
Tanpa mereka sadari ternyata kandungan Ica sudah berusia 6bulan dan tinggal 3bulan lagi mereka akan menjadi orang tua..
Rasa mual juga ngidamnya pun sudah mulai hilang tetapi Ica masih belum mau makan nasi dan dia masih terus makan omlet juga sanwich buatan Angga..
Angga pun sudah mulai kembali ke Rumah Sakit karena Ica sudah mau ditinggal dirumah..
Pagi ini Ica bangun lebih pagi karena mereka akan pergi ke Rumah Sakit untuk cek kandungan Ica..
Ica langsung bergegas ke kamar mandi..
Setelah sekitar 20menit Ica keluar dengan sudah memakai baju, dia berjalan mendekati suaminya yang masih tertidur pulas dibalik selimut..
Ica mengusap lembut pipi Angga..
" Mas,, Bangun,,
" Hmm,, ucap Angga dengan mata masih terpejam
" Mas, kita kan mau cek Kandungan aku ayo dong bangun..
" Iya sayang,, ucap Angga dengan mengucak matanya..
Ica langsung menuju lemari dan menyiapkan pakaian untuk suaminya..
Angga turun dari ranjang dan malah memeluk Ica dari belakang bukannya menuju kamar mandi..
" Kok malah meluk, Mandi Mas kita udah janjian sama Laras lo..
" Bentar Sayang,, ucap Angga mengelus perut Ica yang sudah terlihat buncit sedangkan kepalanya menyusup ke dalam tengkuk Ica
Ica pun membiarkannya..
Setelah beberapa detik Ica berbalik dan menatap wajah suaminya..
" Udah ya,, mandi dulu peluknya nanti lagi ucap Ica dengan mengusap pipi Angga
Angga pun berjongkok dan masih mengusap perut Ica..
" Pagi,, sayangnya Daddy,, sehat-sehat didalam ya sayang,, daddy sama mommy menunggu kamu, ucap Angga dan mencium perut Ica..
Setelah Angga mengajak Ngobrol anaknya dia pun berdiri dan mengecup singkat bibir Ica..
CUP,,
" Mas mandi dulu ya,,
Ica hanya menggelengkan kepalanya menatap sikap suaminya yang terkadang membuatnya geli..
Tetapi Ica sangat merasa bahagia karena Angga selalu menyapa anaknya setiap pagi setiap akan berangkat juga setiap pulang kerja..
Ica pun duduk disisi ranjang dengan menainkan HPnya sambil menunggu Angga yang sedang bersiap..
" Yuk Yank,, ucap Angga menghampiri Ica
Ica pun bangun dengan dibantu Angga, dia mengambil tasnya dan berjalan keluar kamarnya..
Angga terus memantu Ica berjalan karena perut Ica sudah membesar dan membuat Ica sedikit susah berjalan..
Ica duduk di ruang tamu menunggu Angga yang sedang sarapan Nasi goreng, karena Ica memang belum mau melihat nasi..
" Maaf Yank,, lama ya nunggu Mas sarapan ucap Angga
__ADS_1
" Gapapa Mas,, Maaf ya Mas aku gag bisa siapin atau nemenin kamu sarapan ucap Ica menunduk..
" Sayang,, Mas ngerti kok,, udah ya jangan sedih gitu
Ica langsung memeluk Angga,,
**********
Dirumah Sakit Laras sudah menunggu Ica karena memang mereka sudah janjian, bukan hanya Laras tapi Romi juga menunggu mereka..
Hubungan Romi dan Angga masih tetap sama..
Angga langsung membantu Ica saat keluar dari mobil dan masuk ke dalam Rumah Sakit
Laras dan Romi yang melihatnya pun langsung berlari menghampirinya..
" Ica,, apa kabar ucap Laras langsung memeluk Ica
" Baik,, kamu sendiri gimana ucap Ica dengan membalas pelukan Laras..
" Sayang, udah peluknya kasihan anak kita nanti engap lagi ucap Angga yang melihat Ica terus memeluk Laras..
