
Diana langsung saja pulang tanpa berpamitan dengan Ica atau pun Sinta,,
Sinta yang sudah males dengan sikap Diana pun langsung mencoba mengejarnya untuk menanyakan sikapnya yang tidak sopan, namun lagi lagi Ica menahannya,,
" Biar lah Sin, mungkin Mba Diana lagi ada masalah,, udah ya kita pulang aja yukk ajak Ica dan Sinta hanya menurutinya,,
Diana berjalan menuju parkiran tapi lagi lagi Bagas sudah pulang dulu tanpa menunggunya,,
Ica dan Sinta yang sudah sampai depan kantor melihat Diana sedang berdiri di parkiran pun merasa heran, pasalnya ngapain Diana diparkiran sedangkan motor Bagas sudah tidak terlihat,,
" Dokter Angga belum sampai Ca, tanya Sinta karena memang mobil Angga belum kelihatan,,
" Iya, tadi zie ngabarin katanya telat jemput ya udah aku tunggu aja, kamu duluan aja gapapa Sin,,
" Beneran Gapapa, ??
" Iya Sinta sayang,, biar aku nunggu disini
" Ya udah aku duluan ya Ca,, daaaah ucap Sinta dengan melambaikan tangannya,,
Ica berjalan dan duduk di kursi depan kantor, matanya terus melihat Diana dan sepertinya Diana juga melihat kearahnya,,
Diana langsung berjalan ketika Ica menatapnya,,
" Mba Diana, kita perlu bicara mba Ucap Ica dengan mencegah Diana
Diana berhenti namun tidak menatapnya,,
" Sebenarnya ada apa zie Mba, aku salah apa sama Mba kenapa Mba jadi kayak gini??
Kali ini Diana menatap Ica dengan tatapan marahnya,,
" Semua gara-gara kamu Ica, sekarang Bagas jauhin aku gara-gara kamu,, ucap Diana dengan meneteskan air matanya,,
" Maksud Mba??
" Ya, Bagas masih sayang sama kamu dan sudah sama sekali gag menganggap aku,, padahal dulu Bagas sangat perhatian sama aku, kamu sekarang puas kan aku jadi kayak gini, kamu sengaja bikin Bagas buat jauhi Aku kan Ca, kamu mau balas dendam sama aku kan??
Ica menggelengkan kepalanya mendengar semua ucapan Diana, sama sekali semua bukan salahnya apa lagi cuma buat balas dendam, jujur dalam lubuk hatinya Ica sudah tidak ada perasaan sama sekali dengan Bagas,,
" Mba Diana, dengerin aku mba,, Mba salah paham,, aku gag ada dendam sama mba apalagi akan merebut Mas Bagas kembali,, jujur mba aku udah ikhlasin semua karena memang Mas Bagas bukan jodoh aku mba,
" Bagus kalo kamu mikir kayak gitu Ca, tapi kenyataannya Bagas masih sayang dan ingin balikan sama kamu,, kamu puas kan Ca melihat Bagas kayak gini sama aku,, ucap Diana langsung meninggalkan Ica,,
Ica hanya diam mematung menatap Diana, sungguh Diana salah paham dengannya,,
Angga yang sedari sudah sampai namun melihat Ica pun akhirnya berjalan masuk gerbang dan melihat Ica sedang terduduk dengan melamun,,
Angga langsung menghampirinya,,
" Sayang,, Maaf ya Mas lama jemputnya,,
__ADS_1
Ica langsung mengusap air di pipinya, dy gag mau Angga melihatnya menangis apa lagi karena masa lalunya,,
" Eh Mas, engga kok jawab Ica dengan seyum yang dipaksakan,,
" Ica,, kamu??
Ucapan Angga terhenti karena Ica langsung memotong ucapannya,,
" Yuk Mas pulang, aku cape hari ini
Angga hanya menurutinya dan berjalan dengan menggenggam tangan Ica, sebetulnya Angga tau Ica habis menangis dan sedang memikirkan sesuatu namun Angga gag mau egois untuk menanyakannya biarkan Ica yang bakal menceritakannya sendiri nanti,,
Selama perjalanan pun Ica hanya terdiam tanpa mengatakan sesuatu,
Angga terus meliriknya namun Ica terus menatap lurus ke depan,,
Entah apa yang sedang Ica pikirkan yang jelas Angga sangat mengerti dengan keadaaan Ica sekarang,,
" Sayang, kita langsung pulang atau giman ucap Angga memecahkan keheningan,,
Ica hanya menatapnya sekilas dan kembali menatap lurus,,
" Langsung pulang aja ya mas, aku lagi cape banget hari ini gapapa kan??
