Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 57


__ADS_3

Cahaya matahari masuk melalui celah celah jendela kamar,


Angga terbangun merasa tubuhnya pegal akibat tidur disofa,


Angga duduk dan meregangkan semua otot otonya, ya semua badannya benar benar merasa pegal pegal,


Angga melirik kearah ranjang dan melihat Ica yang masih terlelap mungkin karena semalem mereka asik ngobrol sampai hampir pagi,,


Angga berjalan dan memandang wajah Ica yang polos saat pagi hari sungguh sangat terlihat cantik,,


Angga tersenyum dan menyentuh wajah Ica dan mencium kening juga pipi Ica,,


Setelah puas memandang wajah Ica saat tertidur Angga berjalan ke dalam kamar mandi,


Angga keluar dengan sudah merasa segar dan melihat Ica yang masih tertidur pulas Angga membiarkan kekasihnya tidur, untuk menunggu Ica bangun Angga keluar berniat mencari toko baju untuk membeli baju ganti untuk dirinya juga Ica,,


Ica membuka matanya dan mencari Hp nya untuk melihat jam,


Ica kaget karena sudah jam 10 pagi, Ica langsung mencari Angga namun tidak menemukannya, di kamar mandi, di balkon pun tidak ada tapi Hp Angga ditinggal diatas Meja depan sofa,,


Mas Angga kemana zie kok gag bangunin,,


gumam Ica,,


Akhirnya Ica memilih masuk kamar mandi untuk mencuci mukanya,,


Angga yang sudah kembali dengan membawa paper bag ditangannya Melihat kearah ranjang dan tidak melihat Ica, namun terdengar suara air di dalam kamar mandi,,


Angga meletakkan paper bag diatas meja dan berjalan ke balkon,,


Angga berdiri dengan memandang pemandangan desa yang sangat asri,,


Ica keluar dan melihat ada paper page diatas ranjang,


Ica berjalan menuju balkon karena yakin Pasti Angga sudah kembali dan ternyata benar Ica melihat Angga sedang berdiri diatas bakon,


Ica mendekati dan memeluk lengan Angga,


Angga menoleh dan mengelus pipi Ica,,


" Udah Bangun yank,,


" Udah dari tadi, Mas habis kemana zie,,, ucap Ica dengan Manjanya,,

__ADS_1


Angga membalikan badannya dan memegang bahu Ica dengan sedikit menunduk untuk lebih bisa memandang wajah Ica,,


" Kenapa hem,,


Ica tidak menjawab malah langsung memeluk Angga, entah kenapa setiap bersama Angga Ica merasa sangat nyaman dipelukannya, Ica selalu bermanja dengan Angga karena memang Angga selalu memanjakan Ica dari sebelum mereka punya hubungan,,


Angga membalas pelukan Ica, mereka berpelukan cukup lama,,


" Mas dari mana zie tadi, ucap Angga dengan mamainkan jari jari Angga,,


" Mas nyari baju tadi buat ganti kita,, kan kita gag bawa baju ganti yank,,


" emang Mas nyari dimana?? Kok aku gag dibangunin??


" Mas gag tega bangunin kamu, kamu tidurnya pules banget,, ucap Angga sambil memencet hidung mancung Ica karena merasa gemas,,


" awwww,, Sakit Mas,, ucap Ica degan memegang hidungnya,,


" Maaf habisnya Mas gemes Liat kamu, ya udah kamu mandi dulu gih terus itu bajunya Mas taro diatas kasur setelah itu kita Sarapan,,


Ica mengangguk dan mencium pipi Angga degan sedikit berjinjit karena Angga memang lebih tinggi darinya,,


Ica berlari menuju kamar mandi setelah mencium Angga,,


Di dalam kamar Mandi Ica memegang dadanya, jantungnya berdetak kencang,,


Baru kali ini Ica mencium pasangannya dulu saat bersama Bagas Ica tidak bernah inisiatif mencium Bagas namun sekarang Ica malah berani mencium pipi Angga padahal mereka baru saja berhubungan,


Ini bukan sama sekali sifat Ica yang agresif,,


Ya karena Ica sangat merasa bahagia karena Angga selalu membuatnya senang dan selalu memanjakan dirinya dengan perhatiannya,,


Beberapa saat Ica membersihkan badannya dan saat akan memakai baju Ica lupa membawa baju ganti yang sudah Angga belikan diatas kasur,,


Aduuh,, gara gara aku nyium Mas Angga jadi lupa kan gag bawa baju gantinya, gumam Ica,,


Mau gag mau Ica pun berteriak dari pintu kamar mandi,,


" Mas,,, Mas,, Angga,,, ucap Ica dengan cuma memperlihatkan kepalanya dipintu kamar mandi


Angga yang memang sedang duduk di sofa mendengar Ica memanggilnya,,


" Ya sayang,, kenapa,,

__ADS_1


" Bisa minta tolong ambilin bajunya gag?


Angga berjalan menuju ranjang dan membawa paper bag itu kearah pintu kamar mandi dan memberikannya kepada Ica,,


" Makasih sayang,, ucap Ica dengan langsung masuk kembali masuk


Angga kembali berjalan menuju sofa dan memainkan Hp nya, dy membuka galeri dan melihat foto-foto Ica yang kemarin diambilnya,


Angga memilih salah satu foto untuk dijadikan wallpaper Hpnya,, disana Ica terlihat sedang tersenyum dan mencium bunga mawar,,


Ica keluar dengan menggunakan dress selutut berwarna hitam motif bunga tanpa lengan, Dress dengan ukuran yang pas dengan badan Ica, dan Ica terlihat sangat elegan memakainya,,


Ica melihat Angga yang menatap Hpnya sambil senyum pun berjalan mendekatinya,


Angga menoleh saat tau Ica sudah berdiri disebelahnya,


" Udah mandinya,,


Ica mengangguk dan duduk disebelah Angga


" Mas kok bajunya bisa pas sama badan aku, kamu pinter juga ya Mas milihnya,,


Angga memandang Ica, Angga baru menyadari Ica sangat cantik menggunakan Dress yang dibelikannya dan rambut yang diikat tinggi sehingga memperlihatkan leher jenjangnya,,


" Kamu pake apa aja tetep kelihatan cantik sayang,,


Blus,,,


Pipi Ica memerah mendapat pujian dari Angga,,


Mereka bersiap untuk sarapan juga kembali ke kota J,,


Ica memadukannya dress nya dengan jaket jeansnya Dan memakai snacker putihnya,,


Angga terlihat sudah berganti pakaian dengan baju yang dy beli juga,,


Angga terlihat beda dengan kaos panjang berwarna dongker dipadukan dengan celana jeans dan snacker warna putih juga,,


Angga tampil berbeda dengan biasanya yang selalu memakai kemeja juga celana bahannya,,


Tapi tetap saja Angga terlihat sangat tampan memakai apa saja,,


Angga menjalankan mobilnya meninggalkan penginapan untuk mengajak Ica sarapan dan kembali ke kota J,,

__ADS_1


__ADS_2