
Diperusahaaan..
Bagas berangkat dengan hati yang sedikit malas, ya.. Karena kekasihnya tidak ada di kantor..
Ica salah satu semangat Bagas selama bekerja tapi selama dua hari ke depan Bagas tidak bakal dulu ketemu Ica..
Gag semangat banget hari ini, padahal belum aja sehari ditinggal Ica rasanya udah kangen aja gerutu Bagas yang berjalan malas menuju ruangannya..
Diana berjalan sedikit berlari menuju ruangannya karena hari ini dy kesiangan..
Tanpa di sadari ternyata Diana menabrak Bagas..
Brug..
Diana & Bagas jatuh tersungkur di lantai..
Auwww.. rintih Diana karena telapak tangan nya sedikit tergores..
Bagas melihat Diana yang menabraknya dengan segera berdiri dan mengulurkan tangannya membantu Diana berdiri..
" Kamu gapapa Di, tangan kamu berdarah ucap Bagas melihat tangan Diana luka dan mengeluarkan sapu tangannya untuk mengelap darah yang keluar..
" Aww perih perih.. rintih Diana pelan sambil melirik Bagas yang memegang tangan juga mengelap luka nya dengan sapu tangan miliknya.. Makasih Gas, terus sapu tangan kamu jadi kotor kena darah dong tambahnya..
" Hati hati jalannya Di,
Tapi kamu kok baru sampai, kamu kesiangan?? tanya Bagas..
" Iya aku kesiangan tadi mana bus nya juga lama..
__ADS_1
" Oh, ya udah aku duluan ke ruangan ya balas Bagas sambil berjalan meninggalkan Diana yang masih melihat punggung Bagas..
Betapa senang hati nya hari ini, pagi pagi sudah ketemu cowok ganteng, ada untungnya juga aku kesiangan gumam Diana sambil terus menatap punggung Bagas sampai tidak terlihat..
********
Di ruangan Sinta yang terlihat sedikit kesal dengan Diana karena sampai jam segini belum sampai..
" Maaf maaf Sin, aku kesiangan mana tadi bus nya juga lama banget.. Ucap Diana langsung duduk dan menyalakan leptopnya..
Sinta yang melihat ke arah Diana tadinya pengin marah tapi diurungkan karena melihat tangan Diana yang sedikit luka..
" Mba, itu tangan kenapa?? mba habis jatuh?? ucap Sinta yang berjalan mendekat ke Diana dan langsung melihat tangan Diana..
" Tadi di depan aku nabrak Bagas Sin, gara gara kesiangan aku jalan gag lihat lihat akhirnya kita jatuh bareng terus tanganku kena pot bunga..
" Di kompres dulu Mba takutnya inveksi lanjut Sinta..
" Ok deh Mba Di..
jawab Sinta kembali ke meja kerjanya..
Mereka langsung mengerjakan pekerjaannya selama Ica di luar kota semua pekerjaan di hendle oleh Sinta dan di bantu Diana..
Pesawat sudah mendarat di Bandara kota X..
Terlihat Pak Irwan, Ica juga Yani keluar Bandara dan langsung masuk ke dalam taxi menuju restoran karena memang sudah menunjukan jam 12.00 jadi mereka memilih untuk makan siang dulu sebelum ke tempat survei..
Mereka sengaja memilih restoran yang dekat dengan lokasi agar lebih mudah mereka untuk melihat lihat lokasi yang akan di bangun Mall..
__ADS_1
Sesampainya di restoran mereka memesan makan dan tidak lama makanan mereka pun datang..
Terlihat mereka menikmati makanannya..
Setelah selesai mereka menuju Hotel yang sudah dipesan Yani sebelumnya, Yani memesan 3 kamar bersebelahan..
" Kita istirahat sebentar dulu nanti jam 14.00 kita baru menuju lokasi ucap Pak Irwan dan dibalas anggukan Ica juga Yani karena memang mereka agak lelah setelah perjalanan..
Mereka pun masuk kedalam kamar masing masing..
Ica langsung merebahkan tubuhnya di atas ukuran standar sambil mengeluarkan Hp nya untuk mengabari Bagas kalau dy sudah sampai..
Tuut.. Tuuut.. terdengar nada tersambung..
"Assalamualaikum Halo Ca,
Jawab Bagas di seberang..
"Waalaikumsalam Mas.. Lagi apa? Udah makan? aku udah sampai ya
jawab Ica dengan banyak pertanyaan karena rasa kangennya..
" Lagi dikantin baru selesai makan Ca, banyak banget pertanyaannya hemm.. Kangen sama Mas ya, goda Bagas di seberang..
" Iya mas aku kangen,, ucap Ica sambil tersenyum..
" *Sama Mas juga kangen, makanya cepet pulang sayang.. oya kamu baru sampai kan istirahat dulu ya..
"Ya udah aku istirahat dulu ya mas, dah mas Bagas.. Love you*..
__ADS_1
" Love you too sayang
Ica pun mematikan telponnya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan badannya karena sebentar lagi akan pergi ke tempat yang akan di survei untuk pembangunan Mall.