" Ya udah Mas antar kamu pulang,,
Angga mengantarkan Ica sampai didepan rumah dan langsung berjalan masuk setelah Angga berpamitan,,
Aku mesti ngomong dengan Mas Bagas, gumam Ica dan langsung mengirimkan pesan kepada Bagas,,
*********
Bagas masih belum balik ke kostan dan memilih menginap dirumah Deny,
" Lo mau nginep lagi Gas, ucap Deny keluar dari kamar mandi,,
" Iya Den, aku lagi males balik ke kost,,
" Lo males balik karena Diana kan??
Bagas terdiam dan merasakan getaran dari Hp yang ada disaku celananya,,
Terdapat pesan Masuk dan ternyata dari Ica
Ica
Aku mau bicara, kita bisa ketemu sekarang Mas di Cafe Xx
Bagas langsung menyambar jaket juga kunci Motornya setelah membaca pesan dari Ica,,
Deny hanya melihat heran,,
__ADS_1
Ica sudah menunggu Bagas di Cafe Xx, beberapa menit Bagas akhirnya sampai, Bagas terlihat tersenyum bahagia karena Ica mengajaknya ketemu karena Berfikir akan memberinya kesempatan,,
" Mas Ca, kamu nunggu lama ucap Bagas duduk berhadapan dengan Ica,,
" Aku juga baru sampai, kamu mau pesen apa? Ucap Ica dingin
" Apa Aja,, ucap Bagas dengan terus terseyum,,
Ica memesankan minuman untuk Bagas,
" Langsung aja ya Mas, Aku mau kamu jauhi aku dan lupain aku Mas,,
Bagas merasa kaget dengan ucapan Ica,,
" Maksud kamu apa Ca??
" Kamu udah punya Mba Di, dan kamu harus jaga Mba di jadi aku tolong kamu lupain aku dan jangan ganggu aku Mas
" Engga Ca, Mas gag bisa Mas sayang banget sama kamu Ca, Mas mau kita seperti dulu lagi, dan Mas yakin kamu masih sayang sama Mas kan?
Ica hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Bagas,,
" Kamu kemana aja Mas selama ini hah,, sekarang kamu ngomong sayang sama aku, kemarin kamu kemana?? Kamu asik selingkuh dibelakang aku dengan sahabat aku sendiri, dan sekarang setelah kamu bosan kamu mau kita kembali lagi,, egois banget ya,,
" Tapi Ca, mas sayangnya cuma sama kamu mas minta maaf, mas memang salah mas minta satu kesempatan lagi ca, kamu juga masih sayang dama mas kan??
" Maaf Mas udah gag ada kesempatan, aku udah terlalu sakit dengan perlakuan Mas, dan asal Mas tau jujur dari lubuk hati aku, Aku sudah tidak mencintai mas,,
Dan satu lagi Mas, kalo mas memang masih sayang sama aku, aku minta mas jaga Mba diana, sayangi dy seperti mas sayang aku, jangan pernah lagi menyakiti hati perempuan.
Ucap Ica dan langsung meninggalkan Bagas yang tidak bisa menjawab apapun hanya terdiam menatapnya,,
Ica keluar meninggalkan Bagas, tanpa mereka sadari ternyata Angga mendengar semuanya Angga sudah merasa aneh dengan Ica dari sore dan Angga pura - Pura pulang padahal dirinya menunggu Ica diujung jalan dan ternyata dugaannya benar Ica keluar dengan mengendarai mobilnya,,
Angga benar - benar sudah merasa tenang karena Ica sudah tidak mempunyai perasaan sedikitpun dengan Bagas, padahal pikirannya Ica masih memikirkan mantannya,
Angga pun berjalan keluar setelah melihat Ica keluar, Angga terus membuntuti mobil Ica dari kejauhan dan ternyata Ica kembali kerumahnya,,
Angga pun kembali setelah mobil Ica masuk kedalam halaman rumahnya,,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=≠
Yeeeeeey,,,,
Terus ikuti ya Gaes,,
Like, Vote juga komennya ya gaes,,,,
Love You para Raider,,,
😘😘😘😘
__ADS_1