Sahabatku Selingkuhan Pacarku

Sahabatku Selingkuhan Pacarku
Part 64


__ADS_3

Angga pamit karena memang sudah malam dan mereka harus istirahat besok masih harus bekerja,,


Ica mengantar Angga sampai di depan rumahnya,,


" Mas pulang dulu ya, kamu istirahat udah malem ucap Angga dengan memegang tangan Ica


" iya,, Mas langsung pulang terus istirahat balas Ica,,


" Makasih ya sayang, masakan kamu sangat enak, jadi tambah sayang sama kamu,,


" Sama-sama Mas, nanti aku masakin lagi buat Mas,,


" Ya udah kamu masuk gih, dingin diluar,,


" Iya Mas hati-hati ya,,


Angga berjalan masuk mobilnya sedangkan Ica masuk kedalam rumahnya,,


********


Keesokan Harinya


Diana langsung membuka pintunya berharap Bagas sudah kembali, namun lagi lagi wajahnya kembali lesu ternyata harapannya kandas begitu melihat kamarnya masih gelap dan tidak ada motornya,,


Kamu kemana zie Gas semalaman gag pulang,, gumam Diana lirih,,


Akhirnya Diana bersiap untuk berangkat ke kantor,,


Sesampainya Di Kantor Diana sengaja menunggu Bagas di parkiran agar bisa langsung menanyakan kenapa tidak pulang ke kost,,


Setelah beberapa menit akhirnya Bagas sampai, Diana langsung menghampiri Bagas,,


" Gas, semalem kamu kemana?? Kok gag pulang ucap Diana langsung,,


" Aku nginep dirumah Deni,,


" Kok gag ngabarin, terus kenapa Hp kamu gag bisa dihubungi??


" Hpnya Lobet,,

__ADS_1


Saat Diana terus mengintrogasi Bagas, tiba tiba Ica sampai dan seperti biasa Ica diantar oleh Angga kekasihnya,,


Bagas langsung menatap Ica bahkan mengacuhkan semua pertanyaan Diana,,


Diana melihat Bagas yang terus menatap Ic tanpa berkedip,,


Bagas akan mengejar Ica ketika Ica berjalan masuk dari gerbang kantor namun tangannya ditarik oleh Diana,,


" Kamu apa apaan Zie Di,, ucap Bagas kesal


" Kamu yang apa apaan Gas, dari tadi aku ngomong sama kamu tapi kamu malah cuek,,


" Semalem aku tidur dirumah Deny dan Hp aku lobet,, puas,, ucap Bagas dengan meninggalkan Diana,,


Diana merasa sangat kesal dengan tingkah Bagas yang semakin menjadi,,


Aaagrr,,, Ini semua gara gara Ica,, ucap Diana,,


Diana berjalan menuju ruangannya dengan hati yang sangat kesal,,


Ditempat lain Ica sedang bersama Yani, mereka berdiri pas didepan pintu masuk Divisi 1,,


Diana langsung saja masuk tanpa permisi bahkan sengaja menyenggol bahu Ica, Ica yang merasa kaget hampir saja terjatuh untuk Yani langsung menarik tangannya,,


Bukannya Diana minta maaf tapi dy terus masuk dan duduk dikursinya tanpa mendengar ucapan Yani,,


" Udah Yan, aku gapapa kok, makasih ya,,


" Iya Ca, ya udah aku balik keruangan dulu yaa,,


Ica hanya mengangguk dan berjalan menuju meja Diana,,


Diana terus mempersiapkan pekerjaannya tanpa menatap Ica,,


" Mba, Mba tu kenapa?? Mba marah sama aku?? Aku ada salah apa sama Mba?? Ucap Ica dengan memandang Diana,,


Diana sama sekali tidak melihat dan menjawab pertanyaan Ica, pandangannya lurus ke layar leptopnya,,


" Mba Di, jawab,, aku ada salah apa sampai mba jadi gini??

__ADS_1


Lagi lagi Diana hanya diam tanpa menjawab,,


" Ok kalo aku ada salah, aku minta maaf ucap Ica dan kembali duduk dikursinya,,


Sinta yang baru datang merasa aneh dengan sikap kedua patner divisinya,,


Mereka menyelesaikan pekerjaanya dengan saling diam, suasana ruangan menjadi horor dengan diamnya mereka,


Sinta pun hanya memandang Ica juga Diana bergantian,,


*********


Bagas yang pikirannya kacau membuatnya tidak konsen dengan pekerjaanya,


Semua yang dy kerjakan mampir sebagian salah dan harus merevisinya,,


Siiit,,, umpat Bagas karena terus salah dalam mengerjakan tugasnya,,


Deni menggelengkan kepala melihat tingkah temannya itu,,


" Lo kenapa zi Gas, berisik banget dari tadi gue denger


" Tau, pikiran gue kacau Den,,


" Mending Lo besok ambil cuti deh, biar pikiran Lo tenang,,


Bagas tidak menjawab dan melanjutkan kerjanya,,,


Sinta langsung duduk dikursi depan Ica saat Diana keluar ruang karena harus ke ruangan Pak Irwan untuk menyerahkan desainnya,,


" Ca, Diana masih diemin kamu??


" Masih Sin, gag tau kenapa Sin,, tadi pagi aku udah coba tanya tapi tetep aja diem gag jawab


" Biarin Lah Ca, gag usah lah pikirin dy emang dasar dianya aja yang susah,, ucap Sinta berjalan balik ke kursinya,,


Ica hanya menghela napasnya mendengar juga melihat tingkah Sinta,,


Wajar juga Sinta bersikap seperti itu dengan Diana,,

__ADS_1


Karena Ica dengan Sinta sudah sahabatan Lama pasti Sinta marah setelah apa yang Diana lakukan terhadap Ica,,


Dan Ica memaklumi dengan Sikap Sinta kepada Diana,,


__ADS_2