
Ica terus menangis dan bingung akan menjawab apa dengan pertanyaan Angga, walaupun sejujurnya Ica juga mempunyai perasaan kepada Angga tapi rasa takut akan diselingkuhi pun masih membekas dihatinya,,
Angga merasa bingung juga sedih melihat Ica seperti ini, Dy menyalahkan dirinya sendiri karena merasa egois dengan perasaannya, mungkin Ica masih trauma untuk menjalin sebuah hubungan,,
Angga langsung memeluk Ica, Angga merasa hatinya hancur melihat Ica yang kembali sedih seperti ini,,
" Maafin Mas Ca,, Maafin Mas,, ucap Angga dengan terus memeluk Ica,,
" Ica menggelengkan kepalanya,, namun masih terus menangis didalam pelukan Angga,,
Angga terus memeluk Ica dan tidak mengungkit perasaannya lagi, Angga gag mau melihat Ica bersedih,,
Tangisan Ica mulai mereda, namun masih membenamkan wajahnya di dada Angga,,
Setelah beberapa menit akhirnya Ica melepaskan pelukannya dan menatap Wajah sendu Angga,,
Angga pun menatap wajah Ica yang sebab karena tangisannya,,
" Mas, aku boleh ngomong sesuatu sama Mas,, ucap Ica dengan menundukan kepalanya,
Angga menghela napasnya, dy akan terima semua jawaban yang keluar dari mulut Ica,,
Angga menuntun wajah Ica agar memandangnya,,
" Kamu lupain omongan Mas barusan ya, Mas ngerti perasaan kamu Ca, Mas juga gag mau Liat kamu seperti tadi,, Mas minta Maaf,,
Ica menggelengkan kepalanya dan memegang tangan Angga,,
" Mas, aku memang masih takut bahkan sangat takut untuk mempunyai hubungan, karena masa lalu aku yang sangat suram,,
Tapi aku juga gag bisa terus begini Mas,
Gag semua cowok seperti mantan aku, masih banyak cowok diluar yang sifatnya jauh seperti dy termasuk Mas,,
__ADS_1
Jujur Mas, aku juga sayang sama Mas Angga aku gag mau kehilangan Mas seperti masa lalu aku Mas,,
Lagi lagi air mata Ica mengalir,,
Angga yang mendengarnya merasa bahagia juga sedih,bahagia karena ternyata Ica mempunyai perasaan yang sama dengannya, sedih karena keegoisannya membuat Ica menangis seperti ini,,
" Makasih Ca, Mas gag bakal menyakiti hati kamu, Mas bakal jagain kamu,,
Ucap Angga yang langsung memeluk Ica, dan Ica pun membalas pelukan Angga,,
Cukup lama mereka berpelukan,,
Akhirnya Angga melepaskan pelukannya dan mencium kening Ica,,
Ica merasa sangat bahagia dan berharap hubungannya kali ini tidak berakhir seperti sebelumnya,,
Hari sudah semakin gelap, Angga mengajak Ica mencari makan karena mereka hanya makan tadi siang,,
Angga terus menggenggam tangan Ica, mereka terlihat sangat bahagia,,
" terserah Mas aja deh,
" Ya udah kita nyari makan diluar aja ya, disini kebanyakan makanan instan,,
Kamu gapapa kan??
" Iya gapap Mas,,
Akhirnya mereka berjalan menuju mobolnya dan keluar area wisata untuk mencari tempat makan,,
Setelah berputar putar akhirnya mereka menemukan sebuah restoran,,
Angga memarkirkan mobilnya, mereka turun dan masuk kedalam,,
__ADS_1
Mereka duduk dikursi tengah setelah, dan memesan makanan,,
Angga terus menatap Ica yang sedang asik membalas chat dari Sinta sahabatnya, karena sebelumnya Sinta terus menghubungi Ica namun karena tidak ada signal jadi Ica baru bisa membacanya,,
Angga terlihat tersenyum, dan menyelipkan rambut yang menutupi wajah Ica,,
" Chat dari siapa Ca?? ucap Angga yang merasa dicueki,,
" Dari Sinta Mas, ternyata dari tadi dy telpon terus tapi dari tadi gag ada signal,,
Angga mengangguk,,
Makanan mereka datang, dan Ica pun meletakan Hp nya diatas meja dan mulai memakan,,
" Mas, pengin itu ucap Ica dengan menunjuk cumi saos tiram yang sedang dimakan Angga
" ya Udah Mas pesenin lagi ya, ini Mas udah makan gimana??
Ica menggelengkan kepalanya,,
" Gapapa aku pengin yang punya Mas Angga aja,,
" Ya udah,, ucap Angga dengan menggeser piringnya,,
" Suapin Mas aja,, aku minta dikit kok
Jawab Ica sambil terseyum,,
Angga pun tersenyum dan langsung menyuapi Ica,,
" Ya Udah,, Aaaa ucap Angga
Ica pun langsung mangap dan memakan makanan yang disuapi Angga,,
__ADS_1
" Udah ah pedes jawab Ica dan langsung meminum mineral water,,
Akhirnya Ica kembali makan makanannya dan Angga menggeleng melihat tingkah kekasihnya yang terlihat sangat manja kepadanya,,,