ica,


Seperti malam ini, mereka juga terlihat keluar bersama membeli makan,,


Tidak di tempat biasa Bagas & Ica makan namun mereka lebih memilih di tempat pinggir jalan,,


Bagas yang melihat ada sedikit bekas makan di mulut Diana dengan segera mengelap dengan jari jempolnya,,


Deg,,


Jantung Diana langsung berdecak kencang melihat yang dilakukan Bagas kepadanya..


" makanya blepotan kaya anak kecil zie ucap Bagas dengan masih mengelap mulut Diana


Diana hanya membalasnya dengan senyuman dan menundukan kepalanya karena mukanya pasti terlihat merah,,


Sementara di tempat lain tidak sengaja Ica menjatuhkan gelas yang sedang di pengangnya entah mengapa hatinya nya sesak dan pikirannya kacau,,


Astagfirullah,, kok bisa jatuh zie padahal kam aku pengang terus kok hati aku gag enak ya gumam Ica sembari membereskan bekas pecahan gelasnya,,


Aaaauuu,, jarinya terkena pecahan gelas darah segar keluar dari jari manisnya,,

__ADS_1


Semoga gag terjadi apa apa Ya Allah..


__ADS_2