Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 84


__ADS_3

Mamah Wijaya terlihat sibuk menata makanan di meja makan dan mondar - mandi ke dapur..


Sedangkan Papah Wijaya terlihat duduk santai di depan tv..


Angga berjalan turun dari kamarnya dan sudah terlihat rapi dengan setelan santainya celana Jeans dipadukan dengan kemeja biru laut nya..


" Mah, Angga jemput Ica sama Bu Nia dulu ya ucap Angga saat menghampiri mamah wijaya yang masih terlihat sibuk..


" Iya sayang hati-hati..


" Pah, Angga pergi dulu ya..


" Iya kamu hati-hati Nak..


Angga berjalan keluar dan menuju mobilnya..


Sementara Ica dirumahnya masih belum selesai siap-siap, maklum wanita kalo sudah mulai dandan akan memakan waktu yang tidak sebentar..


Ica masih sibuk memilih baju di lemarinya entah kenapa dia ingin sekali tampi beda seperti yang Angga ucapkan saat telpon..


" Sayang,, kok belum siap juga nanti keburu Angga dateng.. Ucap Bu Nia saat masuk ke dalam kamar Ica..


" Ica bingung bu harus pakai baju yang mana


" Kamu pakai apa saja pasti cantik sayang


" Ya Udah bu Ica pakai ini aja ya,,


" Ibu tunggu kamu dibawah ya..


Ica kembali kamar mandi dan memakai dress pilihannya,,


Sebuah Dress polos tanpa lengan dengan warna biru..


Setelah selesai Ica kembali duduk di depan meja rias, dia sedikit memoles wajahnya dengan bedak dan memakai eyeliner juga lipstik warna peach, rambutnya sengaja di urai lurus..


Setelah dirasa cukup Ica berjalan mengambil sepatu heelsnya dan menyambar tas..


Ica terlihat sangat cantik dengan dress tersebut,, dia keluar kamar dan ternyata Angga sudah duduk bersama Bu Nia untuk menunggunya..


Angga yang melihat Ica terus menatapnya tanpa berkedip, betapa cantiknya Ica saat ini ingin rasanya dia bisa cepat menikahi Ica..


" Lo Mas udah sampai,, ucap Ica dengan duduk disebelah Angga..

__ADS_1


" Sayang,, kamu cantik sekali ucap Angga dengan terus menatap Ica..


Bu Nia hanya tersenyum melihatnya..


" Ya Udah yuk Mas,, ajak Ica


Angga mengangguk dan memeluk pinggang Ica tanpa malu dengan keberadaan Bu Nia diantara mereka..


Mereka terlihat sangat serasi menggunakan baju dengan warna senada padahal mereka tidak sama sekali janjian..


Angga membukakan pintunya mobilnya untuk Bu Nia juga untuk Ica,,


Mobil mereka melaju melewati jalanan sore kota J yang mulai padat kendaraan..


Ica terus memandang lurus sedangkan Angga sesekali melirik kekasihnya..


Setelah sekitar 30menit akhirnya mereka sampai dihalaman keluarga Wijaya..


Mereka disambut oleh beberapa pelayan yang sudah menunggu didepan pintu..


". Selamat datang Den Angga, Non Putri, Nyonya.. Ucap para pelayan


Bu Nia dan Putri membalas mereka dengan senyuman sedangkan Angga seperti biasa terlihat cuek namun tangannya tidak melepaskan pelukan di pinggang Ica..


" Halo Sayang,,, ucap Mamah wijaya saat melihat Ica..


" Mamah Baik Sayang


" Jeng Nia,, apa kabar..


" Baik Jeng, Jeng sendiri gimana,??


Ica menyalami papah wijaya yang baru turun dari kamarnya..


" Papah,, gimana kabar papah?? Ucap Ica dengan mencium tangan mertuanya


" Baik Nak, kamu sendiri gimana??


" Ica juga baik Pah..


Setelah mereka saling menyapa dan sedikit mengobrol akhirnya mereka menuju meja makan,,


Di Sana terlihat banyak hidangan makanan..

__ADS_1


" Silahkan - silahkan makan,, ucap mamah wijaya mempersilahkan makan


Ica segera mengambilkan nasi juga lauk untuk Angga dan baru dia mengambil makan untuk dirinya..


Selama di meja makan mereka terus mengobrol dan terlihat tertawa bersama..


Acara makan malam telah selesai dan semua berkumpul di ruang tengah untuk membicarakan rencana pernikahan Angga dan Ica..


" Jadi gimana Ga? Rencana kalian kapan mau menikah?? tanya Pak wijaya


" Angga sama Ica udah mutusin untuk menikah 2 bulan lagi Pah..


" 2bulan?? Engga kelamaan ucap Mamah wijaya


" Soalnya Ica masih sibuk ngurus kantor baru Mah akhir-akhir ini,, kali ini Ica yang menjawab


" Ya sudah kalo itu sudah jadi keputusan kalian terus rencana kalian untuk pestanya


" Ica pengin pestanya di Out door Mah, disebuah taman yang dikelilingi banyak bunga.. Ucap Angga


Ya karena memang Ica sangat menginginkan pernikahannya diadakan di Out Door dengan dihiasi banyak bunga mengingat Ica sangat menyukai bunga, dan Angga setuju dengan keinginan calon istrinya tersebut..


" Ok nanti mamah bantu kalian, terus untuk undangan dan Praweding kalian??


" Itu nanti biar Angga sama Ica yang urus Mah, Mamah bantu cari WO aja buat pestanya..


Setelah semua pembicaraan mengenai acara pernikahan selesai Angga mengantarkan Ica dan Bu Nia pulang..


Selama dalam perjalanan wajah Angga dan Ica terlihat bahagia, dan sesekali mereka saling pandang dan tersenyum..


Setelah sampai didepan rumah, Bu Nia langsung masuk ke dalam rumah sedangkan Ica mengajak Angga duduk dikursi taman depan rumahnya..


" Mas,, makasih ya buat semuanya.. Aku bahagia ucap Ica dengan menyenderkan kepalanya di bahu Angga..


" Mas lebih-lebih bahagia sayang.. Ucap Angga dengan tangannya mengusap pipi Ica..


Mereka terhanyut dalam suasana hati mereka..


Angga memegang bahu Ica dan menatapnya lekat..


" Love You Ica,, ucap Angga tiba-tiba


" Love You too Mas Angga,,

__ADS_1


Angga mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Ica, sedangkan Ica memejamkan matanya dan menikmati ciuman Angga dan akhirnya Ica membalas ciuman Angga..


Angga melepaskan ciumannya dan kembali memeluk Ica serta mencium puncak kepala nya berulang kali..


__ADS_2