
Bagas berjalan ke parkiran dengan pikiran yang sangat Kacau, hatinya sangat cemburu melihat Ica dekat dengan laki laki lain, Bagas merasa sangat tidak ikhlas melihatnya,
Diana bingung melihat Bagas yang tiba tiba datang dengan tampang yang kacau,,
Diana tidak berani menanyakannya dulu karena pasti Bagas akan sangat marah, mending Diana mengalah untuk saat ini dan membiarkan Bagas dengan pikirannya,,
Bagas mengendarai kotornya dan Diana langsung memboncengnya,,
Tidak ada obrolan sama sekali, mereka hanya terus terdiam selama perjalanan,,
Berbeda dengan Ica yang saat ini sedang merasa Bahagia,
Lepas dari Bagas malah mendapatkan Angga yang lebih dari Bagas,,
Angga yang lebih tampan, lebih baik, lebih pengertian bahkan lebih mapan dari Bagas,,
" Lo Mas ini bukan jalan kerumah, kita mau kemana?? ucap Ica saat Melihat jalan yang mereka lewati bukan menuju rumahnya,
" Mas mau ajakin kamu kesuatu tempat Ca,, kamu gapapa kan kalo pulangnya telat??
" Gapapa Mas, emang kita mau kemana??
" Ada deh, nanti kamu tau sendiri kalo kita udah sampai,, ucap Angga dengan senyum liciknya karena melihat Ica yang masih penasaran,,
Ica menghela napasnya dengan jawaban Angga yang membuatnya kesal karena penasaran
Angga terus menjalankan mobilnya tanpa memperdulikan Ica yang terlihat sangat kesal
Setelah beberapa menit, mobil mereka berhenti disebuah Pantai yang sangat Indah,,
Angga keluar mobil dan berjalan untuk membukakan pintu Ica,,
" Yuk turun ajak Angga
Ica masih terdiam tapi juga menuruti ucapan Angga,,
Angga membawa Ica ke pinggir pantai, disana terlihat langit sudah mulai senja dan berwarna orange,
Matahari terlihat sudah sedikit tenggelam,,
__ADS_1
Ica yang melihatnya langsung merasa kagum akan keindahan sore hari di pantai,,
Entah kapan terakhir Ica melihat keindahan pantai saat saat sore hari
Senyum Ica langsung mengembang,,
Angga terus memandang Ica yang tersenyum bahagia,,
" Kamu suka Mas ajak ke sini??
Ucap Angga yang berdiri disamping Ica,,
" Suka banget Mas, Indah banget pemandangannya,,
Angga tersenyum, dan mereka terus memandang sampai matahari sudah benar benar tenggelam,,
Angin sudah mulai berhembus sangat dingin, Angga yang sengaja membawa jacket langsung memekaikan ke tubuh Ica, Angga takut Ica nanti malah sakit karena terkena angin pantai,,
Ica hanya menoleh dan tersenyum,,
" Kita duduk disana yuk Ca, disini anginnya dingin banget, Nanti kamu sakit,, dan Mas gag mau itu terjadi,,
Angga langsung memesan minuman anget untuk Ica juga dirinya setelah sampai,,
Ica duduk dikursi pinggir agar masih bisa melihat ombak pantai,
" Mas kamu sering kesini ya?? Ucap Ica saat Bagas sudah duduk di depannya,,
" Engga juga zie, paling kalo Mas lagi banyak pikiran aja Mas kadang kesini, Mas liat ombak di pantai untuk menghilangkan pikiran Mas,,
Ica menatap Angga yang sedang memandang ombak, Ica merasa ada sesuatu di hatinya,,
Setiap bersama Angga Ica selalu bahagia, Ica bisa melupakan kejadian waktu itu, bahkan sekarang Ica bisa melupakan Bagas dan sudah tidak mempunyai perasaan apa pun kepada Bagas,,
Ica tersenyum saat melihat Angga yang menatapnya, hatinya berdetak saat tatapan keduanya saling bertemu,,
**********
Dikost,,,
__ADS_1
Sesampainya Dikost Bagas langsung berjalan dan masuk kedalam kamarnya tanpa memeperdulikan Diana yang berjalan mengejarnya,,
Diana langsung menyusul masuk kedalam kamar Bagas,
Terlihat Bagas duduk disofa dengan kedua tangannya menutupi wajahnya,,
Ya Bagas merasa sangat frustasi saat ini,,
Diana berjalan dan duduk disamping Bagas,,
" Gas, kamu tuh kenapa zie aneh banget tau gag dari kemarin siang,, ucap Diana yang sudah merasa sangat jengkel dengan Bagas yang seenaknya sendiri,,
Bagas terus diam tanpa membalas ataupun membuka tangannya,,
" Gas, aku tanya sama kamu?? Kamu denger gag zie?
Bagas membuka tangannya dan menatap tajam Diana,,
" Bukan urusan kamu Diana,, aku cape mending kamu keluar aku mau istirahat ucap Bagas sedikit membentak Diana
" Kok kamu malah jadi Bentak aku zie??
" Aku cape Diana,,,
" Aku gag mau keluar sebelum kamu jelasin semua sama aku Gas,,
Bagas merasa sangat marah dengan sikap Diana yang seperti ini, Bagas berjalan kearah pintu dan membukanya,,
" Aku Cape mau istirahat, kamu mending keluar sekarang,, KELUAR,,, bentak Bagad dengan suara tinggi
Diana langsung berlari keluar dengan menangis,,
Bagas langsung membanting pintu kamarnya,,
Diana menangis dalam kamarnya,,
Baru kali ini Bagas bersikap kasar terhadapnya,,,
Diana takut dengan hubungannya saat ini, dya gag mau berpisah dengan Bagas,,
__ADS_1
Diana sangat mencintai Bagas,,