Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 80


__ADS_3

Ica masih terus memikirkan cara agar Diana tidak dipecat dari perusahaan, walaupun Diana sudah merebut kekasihnya dulu namun Ica sudah memaafkannya bahkan Ica bersyukur karena setelah hubungannya dengan Bagas berakhir Ica mendapatkan lelaki yang lebih dari Bagas,,


" Sayang,, kamu ngelamunin apa zie dari tadi Mas Liatin


" Aku lagi bingung Mas,,


" Bingung apa hem?? Coba deh cerita sama Mas kenapa


Ica menghela napas panjang sebelum menceritakannya kepada Angga


" Mas tau kan alasan aku selama seminggu ini harus ke kantor lama??


Angga mengangguk karena memang Ica sudah menceritakan sebelumnya kenapa Ica kembali ke kantor lamanya,,


" Tadi ku dipanggil Pak Irwan,,


" Terus,,, ucap Angga penasaran


" Mba Diana beneran mau dipecat Mas dari perusahaan,


" Lah terus hubungannya sama kamu apa sayang??


" Aku kasihan Mas sama dia, pasti sedih banget dipecat,, tapi memang akhir-akhir ini kerjanya kurang fokus


" Sayang dengerin Mas, ini semua bukan salah kamu, kamu cuma melakukan pekerjaan kamu aja, dan masalah dia dipecat juga itu keputusan kantor dan itu juga kesalahan dia sendiri karena kerjanya udah gag fokus


" Tapi Mas,, aku yakin kok sebenarnya dia punya bakat,,


" Sayang,, seberapa kuat kamu membela dia itu gag ngaru karena sudah menjadi keputusan perusahaan untuk pecat dia ok jadi Mas minta kamu jangan terlalu mikirin semua ini Ok,,


Ica tidak menjawab hanya terdiam dan menatap lurus kedepan,,


Angga mengusap lembut kepala Ica, Angga tau giman perasaan Ica, karena Ica tidak akan tega melihat orang yang dia kenal susah,,


***************


Hari ini adalah hari dimana Diana akan dikeluarkan dari perusahaan,,


Ica terlihat bingung untuk memberitahunya dia tidak bakal tega untuk memberitahu Diana,,

__ADS_1


Ica mengajak Sinta juga Diana untuk keruang meeting karena disana pun Pak Irwan, Yani juga sudah terlihat anak baru menunggu mereka,,


" Sinta, Mba Diana kita bisa meeting sebentar?? Pak Irwan juga udah menunggu kita diruang meeting,, ucap Ica dengan sedikit ragu


" Meeting Ca, ini udah sore lo ya,, ucap Males Sinta karena memang ini sudah jam pulang


" Aku juga gag tau Sin, ya udah yuk


Merekapun akhirnya berjalan menuju ruang meeting,,


" Sore,, Maaf Divisi 1 agak gelat ucap Ica dengan duduk dikursinya,,


" Ok Gapapa,, jawab Pak Irwan


" Terima kasih buat Team Divisi 1 atas waktunya dan saya minta maaf karena kita harus meeting sore dan seharusnya ini adalah jam pulang kalian,


Saya sengaja mengumpulkan kalian karena ada yang ingin saya sampaikan kepada Kalian,,


Semua yang berada disana terlihat cemas begitupula dengan Ica yang merasa tidak enak dengan Dian,,


" Langsung saja saya lanjut untuk meeting sore ini,, Sudah beberapa minggu ini saya mendapat laporan kalo Divisi 1 selalu salah dalam mendesain bangunan permintaan Klien kita, dan banyak komentar yang tidak enak masuk tentang perusahaan kita tentang hal tersebut,, sebelumnya Perusahaan tidak pernah mengalami seperti ini dan selalu mulus kerjasama dengan klien kita selama diPegang Ica,, namun kenapa setelah Ica pindah ke Cabang Divisi 1 malah jadi berubah dan semakin tidak jelas,,


Sinta kaget mendengar semuanya dan bingung harus menjawab apa


" Maaf Pa, karena Divisi 1 selama ini sering membuat masalah di perusahaan tapi saya berusaha merevisi langsing semua desain yang salah Pa.. Ucap Sinta dengan sedikit menunduk


" Ok Sinta, saya ucapkan terima kasih karena kamu langsung merevisi desain dan membuat klien kita mau kembali dan bergabung dengan perusahaan kita,,


Saya ingin bertanya dengan kamu Diana,,


Diana yang merasa namanya dipanggil dan dia merasa semua kesalahannya pun terlihat gugup,,


" Apa kamu sedang ada masalah??


" Ti-tidak Pa,,


" Terus kenapa kinerja kamu selama ini berubah, desain kamu berantakan, kerja kamu juga sudah tidak fokus, apa kamu lagi banyak pikiran selama ini??


" Maaf Pa,, saya memang lagi ada sedikit masalah

__ADS_1


" Kamu harus profesional dong, jangan campuri permasalahan pribadi kamu dengan pekerjaan,,


" Maaf Pa,, ucap Diana menunduk,,


Pak Irwan menghela napas dan melanjutkan omongannya,,


" Maaf Diana, saya tidak bisa mempertahankan kamu di perusahaan maaf kamu dipecat dari perusahaan,,


Semua orang kaget dengan apa yang dikatakan Pak irwan begitupun dengan Diana yang merasa syok dengan apa yang didengarnya,,


Ica terus menatap Diana, Ica tidak kasihan dengan apa yang didapat Diana sekarang,,


" Tapi Pa,, tolong kasih saya kesempatan dan saya akan memperbaikinya,, ucap Diana


" Maaf Diana semua sudah terlambat, dan saya sudah mempunyai pengganti kamu,,


Ini Dia Novi pengganti kamu dan menjadi team Divisi 1 untuk membatu Sinta sedangkan Diana mulai besok sudah kebali ke Cabang,, Ucap Pak Irwan memperkenalkan Novi kepada mereka,,


" Ya Sudah meeting sore ini saya bubarkan dan Diana terimakasih sudah bergabung dengan kami saya minta maaf kalo saya punya salah dengan kamu,,


Ucap Pak Irwan dengan mengulurkan tangannya kepada Diana


Diana menyambutnya dan tersenyum,,


" Terimakasih Pa, maaf juga kalo saya banyak salah dengan Bapak atau perusahaan,,


Diana langsung meninggalkan ruang meeting mengambil tasnya dan langsung berjalan keluar dengan perasaan sangat sedih, setelah sebelumnya Bagas mengakhiri hubungan dengannya dan sekarang dia dipecat dari perusahaannya,,


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kasihan juga Diana ya Gaes 😢😢😢


Terus ikuti Kelanjutannya ya,,


Like, Vote juga komen kalian semangat autor


Love You Raiders


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2