
Setelah semua rangkaian selesai dan semua keluarga pamit pulang kini tinggal Angga dan Ica yang berada di hotel karena mereka memang akan menginap di hotel tersebut..
" Yuk,, kita ke kamar sayang.. Ucap Angga dengan menggandeng tangan Ica
Ica tersenyum dan mengikuti langkah suaminya, bermacam-macam pikiran yang ada di otak Ica, hati nya merasa gugup karena ini lah malam pertama mereka dan kali pertama buat Ica tidur bersama laki-laki..
Ica yang merasa gugup tanpa sadar meremas genggaman tangannya..
Angga yang merasa tangannya diremas pun menghentikan langkahnya, sedangkan Ica yang terlihat melamun pun tidak menyadarinya..
Bugg..
Kepala Ica menabrak punggung Angga yang berhenti mendadak..
"Aww.. Rintih Ica sambil memegang keningnya
" Maaf Sayang, Mas gag sengaja..
" Mas kenapa berhenti mendadak zi?? Ucap Ica dengan masih memegang keningnya..
Angga langsung melepaskan genggaman tangannya dan melihat kening Ica..
" Maaf Sayang, Sakit ya..
" Gapapa kok Mas, tapi kenapa tadi Mas berhenti ucap Ica?
Angga menatap bingung ke wajah Ica
" Kamu sendiri kenapa tadi meremas tangan Mas, hemm.. Ucap Angga dengan memajukan wajahnya sehingga wajah mereka hampir tidak ada jarak..
Ica langsung memalingkan wajahnya..
Angga tersenyum dan kembali menggandeng tangan Ica menuju kamar mereka..
Semua perasaan Ica campur aduk sekarang,,
Sampai akhirnya mereka sudah di depan pintu kamar mereka..
Angga terlihat membuka kuncinya, karena sebelum Mamah Wijaya pulang Angga sudah diberikan kunci kamar mereka,,
Setelah pintu terbuka Angga mengajak Ica masuk, terlihat pemandangan yang sangat romantis di dalam kamar..
__ADS_1
Lampu yang sengaja tidak dinyalakan hanya ada lilin-lilin yang menghiasi kamar untuk penerangan dan terlihat taburan bungan mawar berbentuk hati diatas kasur..
Ica menatap takjub dengan semuanya, ternyata orang tua mereka telah menyiapkan semuanya,,
Angga yang melihat Ica berdiri langsung memeluknya dari belakang..
" Kenapa melamun sayang, semua ini mereka sengaja siapkan untuk kita,, ucap Angga tepat di telinga Ica..
Ica pun merasakan hembusan napas Angga dan merasa merinding..
Angga menuntun Ica menuju ranjang dan mendudukannya di sisi ranjang,,
Ica hanya diam dan menurut..
Angga berjongkok dan membukakan heels Ica karena Angga tau pasti Ica merasa sangat pegal menggunakannya,,
Setelah semua terbuka, Angga berjalan ke kamar mandi dan kembali dengan membawa ember berisi air hangat dengan handuk kecil..
Angga langsung mengelap kaki Ica untuk mengurangi rasa pegal di kakinya..
Ica terus menatap suaminya yang sangat perhatian dengannya..
Setelah beberapa menit akhirnya Angga membawa kembali ember ke dalam kamar Mandi..
Saat Angga kembali dan akan membuka jasnya, dengan segera Ica berdiri dan membatu melepaskannya,,
Angga tersenyum dan membiarkan istrinya membukakan, namun Ica berhenti saat akan membuka kancing kemeja suaminya, hatinya kembali gugup..
" Kenapa Kok berhenti?? Ucap Angga nakal
" Udah gede kan, bisa buka sendiri dong ucap Ica dengan langsung memalingkan wajahnya untuk menutupi rasa gugupnya..
Angga mengerti sikap Ica pasti dia merasa gugup karena ini malam pertama mereka..
Angga pun berpikir akan menggoda Ica, Angga langsung menarik tangan Ica dan mendorong Ica hingga menempel lemari, kedua tangan Angga mengunci, hingga kini wajah mereka benar-benar tidak ada jarak, badan mereka saling menempel tanpa jarak sampai Ica merasakan hembusan napas suaminya..
Angga langsung mencium bibir tipis Ica dan **********, Ica langsung memejamkan matanya,, Angga terus menekan wajah Ica dan menggigit bibir Ica agar terbuka, sontak Ica langsung membuka bibirnya tanpa Angga menunggu langsung ********** dan mengabsen setiap inci mulut Ica..
Angga melepaskan ciumannya karena merasa napasnya engap, dan Ica terlihat menunduk..
Angga memeluk Ica dan mencium keningnya..
__ADS_1
" Mas mandi dulu,, sambil berjalan menuju kamar mandi
Ica langsung duduk di depan meja rias dan memandang wajahnya, hatinya masih terus berdetak kencang..
Setelah beberapa menit akhirnya Ica melepaskan mahkota di kepalanya dan melepaskan semua hiasan yang ada,
Saat Ica akan melepaskan gaunnya tapi Ica kesulitan membuka kancing bagian belakang tangannya terus berusaha tapi tetap saja tidak sampai,,
Angga yang sudah selesai mandi berdiri di depan pintu dan terus memperhatikan Ica yang belum bisa melepaskan kancing gaunnya pun berjalan mendekati dan mengambil alih membukakannya..
Ica langsung kaget karena melihat Angga yang bertelanjang dada dan hanya memakai handuk dibawah pinggangnya berdiri dibelakangnya dan membukakan gaunnya..
Ica langsung reflek berdiri,,
" Aku mandi dulu Mas,, ucap Ica gugup..
Angga menatap istrinya dengan tersenyum..
Kita sudah menjadi suami istri sayang kenapa masih malu seperti ini ucap Angga lirih..
Akhirnya Angga berjalan membuka lemari dan mengambil celana pendek dan memakainya,,
Ya orang tuanya benar- benar telah menyiapkan semuanya, hingga keperluan mereka selama di hotel pun sudah tersedia..
Angga pun berjalan menuju ranjangnya dan memainkan Hpnya sambil menunggu istrinya yang masih membersihkan badannya...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Gaes...
Ketemu Lagi,, Maaf baru bisa Update malem
🙏
Ikuti terus ceritanya
Maaf kalo masih banyak type
Jangan Lupa dong Like, Vote juga komen kalian 😇😇😇
Love You All
__ADS_1
😘😘