Sakamaki The Blood Vampire

Sakamaki The Blood Vampire
sadar


__ADS_3

***Semakin hari miku semakin melemah cordelia sendiri selalu memberontak untuk mendapatkan tubuh miku seutuhnya. . Reiji bersih keras mencari obat untuk membuat miku sadar namum sampai saat ini nihil masih belum ada


Buku berserakan di kamar reiji berserta tabung reaksi yang kini berjajar kamar reiji yang biasanya rapih kini bagaikan kapal pecah penuh akan buku dan lembaran kertas.


Praaang! . . .praaang!!


Brakh...


Thaaar...


Amarah reiji menguap botol serta barang-barang reiji berhamburan hancur,


Pluck!


Sebuah buku dari atas lemari jatuh di hadapan nya, reiji mengambil dan membaca nya dengan tak nafsu karna masih belum mendapatkan cara menyembuhkan miku.


Mata reiji tiba-tiba membulat“ ketemu!!"


Reiji membawa beberapa tabung reaksi ke arah dimana miku di baringkan. Para sakamaki lainya berkumpul di ruangan keluarga. . Ayato membaringkan miku di sofa.


“ Kenapa dia makin pucat!!" Kanato bicara ketakutan dari balik sofa.


“ Dek ******. . Seperti nya sangat tersiksa!!' ujar laito...


Reiji membaca buku lalu menghembuskan nafas pelan“ Kita membutuhkan bagian tubuh dari orang itu agar dia bisa bangun dan iblis itu sepenuhnya menghilang...!" Jelas reiji singkat.


Ayato mendengar itu kaget“ Tubuh orang itu sudah tak tersisa sudah habis terlentab api menjadi abu bagaimana bisa?"


" Tak ada cara lain...!"


" Aku masih punya!!"


Kanato bicara. Para saudara lainya langsung saja terkaget. Kanato berjalan ke arah reiji lalu merusak Boneka Teddy miliknya.


Breweeek...

__ADS_1


Kepala boneka itu rusak terlihat sebuah botol berwarna ungu di dalam nya


Reiji bertanya-tanya kenapa kanato masih mau menyimpan abu ibunya sendiri?!


Kanato memberikan ke arah reiji“ Ini..!"


“ Kanato kau yakin ingin memberikan nya?"


" Yah aku tak membutuhkan nya lagi!!' jawab kanato.


" Baiklah..."


Reiji mengambil botol barusan lalu mulai mencampur kan berbagai ramuan


Tabung reaksi kini berserakan


Reiji mengocok abu cordelia dengan ramuan miliknya seketika ia menyulingkan Senyuman kecil ada reaksi.


Reiji menatap ramuan “ Berhasil..."


Ramuan itu menetes dari mulut miku


Ayato menunggu reaksi dengan was-was.


" Sadarlah...!"


Cukup lama tak ada reaksi semua menatap ke arah miku. . Perlahan gadis itu mulai mengejabkan matanya pelan mengatur cahaya yang masuk melalui retina matanya


Menengadah melihat sekitar “ Ayato!" Lontaran kata pertama.


Miku memegang lehernya " Aku Sangat haus ntah kenapa!!"


Reiji berjalan mengambilkan segelas air dan memberikan nya ke arah miku gadis itu meneguk nya ludes“ Terima kasih!!"


Subaru walaupun samar terlihat tersenyum

__ADS_1


Sedangkan shu sedikit mengangkat sudut bibirnya melihat ke arah miku. .


Kanato memegang boneka Teddy nya takut


Membuat miku heran apalagi reiji berwajah galak dengan tatapan mengerikan


Laito langsung merangkul miku dengan gaya genit . . Ayato sendiri Tersenyum horor ke arahnya.


Ayato berdiri lalu mengetuk dahi miku “ Kau adalah milik ku dada rata dan akan selamanya menjadi milikku jangan berani berpaling dariku...


" Pilihlah aku aku mungkin hanya bisa diam dalam keabadian dan kegelapan namun dengan adanya kamu aku bisa membawa mu ntah itu ke surga atau ke neraka yang serupa kesepian..!" Ujar subaru horor.


Reiji membenahkan kacamata nya menatap miku dengan delikan “ Jangan terus membuatku repot aku orang sibuk tak selama nya bisa mengurus mu atau tak memiliki banyak waktu luang seperti mereka!!"


" Akh dek ******. . Memikirkan nya saja sudah membuat ku terangsang aku ingin sekali mencicipi mu, menjadikan malam dan waktu di Dunia ini menjadi milik kita berdua aku sungguh tak sabar....;" Ujar laito dengan rona merah menjalar di sekeliling pipinya.


Kanato mengerakan boneka teddy hingga sedikit menghalangi tubuhnya “ Apa kau akan menjadi patung lilin ku? Kau adalah tumbal saat kau menjadi patung lilin maka kau yang akan menjadi orang paling cantik," senyuman maut membuat miku bergidik ngeri.


“ Ternak adalah ternak


Darah mu harus kau persembahan kan hanya untuk ku!!"


Shu berdiri di hadapan miku gadis itu ketakutan tubuhnya bergetar


Para vampir mendekat dengan taring yang sudah menncuat lalu ...


Ctak


Semuanya menancabkan taring di tubuh miku


Gadis itu menatap langit-langit dengan sedu


Tangan ayato menghalangi mata miku


Dan semua nya kembali menjadi sangat gelap***.

__ADS_1


__ADS_2