
Diana berencana akan memberi tahu Bagas kalo Ica akan bertunangan dengan kekasihnya,,
Diana merasa dengan kabar ini Bagas membuat hubungannya dengan Bagas kembali membaik,,
Diana sangat percaya diri kalo Bagas bakal menyerah dan kembali kepadanya,,
Diana menunggu Bagas diparkiran cukup lama,,
Parkiran hampir sepi namun Bagas belum juga muncul,,
Diana sempat bosan menunggunya namun ketika berjalan keluar tiba - tiba terlihat Bagas berjalan menuju parkiran,,
" Gas, ada yang mau aku omongin,, kita pulang bareng ya,, ucap Dian langsung memakai helm,,
" Ngomong apa zie, ngomong disini aja,,
" Engga kita sekalian makan malem aja udah lama kan kita gag keluar,,
Bagas tidak menjawab dan langsung menyalakan motornya,,
Sedangkan Diana memboncengnya,,
Mereka menuju Cafe biasa yang sering mereka datengi dulu,,
" Ya udah kamu mau ngomong apa? Ucap Bagas setelah mereka sudah duduk dan memesan makanan
" kamu kenapa zie buru - buri banget, kita makan dulu lah lagian kita juga udah lama gag jalan berdua Gas,,
Bagas terdiam dan beberapa menit makanan mereka datang, Bagas menikmati makanan tanpa berbicara sedikit pun,
Diana sengaja memperlama makannya agar mereka terus bersama,,
Bagas merasa bosan menunggu Diana yang tidak kunjung habis makannya,,
" Di, kamu tu mau ngomong apa zi??
" Aku masih makan Gas, bentar dong,,
" Kalo gag ada yang mau kamu omongi aku balik,, ancam Bagas
__ADS_1
Diana langsung menghentikan makannya dan merasa kesal dengan Ancaman Bagas,,
" Ok,, Ok,, Ica bakal tunangan dengan kekasihnya yang seorang dokter,
Bagas langsung kaget mendengar ucapan Diana,,
" Maksud kamu,,??
" Ya, besok adalah ulang tahun Ica dan kekasihnya bakal melamar Ica di pesta ulang tahunnya,,
" Kamu tau dari mana??
" Sinta yang ngomong semua sama aku,,
Bagas terdiam, hatinya langsing merasa sakit mendengar semua itu,,
Diana tersenyum melihat reaksi Bagas, dan pasti Bagas akan melupakan Ica dan kembali kepadanya,,
" Kamu kenapa?? Bagus dong Ica mau tunangan,, ucap Diana dengan tersenyum,
Bagas langsung meninggalkan Diana dan berjalan keluar,,
Bagas tidak mendengarkannya dan terus berjalan meninggalkan Cafe,,
Diana menatap kesal kearah Bagas,, namun juga merasa senang karena Bagas akan sakit hati dan melupakan Ica,,
Bagas meninggalkan Cafe dan menuju suatu tempat, ya hatinya hancur mendengar semua seharusnya Ica bertunangan dengannya bukan dengan laki laki lain, namun karena kesalahannya membuat wanita yang begitu baik meninggalkannya,,
Bagas menuju sebuah danau, dia menatap lurus dengan pikiran kosongnya,, penyesalan selalu datang terlambat,,
Entah sekarang Bagas bisa melanjutkan hidupnya tanpa Ica atau tidak,, Bagas baru sangat menyadari setelah kepergian Ica,,
Air mata Bagas menetes membasahi pipinya,, hatinya amat sangat hancur,,
***********
Diana menunggu Bagas di kamar kost nya namun sampai jam 10 malam Bagas belum juga kembali, lagi - lagi Hp nya tidak bisa dihubungi,
Diana sudah coba menghubungi Deni karena Bagas selalu menginap dirumahnya kalo tidak kembali ke kost, tapi Deni malah tidak tau keberadaan Bagas,,
__ADS_1
Diana semakin cemas karena tiba-tiba hujan turun sangat deras,,
Kamu dimana zie Gas, kenapa belum pulang mana diluar hujan deras,, gumam Diana lirih
Setelah beberapa jam akhirnya Bagas kebali dengan keadaan basah kuyup,,
Diana yang masih mondar mandir mendengar suara motor Bagas dan langsung keluar kamar, Diana kaget melihat Bagas yang sudah Basah kuyup karena kehujanan,,
Diana segera berjalan kearahnya,
" Astaga Bagas,, kenapa kamu basah kayak gini zie,, ucap Diana cemas
" Aku gapapa, aku mau istirahat,,
Jawab Bagas langsung masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu tanpa membiarkan Diana masuk,,
Diana menghentakan kakinya dilantai karena kesal mendapat perlakuan Bagas kepadanya,,
Akhirnya dia kembali kedalam kamarnya dengan perasaan sangat kesal,,
Didalam kamar Bagas langsung mengganti pakaiannya dan membaringkan badannya, namun matanya tidak bisa terpejam pikirannya masih dengan ucapan Diana,,
Bagas masih belum bisa tidur padahal sudah pukul 3 pagi, padahal badannya yang sangat lelah namun dia sama sekali tidak merasa kantuk,,
Maafin aku Ca, harusnya besok hari bahagia kita, kita udah sempat merencanakan semua namun karena aku semua batal dan tinggal kenangan saja,,
Aku gag ikhas kalo kamu jatuh ke laki - laki lain,,
Ucap Bagas memandang Foto Ica di Hpnya dan tanpa disadari lagi - lagi air matanya jatuh,
\=\=\=\=\=\=\=\=°^^\=\=\=\=
Hari ini Autor Bakal Up banyak gaes,,
Biar kalian semua puas para Raiders kesayangan,,
Tetep Like, Vote juga komen kalian dong,,
😘😘😘
__ADS_1