Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 68


__ADS_3

Hari ulang tahun Ica tinggal menunggu 2hari semua persiapan sudah siap semua tinggal waktunya saja,,


Angga benar benar menyiapkan semuanya dengan sangat baik, ini semua demi membahagiakan wanita pujaannya,,


Angga dibantu kedua orang tuanya juga Bu Nia, namun Bu Nia sendiri merahasiakan semua dari Ica,,


Di Perusahaan Ica sudah diangkat menjadi Owner di Cabang perusahaannya,,


Namun Ica pun masih bolak balik ke perusahaan lamanya karena masih membantu Sinta yang sekarang menggantikan posisi Ica sebelumnya,,


Pagi ini Ica minta Angga untuk mengantarkan ke perusahaan lamanya karena akan mengadakan rapat semua direksi,,


" Sayang, kamu nanti pusing lo main leptop dimobil gitu ucap Angga yang melihat Ica masih mempersiapkan berkas untuk rapat hari ini,,


" Bentar lagi Mas tanggung semalem aku ketiduran jadi belum selesai,, jawab Ica tanpa melihat kearah Angga,,


" Mas gag mau ya kalo kamu jadi kecapean,,


" Siap Pak Dokter,, ucap Ica dengan cengengesan,,


Angga yang melihat tingkah kekasihnya hanya tersenyum dan mengusap lembut kepala Ica,,


Mobil mereka sampai didepan gerbang kantor Ica, seperti biasa Angga langsung membukakan pintu mobilnya,,


" Makasih sayang,, ucap Ica dengan menyentuk pipi Angga,,


" Ya Udah Mas jalan dulu ya nanti kabari Mas jemput dimana,,


Angga mencium kening Ica dan berjalan masuk kedalam mobilnya,,


Ica langsung berjalan masuk kedalam kantornya, tiba - tiba dibelakang ada yang memanggilnya,,


Ica menghentikan langkahnya dan menoleh ternyata Sinta lah yang memanggilnya,,


" Ica,, aku kangen,, ucap Sinta sambil memeluk Ica,,

__ADS_1


" Aku juga kangen Sin,,


Ya mereka melepas kangen padahal Ica baru 3hari tidak ke kantor pusat malainkan langsung ke kantor cabang,,


Mereka berjalan menuju Meeting Room karena ternyata Sinta pun mengikuti Meeting,,


Tidak hanya Sinta, Bagaspun ternyata mengikuti meeting hari ini,,


Ica membuang mukanya ketika melihat Bagas sedang menatapnya,,


Tidak lama Pak Irwan sebagai Pemilik Perusahaan pun masuk dan meeting pun dimulai,,


Ica yang memang diberi tanggung jawab Pak Irwan untuk memimpin meeting pun langsung membuka leptopnya dan memulai meetingnya,,


Hampir semua staff direksi menatap kagum dengan kepintaran Ica, Ica selau membuat semua terpana, bukan hanya materi yang dibahas juga cara penyampaiannya yang mudah dipahami,,


Meeting berjalan sekitar 2jam dan berlangsung dengan baik,,


Ica masih membereskan berkasnya, Bagas sengaja menunggu,,


Ica berjalan manuju ruangan Sinta,,


Dilihatnya Sinta sedang sibuk meneliti desain Diana,


Ica menatap Diana namun Diana malah membuang mukanya,,


Ica menghela napas dan langsung duduk didepan meja Sinta,,


" Sibuk banget nie ceritanya,, goda Ica


" Iya gara - gara kamu pindah jadi gini deh,


Ica tersenyum berjalan memutar dan berdiri disebelah Sinta


" Yang ini harusnya gini dong Sin, terus yang ini sepertinya salah deh,, ucap Ica membantu Sinta yang terlihat bingung,,

__ADS_1


" Aah,, Ica sayang,, kamu memang paling ther best ucap Sinta dengan memeluk pinggang Ica


Diana melirik sinis kearah mereka dan merasa iri dengan apa yang mereka dapatkan, Ica yang sudah menjadi kepala Cabang sedangkan Sinta menjadi Ketua Staff divisi 1


Diana sendiri masih sama menjadi karyawan biasa padahal dirinya adalah keponakan dari teman Pak Irwan pemilik perusahaan mereka,


" Ya Udah aku balik dulu ya Sin, di Cabang belum bisa ditinggal lama,,,


" Yaah,, kok cepet banget zie Ca,, aku masih kangen sama kamu,,,


" Kan kita bisa jalan bareng, kamu bisa maen kerumah, atau gini deh nanti aku main kerumah sama Mas Angga ya,, ucap Ica karena melihat Sinta sedikit murung,,


" Iya deh, kamu main sama Dokter Angga aja kerumah aku ya,, jawab Sinta girang,,


Ica tersenyum dan mengangguk,,


Ica pamit setelah sebelumnya berpelukan dan cipika cipiki dengan Sinta,,


Sedangkan kepada Diana Ica hanya berpamitan biasa dan Diana hanya sedikit tersenyum saat Ica pamit,,


Ica berjalan menuju ruangan Pak Irwan karena akan memberikan beberapa berkas dari Perusahaan Cabang,,


" Siang Pak Irwan, ucap Ica masuk kedalam ruangan bosnya,,


" Eh Ica,, masuk,, gimana - gimana,,


" Ini Pak, ada beberapa berkas dari Cabang,,


Pak Irwan langsung membuka beberapa Map dan menandatanganinya,,


" Kalo begitu saya pamit kembali ke Cabang Pa,,


" Ok Ca, kamu nanti dianter sama sopir kantor, saya sudah menyuruhnya,,


" Baik terimakasih Pa,,

__ADS_1


Ica langsung kembali ke Cabang setelah menyelesaikan pekerjaannya,,


__ADS_2