Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 78


__ADS_3

Ica selalu merengek untuk bisa pulang, walaupun dia baru semalam dirawat tapi sudah sangat membuatnya bosan,


Angga yang selalu mendengar rengekan Ica yang minta pulang pun mengijinkan tapi dia melakukan pemeriksaan dan memang semua hasilnya tidak ada yang serius dengan keadaan Ica,,


Mungkin itu hanya karena rasa khawatir Angga terhadap Ica,,


Angga mengantar Ica pulang dari rumahnya sedangkan Bu Nia hanya menunggu dirumah,,


Ica terlihat sangat gembira setelah Angga mengijinkannya pulang,,


" Sayang, kamu boleh pulang tapi kamu gag boleh cape-cape, jangan banyak pikiran gag boleh stres juga


" Iya Mas,, janji deh bakal dengerin semua omongan Mas,,


" Ya Udah yuk pulang,, ajak Angga dan Ica langsung memeluk lengan tunangannya,,


Mereka melewati lorong Rumah Sakit, semua pandangan pun masih sama menatap iri kearah mereka,,


Mereka menuju parkiran dan Angga melajukan mobilnya keluar Rumah Sakit,,


Bu Nia juga Mamah Wijaya sudah menunggu kepulangan Ica dirumahnya,,


Mereka sengaja memasak semua makanan kesukaan Ica,,


Mobil Angga memasuki halaman rumah dan disana juga terlihat ada mobil Bu Nia juga mobil Mamah Wijaya


" Mas, kok banyak mobil dirumah ada apa zi?? Tanya Ica heran karena melihat ada beberapa mobil dirumahnya


" Mas juga gag tau sayang,,


Mereka masuk dan saat membuka pintu Ica terkejut karena ternyata mamah wijaya juga berada dirumahnya,,


" Ibu,, Mamah,, Papah,, kalian?? Ucap Ica tersenyum

__ADS_1


" Iya sayang kita disini nunggu kamu pulang, Angga gag bolehin kita jemput kamu jadi kita nunggu dirumah deh ucap Mamah wijaya dengan langsung memeluk calon menantunya


" Sayang,, gimana keadaan kamu,, ucap Bu Nia dengan memeluk Ica


" Ica gapapa Bu,,


Ica langsung berjalan dan mencium tangan papah wijaya


" Gimana keadaan kamu Nak,


" Alhamdulillah Ica gapapa Pah,,


Mereka akhirnya duduk di sofa dan saling ngobrol, Ica duduk disebelah Bu Nia dan menyenderkan kepalanya,,


Sedangkan Angga dan kedua Orang tuanya duduk berseberangan,,


Mungkin karena Ica habis minum obat dan karena ada efek kantuknya, Ica tertidur di bahu Bu Nia,


Bu Nia langsung menoleh dan ternyata Ica memang sudah tertidur,,


" Biar Angga bawa Ica ke kamar Bu,,


Angga langsung menggendong Ica menuju kamarnya,


Angga menurunkan Ica dan melepas sepatu Ica, Angga menarik selimut Ica,,


Angga menatapnya dan mencium kening juga pipi Ica sebelum keluar kamar,,


" Gimana Sayang, Ica masih tertidur?? Tanya mamah wijaya


" Sudah Mah,


" Ya udah jeng, kita pulang dulu ya udah sore,,

__ADS_1


" Makasih Lo jeng udah kerumah,,


Akhirnya Angga dan orangtuanya ijin pamit,,


Bu Nia berjalan menuju kamar Ica dan melihat Ica masih tertidur pulas pun mencium kening Ica dan membenarkan selimutnya,,


Ica terbangun setalah tidur selama sekitar 1jam, Ica duduk bersender disisi ranjang,,


Ica mengingat sebelumnya dia sedang ngobrol diruang tamu tapi kenapa sekarang dia dikamar,,


Pasti aku ketiduran deh terus dipindahin Mas Angga, kebiasaan gumamnya,,


Ica berjalan ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya dan kembali kedalam kamarnya,,


Ica langsung mengambil Hpnya dan mencari nomor Angga lalu langsung menghubunginya,,


Tuut,, Tuut,, Tuut,,


Setelah beberapa lama akhirnya panggilannya dijawab,,


" Halo,, sayang,, ucap Angga diseberang dengan suara serak bangun tidur


" Halo Mas,, Maaf Mas lagi tidur ya,,


" gapapa sayang,, Kamu udah bangun gimana badan kamu


" Aku Kangen sama Mas,, ucap ica manja


" Mas juga kangen sayang sama kamu,,


Ya ini lah mereka walaupun baru beberapa jam bertemu namun terus merasa kangen,,


Mereka terus mengobrol ngalor ngidul entah apa saja yang mereka bicarakan,,

__ADS_1


__ADS_2