Merekapun tersenyum dengan sikap Angga yang sangat posesif..
Merekapun menuju ruangan untuk memeriksa kandungan Ica..
Laras meletakan alat di atas perut Ica dan menggeser-gesernya,,
Laras terus menjelaskan posisi juga keadaan bayi di dalam perut Ica..
" Bayi kalian sehat, dia sangat aktif.. Ucap Laras melihat pergerakan di dalam perut Ica..
Angga dan Ica yang melihatnya pun sangat bahagia..
Namun tiba-tiba seseorang dari belakang memanggil Angga..
" Dokter Angga,, ucap seseorang dari belakang
Angga, Ica, Laras juga Romi pun menoleh dan ternyata adalah Lintang yang memanggilnya..
" Ya,, Ada yang bisa saya bantu Mba ucap Angga
Ica bingung saat melihat perempuan cantik itu memanggil suaminya..
" Maaf, bisa saya bicara sebentar ucap Lintang
Angga melihat Ica yang menatapnya..
" Sayang, kenalkan ini Lintang anak dari pasien Mas
" Halo,, Ica
" Lintang,,
Lintang menatap perempuan disamping Angga yang terlihat hamil dan Angga memanggilnya dengan sebutan Sayang,,
Siapa dia?? Batin Lintang
" Ini Istri saya ucap Angga,
" Oh ya,, ucap Lintang gugup
__ADS_1
" Jadi, tadi anda mau tanya apa,, saya masih harus mengantar istri saya pulang ucap Angga yang engga ngobrol dengan Lintang
Sedangkan Laras juga Romi melihatnya heran, terus menatap Lintang dengan tatapan tidak suka..
" Kita bisa bicara diruangan anda ucap Lintang..
" Baik silahkan ucap Angga..
" Sayang, kamu ikut Mas ya ucap Angga dengan terus menggenggam tangan Ica..
Ica hanya mengangguk bingung..
Dan merekapun akhirnya masuk ke dalam ruangan Angga, Lintang sendiri merasa kesal karena Angga malah mengajak Istrinya juga..
Angga membantu Ica duduk dan mereka pun terlihat berbicara,
Ica hanya menatap mereka dan Angga sendiri hanya menjawab singkat semua pertanyaan Lintang..
" Kalo begitu saya pamit Dok, ucap Lintang
" Silahkan,,
Sebenarnya Lintang masih ingin ngobrol lama dengan Angga dan pertanyaan mengenai penyakit Papinya itu hanya alasannya untuk bisa ngobrol dengan Angga tapi rencananya gagal karena ternyata Angga sudah mempunyai istri dan sedang hamil..
Angga juga terlihat sangat mencintai istrinya..
Akhirnya Angga dan Ica pun menuju mobilnya dan kembali kerumah..
" Mas,, tadi itu siapa zi
" Kan tadi Mas udah kenalin, dia Lintang anak dari Pak Jaya sayang,, kenapa zi
" Gapapa,, aneh aja aku liatnya
Angga menatap Ica dan tersenyum lalu menggenggam tangan Ica..
" Sayang,, kamu cemburu ya
" Engga,,
" Sayang, dengerin Mas,, gag ada satu perempuan pun yang bisa menggantikan kamu di hati Mas, hanya kamu perempuan satu-satunya yang ada di hati Mas,,
Ica menatap mata Angga dan memang tidak ada kebohongan disana..
Ica pun mengangguk dan merebahkan kepalanya di bahu Angga yang sedang mengemudi..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Raider,,, gimana Kabar kalian.. 😍😍
Maaf Author baru Up,, 🙏🙏
Ikuti terus kelanjutan Ceritanya Gaes..
Like, Vote juga Komen kalian dong
Oya,, sebentar lagi Author mau launching Novel baru dengan judul ISTRI KECILKU..
Ikuti juga ceritanya gaes...
Love You All
__ADS_1
💋💋💋